<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fadli Zon &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<atom:link href="https://majalahekonomi.com/tag/fadli-zon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<description>Majalah Ekonomi dan Bisnis</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Nov 2024 07:20:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/w_100,h_100,c_fill,g_auto/f_auto,q_auto/v1725623573/MEfav/MEfav.jpg?_i=AA</url>
	<title>Fadli Zon &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Soal Kebudayaan, Fadli Zon Minta Dirinya Diperalat</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/soal-kebudayaan-fadli-zon-minta-dirinya-diperalat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2024 07:16:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Fadli Zon]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenbud]]></category>
		<category><![CDATA[Ngopi Pagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=78701</guid>

					<description><![CDATA[" Tolong peralatlah kami, kalau tidak jangan salahkan kami kalau kebudayaan Indonesia sulit berkembang"]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>&#8221; Tolong peralatlah kami, kalau tidak jangan salahkan kami kalau kebudayaan Indonesia sulit berkembang&#8221;</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://majalahekonomi.com/"><strong>MAJALAH EKONOMI</strong></a> &#8211; Menteri Kebudayaan, Dr Fadli Zon meminta seluruh komponen penggiat kebudayaan untuk menjadikan kementeriannya sebagai alat yang bisa digunakan untuk memajukan kebudayaan Indonesia.</p>
<p>&#8221; Tolong peralatlah kami, kalau tidak jangan salahkan kami kalau kebudayaan Indonesia sulit berkembang,&#8221; tegas Fadi Zon dalam acara Ngopi Pagi di Kementerian Kebudayaan, yang berlangsung Kamis (21/11/2024) di Jakarta.</p>
<p>Dalam sambutan pengantarnya Menteri Fadli Zon menegaskan bahwa masalah kebudayaan sebenarnya sudah dicanangkan para pendiri bangsa tak lama sejak republik ini diproklamirkan . Hal tersebut tertuang dalam pasal 32 UUD 45 yang menyebutkan tentang pemajuan kebudayaan nasional Indonesia, yaitu bahwa negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia. Negara menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya. Dan negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional.</p>
<p>Menurut Fadli Zon terbentuknya Kementerian Kebudayaan saat ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan amanah konstitusi tersebut. &#8220;Ini salah satu visi besar pemerintah saat ini,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Menteri berharap agar kementeriannya dapat menjadi rumah bersama untuk pemajuan kebudayaan Indonesia.<br />
Acara Ngopi Pagi yang diinisiasinya merupakan upaya untuk mengurai berbagai persoalan terkait kebudayaan.</p>
<p>&#8220;Kami ingin mendengarkan berbagai persoalan yang terjadi dalam rangka pemajuan kebudayaan. Tidak boleh ada yang teringgal, tetapi tentu harus melalui mekanisme yang benar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia ingin menjadikan kebudayaan sebagai etalase paling depan bangsa Indonesia. &#8220;Kebudayaan tidak boleh lagi ditaruh di etelase paling belakang,&#8221; tegas menteri yang juga kolektor keris dan wayang ini. Ia menyatakan indonesia adalah negara adidaya dalam hal kebudayaan.</p>
<p>&#8220;Tidak ada negara yang memiliki kekayaan budaya sebanyak dan sebesar Indonesia,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu di acara yang sama Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha mengatakan kata kunci untuk mewujudkan pemajuan kebudayaan adalah kolaborasi antar seluruh komponen dan pemangku kepentingan kebudayaan.</p>
<p>&#8220;Karena itu Ngopi Pagi bersama komunitas kebudayaan yang digagas Kementerian Kebudayaan akan terus dilaksanakan dengan mengundang komunitas-komunitas kebudayaan lainnya,&#8221; jelas Giring.</p>
<p>Hampir seluruh komunitas dan penggiat kebudayaan yang hadir menyambut baik acara ini. Prof Wiendu Nuryanti dari Stuppa Indonesia menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan acara Ngopi Pagi. Ia juga menaruh harapan besar terhadap lahirnya Kementerian Kebudayaan.</p>
