<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UMKM Arsip - MAJALAH EKONOMI</title>
	<atom:link href="https://majalahekonomi.com/tag/umkm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahekonomi.com/tag/umkm/</link>
	<description>Majalah Ekonomi dan Bisnis</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jan 2026 06:45:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/w_100,h_100,c_fill,g_auto/f_auto,q_auto/v1725623573/MEfav/MEfav.jpg?_i=AA</url>
	<title>UMKM Arsip - MAJALAH EKONOMI</title>
	<link>https://majalahekonomi.com/tag/umkm/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Milad ke-5, UMKM Ratujaya Perkuat Peran Anggota BUMMAS Binaan Rumah Zakat Depok</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/milad-ke-5-umkm-ratujaya-perkuat-peran-anggota-bummas-binaan-rumah-zakat-depok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 06:45:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Zakat]]></category>
		<category><![CDATA[rumah zakat depok]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=92088</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOK – Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Ratu Jaya merayakan milad ke-5 tahun sebagai...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/milad-ke-5-umkm-ratujaya-perkuat-peran-anggota-bummas-binaan-rumah-zakat-depok/">Milad ke-5, UMKM Ratujaya Perkuat Peran Anggota BUMMAS Binaan Rumah Zakat Depok</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEPOK</strong> – Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Ratu Jaya merayakan milad ke-5 tahun sebagai momentum refleksi dan penguatan peran pelaku usaha mikro yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMAS) binaan Rumah Zakat Depok.</p>
<p>Kegiatan milad ini menjadi ajang silaturahmi, evaluasi, serta penguatan komitmen untuk terus tumbuh mandiri dan berdaya saing.</p>
<p>Sejak berdiri lima tahun lalu, UMKM Ratu Jaya telah menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil di wilayah Ratu Jaya.</p>
<p>Melalui pendampingan intensif Rumah Zakat Depok, anggota BUMMAS mendapatkan pembinaan usaha, penguatan kapasitas produksi, manajemen keuangan, hingga pemasaran produk.</p>
<p>Agenda milad ke-5 ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari refleksi perjalanan UMKM Ratu Jaya, pemaparan capaian program, sharing inspiratif antar anggota BUMMAS, hingga penguatan rencana pengembangan usaha ke depan.</p>
<p>Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara masyarakat dan Rumah Zakat dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas.</p>
<p>Program Leader Rumah Zakat Depok menyampaikan bahwa UMKM Ratu Jaya merupakan salah satu contoh keberhasilan program pemberdayaan ekonomi berbasis BUMMAS.</p>
<p>“Milad ke-5 ini bukan hanya perayaan usia, tetapi menjadi tonggak untuk memperkuat komitmen anggota UMKM agar semakin produktif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujarnya.</p>
<p>Dengan semangat milad ke-5, UMKM Ratu Jaya diharapkan terus berkembang, memperluas jejaring usaha, serta mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.</p>
<p>Rumah Zakat Depok berkomitmen untuk terus mendampingi dan memperkuat kapasitas anggota BUMMAS agar UMKM Ratu Jaya semakin berdaya dan mandiri.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/milad-ke-5-umkm-ratujaya-perkuat-peran-anggota-bummas-binaan-rumah-zakat-depok/">Milad ke-5, UMKM Ratujaya Perkuat Peran Anggota BUMMAS Binaan Rumah Zakat Depok</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/res.cloudinary.com/dvd4tnrxr/images/c_scale,w_575,h_254/f_webp,q_auto:low/v1769063793/IMG-20260122-WA0015_96640fb066/IMG-20260122-WA0015_96640fb066.jpg?_i=AA&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Menyambut Kewajiban Halal 2026, JIC Gelar Talk Show Edukatif untuk UMKM dan Masyarakat</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/menyambut-kewajiban-halal-2026-jic-gelar-talk-show-edukatif-untuk-umkm-dan-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2025 01:29:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[JIC]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=91345</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAJALAH EKONOMI &#8211; Jakarta Islamic Centre (JIC) kembali menggelar JIC Halal Fair 2025, ajang tahunan...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/menyambut-kewajiban-halal-2026-jic-gelar-talk-show-edukatif-untuk-umkm-dan-masyarakat/">Menyambut Kewajiban Halal 2026, JIC Gelar Talk Show Edukatif untuk UMKM dan Masyarakat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com/"><b>MAJALAH EKONOMI </b></a>&#8211; Jakarta Islamic Centre (JIC) kembali menggelar JIC Halal Fair 2025, ajang tahunan bertema Halal Lifestyle yang menjadi ruang edukasi, hiburan, sekaligus promosi produk halal. Festival berlangsung selama dua hari, 13–14 September 2025, di Convention Hall JIC, Jakarta Utara, dengan berbagai rangkaian acara untuk masyarakat luas.</p>
<p>Acara ini turut dibuka oleh Prof. Agus Suradika, Kepala Divisi Umum PPIJ, yang hadir mewakili Kepala Pusat PPIJ, Kiai Muhyiddin Ishaq serta Kepala Divisi Sosial Budaya dan Ekonomi Syariah Sukri Kardjono, Dalam sambutannya, Prof. Agus mengapresiasi penyelenggaraan Festival Halal JIC 2025. Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap makanan yang halal dan thayyib, terutama setelah mencuatnya kasus daging tidak halal yang sempat meresahkan publik.</p>
