Hukum  

Unggah Video Bocah Kelaparan, Pemuda Depok Terancam Dilaporkan Kades Rawa Panjang Bojonggede

Alih-alih mendapat apresiasi dari pemerintah setempat, Ahmad Saugi malah terancam dilaporkan ke polisi oleh sang Kepala Desa Rawa Panjang, M Agus

DEPOKPOS – Pemuda asal Cilodong, Depok diancam bakal dijebloskan ke penjara akibat memviralkan seorang bocah yang menangis kelaparan di Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Belakangan diketahui, pemuda bernama Ahmad Saugi pemilik akun TikTok @ahmadsaugi31 itu ternyata adalah warga Kampung Bendungan, Kecamatan Cilodong, Depok.

Video bocah yang menangis kelaparan itu viral setelah diunggah melalui akun TikTok pribadinya.

Alih-alih mendapat apresiasi dari pemerintah setempat, Ahmad Saugi malah terancam dilaporkan ke polisi oleh sang Kepala Desa Rawa Panjang, M Agus.

Kepala Desa Rawa Panjang, M Agus
Kepala Desa Rawa Panjang, M Agus. (Istimewa)

Ia kemudian mendesak Ahmad Saugi untuk klarifikasi serta menyampaikan permohonan maaf secera terbuka.

Sebab menurut sang kepala desa, pemuda Depok itu telah melakukan pelanggaran karena tidak meminta izin kepada pihak yang di videokan.

Selain itu menurutnya, Saugi mengambil gambar anak kecil dan diunggah di media sosial juga merupakan suatu pelanggaran.

Sebagai informasi, sebelumnya viral di media sosial seorang bocah kelaparan meminta makan kepada ibunya.

Bukannya diberi makan, sang ibu malah menyiram bocah malang itu itu dengan menggunakan air.

BACA JUGA:  ASN Ini Nyambi Jualan Sabu, Pembelinya "Orang Dekat"

“Abang lapar mak, lapar,” rengek bocah nahas tersebut.

Ahmad Saugi sempat merekam momen itu. Pemilik akun @ahmadsaugi31 ini juga sempat mengajak bocah tersebut untuk makan di restoran cepat saja.

Tak lama setelah videonya viral, bantuan pun datang untuk keluarga bocah malang itu. Namun apes bagi Saugi, niatnya untuk menolong malah berbuat pahit.

Ia dianggap melanggar aturan dan terancam dipolisikan.

Ingin produk, bisnis atau agenda Anda diliput dan tayang di Majalah Ekonomi? Silahkan kontak melalui WhatsApp di 081281731818