<p>&#8220;Ini adalah rumah impian yang sudah sejak lama kami nantikan. Semoga rumah ini dapat menjadi tempat untuk menyampaikan segala aspirasi terkait pemajuan kebudayaan untuk siapa pun dan buka selama 24 jam,&#8221; harap Guru Besar Arsitektur UGM yang juga Ketua Dewan Juri Indonesia Museum Awards ini.</p>
<p>Acara Ngopi Pagi diinisiasi oleh Kementerian Kebudayaan untuk menjaring aspirasi seluruh komponen pemangku kepentingan kebudayaan. Kali ini yang diundang adalah komunitas kebudayaan, setelah sebelumnya dengan komunitas film dan musik.</p>
<p>Berbagai komunitas dan penggiat kebudayaan hadir dalam acara Ngopi Pagi, mulai dari perkumpulan pencak silat, kelompok pencinta bacaan anak, penggiat puisi, Komunitas Jelajah, asosiasi museum, komunitas angklung, penggiat tari dan teater, penganut aliran kepercayaan dan komunitas budaya lainnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/res.cloudinary.com/dpqg36bu1/images/v1732172797/IMG-20241121-WA0098-FILEminimizer/IMG-20241121-WA0098-FILEminimizer.jpg?w=1200&#038;resize=1200,0&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Fadli Zon Raih Penghargaan Tokoh Peduli Museum di Indonesia Museum Award 2024</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/fadli-zon-raih-penghargaan-tokoh-peduli-museum-di-indonesia-museum-award-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Nov 2024 07:10:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Fadli Zon]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Museum Awards]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=76575</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Menteri Kebudayaan Fadli Zon dinobatkan sebagai “Tokoh Peduli Museum” pada perhelatan Indonesia Museum...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Menteri Kebudayaan Fadli Zon dinobatkan sebagai “Tokoh Peduli Museum” pada perhelatan Indonesia Museum Awards 2024 yang berlangsung di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta, Minggu (10/11/2024).</p>
<p>Fadli Zon dinilai selama ini telah banyak memberikan sumbangsih nyata dalam merawat, melestarikan dan mengkomunikasikan berbagai warisan luhur budaya bangsa, melalui berbagai koleksi benda seni bernilai sejarah tinggi yang menjadi koleksi pribadi, seperti wayang nusantara, aneka jenis keris, kumpulan koran tua, perangko, buku-buku dan benda-benda bernilai sejarah lainnya.</p>
<p>Selain itu, dalam catatan Dewan Juri yang dipimpin Prof Wiendu Nuryanti, Fadli Zon juga banyak memprakarsai berbagai kegiatan dalam rangka melestarikan warisan luhur budaya bangsa dari seluruh nusantara seperti pameran seni rupa, pameran perangko dan dunia filateli.</p>
<p>Fadli Zon yang bergelar Datuk Bijo Dirajo Nan Kuning ini memang dikenal sebagai peminat budaya yang fanatik. Ia begitu mengagumi keris, dan saat ini memiliki lebih dari 1.000 keris yang ia koleksi selama kurun waktu 20 tahun terakhir. Keris pusaka kesayangannya, Pamor Junjung Drajat, selalu dibawanya ke mana pun ia pergi.</p>
<p>Tokoh yang juga pernah mendapat gelar Kanjeng Pangeran Aryo Kusumoyudho dari Keraton Surakarta Hadiningrat, ini juga jatuh cinta dengan wayang, yang identik dengan budaya Jawa. Ia mengumpulkan wayang dari berbagai daerah di Indonesia sejak tahun 2000-an, dan saat ini koleksinya mencapai 8.000 wayang, tercatat sebagai penerima rekor MURI dengan kategori Kolektor Wayang Nusantara Terbanyak. Ia juga menulis buku “Pesona Wayang Indonesia” yang diluncurkan pada 5 November lalu. Buku itu ia tulis sebagai bentuk rasa cinta dan perhatiannya yang sangat besar terhadap wayang, yang telah diakui sebagai mahakarya warisan agung kemanusiaan lisan yang tak ternilai dari UNESCO.</p>
<p>Disamping hobi menulis puisi, Fadli Zon juga pencinta musik dan film. Ia pernah menjadi produser film “Sang Patriot” yang diproduksi tahun 2013. Ia juga telah menelurkan 2 album musik, yaitu “Pasir Putih,” dan “Memeluk Waktu,” keduanya aransemen Ari Malibu. Fadli Zon juga produktif menulis buku. Sampai saat ini tak kurang dari 32 buku telah ia tulis, dengan topik yang beragam mulai dari politik, sejarah, ekonomi, tokoh, sampai puisi.</p>
