<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kurban 2024 &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<atom:link href="https://majalahekonomi.com/tag/kurban-2024/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<description>Majalah Ekonomi dan Bisnis</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Jun 2024 23:47:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/w_100,h_100,c_fill,g_auto/f_auto,q_auto/v1725623573/MEfav/MEfav.jpg?_i=AA</url>
	<title>Kurban 2024 &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Potensi Ekonomi Kurban 2024 Tembus 28 Triliun Rupiah</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/potensi-ekonomi-kurban-2024-tembus-28-triliun-rupiah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jun 2024 23:47:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=69447</guid>

					<description><![CDATA[DEPOKPOS &#8211; Lembaga Riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS-GREAT Edunesia) memproyeksikan potensi ekonomi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Lembaga Riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS-GREAT Edunesia) memproyeksikan potensi <a href="https://majalahekonomi.com/rupiah-melemah-ke-level-rp-16-827-per-dolar-as/">ekonomi</a> <a href="https://majalahekonomi.com/bank-muamalat-permudah-kurban-lewat-aplikasi/">kurban</a> <a href="https://majalahekonomi.com/indonesia-menuju-pusat-ekonomi-syariah-global-peluang-dan-tantangan/">Indonesia</a> tahun 2024 ini sebesar Rp 28,2 triliun yang berasal dari 2,16 juta pekurban (shahibul qurban).</p>
<p>Proyeksi tersebut naik dari tahun lalu (2023) yang diestimasikan mencapai Rp 24,5 triliun dari 2,08 juta orang pekurban. Artinya, ada kenaikan sekitar 80 ribu pekurban pada tahun 2024 ini.</p>
<p>“Dari 2,16 juta keluarga muslim berdaya beli tinggi yang berpotensi menjadi shahibul qurban, kebutuhan hewan kurban terbesar adalah kambing-domba sekitar 1,21 juta ekor, sedangkan sapi-kerbau sekitar 587 ribu ekor,” kata Tira Mutiara, Peneliti IDEAS dalam keterangan tertulisnya pada Jum’at (07/06/2024).</p>
<p>Dengan asumsi berat kambing-domba antara 20-80 kg dengan berat karkas 41 persen serta berat sapi-kerbau antara 250-750 kg dengan berat karkas 57 persen, maka potensi ekonomi kurban 2024 dari sekitar 1,79 juta hewan ternak ini setara dengan 117,2 ribu ton daging.</p>
<p>“Walaupun secara umum mengalami kenaikan, namun jika kita melihat data masyarakat muslim yang berpotensi menjadi pekurban kambing-domba dengan bobot 20-40 kg per ekor turun sekitar 7 persen dari 734 ribu menjadi 709 ribu pekurban. Kelompok ini merupakan masyarakat kelas menengah” ungkap Tira.</p>
<p>Menurut Tira, kondisi ekonomi saat ini dengan banyaknya fenomena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan tingginya pengangguran menyebabkan pendapatan kelas menengah-bawah mengalami stagnansi bahkan penurunan signifikan. Sehingga masyarakat yang mampu berkurban tahun lalu (2023), saat ini terdampak dengan fenomena tersebut tidak mampu bekurban lagi pada tahun ini.</p>
<p>“Secara kontradiktif kami menemukan adanya kenaikan pekurban sapi-kerbau dengan berat sekitar 750 kg per ekor, yang rata-rata berasal dari masyarakat kelas terkaya naik sekitar 21% dari 63,9 ribu menjadi 77,6 ribu pekurban,” tutur Tira.</p>
<p>Tira menambahkan fenomena turunnya pekurban masyarakat kelas menengah dan naiknya pekurban masyarakat kelas terkaya mengkonfirmasi kesenjangan ekonomi yang semakin ekstrem di Indonesia. []</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/static.promediateknologi.id/crop/0x0:0x0/0x0/webp/photo/p2/11/2024/06/04/kurban-640501361.png?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