<p>Fadli Zon juga tokoh yang jadi langganan Rekor MURI. Sampai saat ini ia memegang 11 rekor MURI, antara lain Kolektor Color Proof Prangko Seri 25 Tahun Queen Wilhelmina Terlengkap, Kolektor Prangko Label/Stiker Terpanjang, Kolektor Cap Sampul Hari Pertama Terbanyak, Kolektor Wayang Nusantara Terlengkap dan Terbanyak, Perpustakaan pribadi dengan koleksi koran tua terbanyak, Perpustakaan pribadi dengan koleksi prangko terbanyak, dan masih banyak lagi. Sebentar lagi gelar Rekor MURI itu mungkin akan bertambah. Karena Fadli Zon yang sempat jadi wartawan ini telah diangkat sebagai Menteri Kebudayaan yang pertama dalam sejarah Republik Indonesia, dalam Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo.</p>
<p>“Memang banyak sekali alasan mengapa Dewan Juri menobatkan pak Fadli Zon sebagai Tokoh Peduli Museum. Tapi keputusan ini sudah dilakukan jauh sebelum beliau diangkat sebagai menteri, lho!”, tukas Wiendu Nuryanti menepis anggapan pemberian penghargaan tersebut karena jabatan menteri yang kini disandang Fadli Zon.</p>
<p>Dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual Fadli Zon menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang dalam atas penghargaan sebagai “Tokoh Peduli Museum” dalam ajang Indonesia Museum Awards 2024. “Penghargaan ini adalah sebuah kehormatan luar biasa bagi saya&#8230; sekaligus merupakan bentuk komitmen bersama untuk mendorong museum sebagai pusat peradaban dan pendidikan yang inklusif, serta mengangkat peran museum dalam memperkuat identitas dan warisan budaya kita,” pungkasnya</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/res.cloudinary.com/dpqg36bu1/images/v1731310644/12121-FILEminimizer/12121-FILEminimizer.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Jaga Narasi Sejarah, Fadli Zon Prioritaskan Pengembangan Museum</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/jaga-narasi-sejarah-fadli-zon-prioritaskan-pengembangan-museum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Nov 2024 00:45:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Fadli Zon]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Museum Awards]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kebudayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=76571</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan menaruh perhatian yang tinggi terhadap pengembangan museum di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan menaruh perhatian yang tinggi terhadap pengembangan museum di Indonesia. Museum, menurutnya berperan sentral dalam menjaga narasi sejarah dan memori kolektif bangsa.</p>
<p>Saat ini Kementerian Kebudayaan telah menginventarisasi 465 museum di seluruh Indonesia, baik milik pemerintah maupun masyarakat. Museum-museum ini berperan penting sebagai penghubung antara generasi, memperkaya pemahaman dan identitas bangsa yang berakar kuat pada sejarah dan warisan budaya.</p>
<p>“Museum adalah aset potensial yang perlu kita kelola dengan baik, mulai dari aspek fisik, konservasi, koleksi dan kuratorial, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga kemitraan di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Fadli Zon dalam sambutannya melalui media virtual saat dinobatkan sebagai “Tokoh Peduli Museum” pada perhelatan Indonesia Museum Awards 2024, yang berlangsung di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jalan Medan Merdeka Selatan No.11, Jakarta, Ahad (10/11/2024)</p>
<p>Untuk mendukung museum-museum dapat terus tumbuh dan berkelanjutan, Kementerian Kebudayaan berkomitmen mendukung pengembangan museum sebagai bagian dari program prioritas.</p>
<p>Menurut Fadli Zon, saat ini pemerintah sedang melakukan revitalisasi dan digitalisasi koleksi museum sebagai langkah untuk meningkatkan akses dan relevansi museum di era digital.</p>
<p>“Untuk langkah awal kegiatan tersebut memang baru menyentuh museum-museum yang ada dalam naungan pemerintah yang akan kita jadikan sebagai benchmark, baru setelah itu kegiatan revitalisasi dan pembenahan museum akan menyasar juga ke seluruh museum yang ada di Indonesia. Ini untuk memberikan nafas baru khususnya bagi museum-museum lokal,” tegasnya.</p>
<p>Selain itu, ia juga menegaskan bahwa pemerintah juga berkomitmen untuk membuka museum-museum baru di seluruh Indonesia.</p>
<p>Namun demikian, menurutnya, komitmen dan program pemerintah tentu tidak dapat berdiri sendiri. Perlu keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya komunitas yang menjadi elemen yang tak tergantikan, untuk memastikan museum-museum kita berkembang dan tetap relevan bagi masyarakat.</p>
<p>“Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang berhubungan dengan museum. Museum harus menjadi ruang inklusif, di mana setiap orang, mulai dari pelajar, keluarga, komunitas, hingga institusi pendidikan, dapat merasa terhubung dan terinspirasi,” ujar Fadli Zon.</p>
<p>Dalam konteks yang lebih luas, menurut Fadli Zon, museum juga dapat memainkan peran penting dalam diplomasi budaya, sebagai jembatan yang menghubungkan kita dengan masyarakat global. Melalui dukungan dan inovasi berkelanjutan, museum diharapkan menjadi pusat kebudayaan yang hidup dan dinamis, hingga dapat memperkuat identitas bangsa di mata dunia.</p>
<p>“Dengan visi ini, saya berharap museum-museum kita dapat terus menjadi kebanggaan bangsa dan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan Indonesia yang berakar kuat pada budaya dan identitas kita,” pungkasnya.</p>
<h3>Museum Seru!</h3>
<p>Perhelatan tahunan berskala nasional Indonesia Museum Awards kembali digelar di Jakarta, kemarin. Ajang yang bertujuan memberikan apresiasi dan penghargaan terhadap museum dan tokoh permuseuman Tanah Air ini dibuka secara langsung oleh Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha.</p>
<p>Tema yang diusung untuk tahun ini adalah “Museum Seru” yang mengandung makna mengajak masyarakat untuk berbondong-bondong datang ke museum, karena di museum kita dapat menemukan keseruan.</p>
<p>Ketua pelaksana Indonesia Museum Awards 2024, Dr Ciwuk Musiana Yudhawasthi menuturkan bahwa museum saat ini memang telah banyak berbenah. Perkembangan teknologi digital dimanfaatkan oleh pengelola museum untuk meningkatkan layanan kepada pengunjung.</p>
<p>“Di banyak museum kini banyak dibuat pameran imersif dengan memanfaatkan teknologi,” ujar Musiana. Dengan begitu pameran di museum menjadi lebih menarik dan atraktif yang menambah keseruan bagi pengunjung museum.</p>
<p>Sementara itu Ketua Dewan Juri Indonesia Museum Awards 2024, Prof. Wiendu Nuryanti menilai perkembangan museum saat ini cukup menggembirakan.</p>
<p>“Banyak museum baru yang dibangun, atau museum-museum yang mengalami revitalisasi dengan skala besar sehingga tampil seperti museum baru. Ini menandakan bahwa masa depan museum akan semakin cerah,” ujar Guru Besar UGM ini.</p>
<p>Apalagi dengan adanya Kementerian Kebudayaan Prof Wiendu berharap berbagai permasalahan yang dihapai museum di Indonesia dapat ditangani dengan baik.</p>
<p>“Apalagi menterinya dikenal sebagai orang yang cinta museum,” tegas Wiendu Nuryanti.</p>
<p>Dalam perhelatan Indonesia Museum Awards 2024 sejumlah museum meraih <strong>penghargaan Purwakalagrha</strong> untuk berbabagi kategori.</p>
<p>Berikut daftar pemenangnya:</p>
<p>1. Kategori Museum Cerdas:<br />
Pemenang: Diorama Arsip Jogjakarta<br />
2. Kategori Museum Bersahabat:<br />
Pemenang: Museum Konperensi Asia Afrika<br />
3. Kategori Museum Lestari:<br />
Pemenang: Museum Mulawarman<br />
4. Kategori: Museum Komunikatif<br />
Pemenang: Museum Tsunami Aceh<br />
5. Kategori: Museum Inspiratif:<br />
Pemenang: Museum Nyoman Gunarsa</p>
<p>Ajang Indonesia Museum Awards 2024 juga memberikan penghargaan untuk</p>
<p>• Tokoh Peduli Museum: Dr. Fadli Zon, S.S., M.Sc.<br />
• Penghargaan Pengabdian Sepanjang Hayat (Lifetime Achievement): Phillipe Augier<br />
• Penghargaan Khusus Anugerah Amir Sutaarga yang diberikan kepada: Muhammad Mugeni</p>
<p>Indonesia Museum Awards merupakan ajang tahunan yang memberikan penghargaan terhadap pengelola museum dan tokoh permuseuman di Tanah Air.</p>
<p>Ajang ini digagas oleh Komunitas Jelajah, sebuah komunitas yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan dan penelitian, khususnya yang menyangkut sejarah, heritage dan permuseuman.</p>
<p>Dilaksanakan pertama kali sejak tahun 2012, ajang ini telah menjadi barometer perkembangan permuseuman di Tanah Air.</p>
<p>Tokoh yang pernah mendapat penghargaan antara lain Soesilo Bambang Yudhoyono (Tokoh Peduli Museum 2016), BJ Habibie (Tokoh Peduli Museum 2017), Sri Sultan Hamengkubuwono X (Tokoh Peduli Museum 2018), Ibu Tri Rismaharini (Pejabat Peduli Museum 2018), Ciputra (Pengusaha Peduli Museum 2017) tokoh-tokoh lainnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/res.cloudinary.com/dpqg36bu1/images/v1731284845/IMG-20241111-WA0005-FILEminimizer/IMG-20241111-WA0005-FILEminimizer.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