<p>“Melalui kegiatan halal ini, kami berharap masyarakat semakin peduli dan selektif terhadap produk halal. Halal bukan hanya label, tetapi juga menyangkut kualitas, keamanan, dan keberkahan,” ujar Prof. Agus.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi khusus kepada UMKM binaan JIC yang hari ini menerima sertifikat halal sebagai wujud nyata komitmen dalam mendukung kebijakan halal nasional.</p>
<p>Festival menghadirkan pameran produk halal dari puluhan pelaku usaha, seminar dan talkshow halal lifestyle bersama narasumber kompeten, hingga JIC fun run kidz yang merupakan ajang lari untuk anak anak usia 5-9 tahun yang diikuti oleh lebih dari 300 peserta, selain itu Pengunjung juga dimanjakan dengan lomba seni islami seperti hadroh dan marawis, area edukasi literasi halal bagi keluarga dan generasi muda, serta hiburan musik islami mulai dari gambus, hingga Tari Saman.</p>
<p>Salah satu acara yang menjadi sorotan adalah Talk Show “Menyambut Kewajiban Halal 2026: Kesiapan Pelaku Usaha dan Pandangan Masyarakat” yang digelar di Aula JIC pada Sabtu (13/9). Talk show ini menghadirkan Bang Anca, tokoh masyarakat dan public figure yang menyuarakan aspirasi konsumen terkait produk halal, serta Drg. Deden Edis Soetrisna, MM, Direktur LPPOM MUI DKI Jakarta, yang membahas sisi regulasi dan teknis sertifikasi halal.</p>
<p>Seperti diketahui, mulai tahun 2026 mendatang Indonesia akan memberlakukan kewajiban sertifikasi halal secara menyeluruh sesuai amanat UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH). Aturan ini menjadi tonggak penting dalam melindungi konsumen muslim sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah global.</p>
<p>Namun, masih banyak UMKM yang belum siap, baik dari sisi pemahaman regulasi, teknis pendaftaran, hingga kelengkapan dokumen. Karena itu, talk show ini digelar untuk memberikan panduan praktis bagi para pelaku usaha.</p>
<p>Melalui talk show ini, peserta diharapkan memahami kewajiban halal 2026 dan langkah persiapan yang harus dilakukan. Acara juga menjadi ruang sinergi antara lembaga halal, pelaku usaha, tokoh masyarakat, dan konsumen dalam membangun ekosistem halal yang kuat di Jakarta.</p>
<p>Festival Halal JIC 2025 tidak hanya menjadi ajang pameran dan hiburan, tetapi juga momentum literasi publik yang memperkuat peran Jakarta sebagai pusat peradaban Islam modern yang ramah, kreatif, dan inovatif.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/menyambut-kewajiban-halal-2026-jic-gelar-talk-show-edukatif-untuk-umkm-dan-masyarakat/">Menyambut Kewajiban Halal 2026, JIC Gelar Talk Show Edukatif untuk UMKM dan Masyarakat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/nasionalnews.id/wp-content/uploads/2025/09/f4bf000e-f651-4423-a6d6-9feef2defb2a.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>SMEXPO Merah Putih Bedah Strategi UMKM untuk Perkuat Daya Saing</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/smexpo-merah-putih-bedah-strategi-umkm-untuk-perkuat-daya-saing/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 03:28:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[SMEXPO]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=90627</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) Merah Putih menjadi ajang naik kelas bagi usaha mikro,...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/smexpo-merah-putih-bedah-strategi-umkm-untuk-perkuat-daya-saing/">SMEXPO Merah Putih Bedah Strategi UMKM untuk Perkuat Daya Saing</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) Merah Putih menjadi ajang naik kelas bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia yang digelar pada 11-15 Agustus di Grha Pertamina, Jakarta.</p>
<p>Salah satu rangkaian utama adalah MINATALKS bertema &#8220;Skala Lokal, Visi Global: Peran UMKM dalam Rantai Pasok Nasional&#8221; yang menghadirkan Angga Prabas selaku Project UKM &amp; National Brand Himpunan Peritel &amp; Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO).</p>
<p>HIPPINDO saat ini menaungi 300 perusahaan, 800 merek, 80.000 gerai, dan melibatkan lebih dari 10 juta tenaga kerja retail beserta ekosistemnya. Melalui pengalaman tersebut, Angga memaparkan peluang besar sekaligus tantangan yang dihadapi UMKM untuk masuk dan bertahan di pasar nasional.</p>
<p>Menurut Angga, kunci penguatan UMKM berada pada tiga fokus utama, yakni spreading untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkuat rantai pasok, branding untuk membangun kesadaran merek agar produk dikenal luas, serta selling untuk meningkatkan penjualan sekaligus loyalitas pelanggan.</p>
<p>&#8220;UMKM harus berani berpikir global, meski bergerak dari skala lokal. Kuncinya ada pada inovasi, konsistensi, dan kemitraan yang tepat sasaran,&#8221; ujar Angga.</p>
<p>Pelaku UMKM disebut kerap menghadapi kendala di dua sisi, produksi dan pemasaran. Pada sisi produksi, tantangan yang muncul antara lain kurangnya inovasi produk, skala produksi kecil, masa kedaluwarsa pendek, keterbatasan modal, belum lengkapnya legalitas usaha, hingga desain kemasan yang kurang menarik.</p>
<p>Sementara pada sisi pemasaran, UMKM sering mengalami keterbatasan akses pasar, minimnya keahlian strategi pemasaran, hambatan regulasi dan birokrasi, citra merek yang lemah, persaingan ketat dengan brand besar, serta kecenderungan mengelola semua lini usaha secara mandiri.</p>
<p>Untuk menjawab tantangan tersebut, berbagai langkah konkret dapat dilakukan, di antaranya mengikuti pelatihan dan pendampingan, mengembangkan produk inovatif dengan kualitas terjaga, melengkapi legalitas usaha dan produk, mendesain kemasan yang menarik dan aman, serta menjalin kerja sama dengan pembiayaan bunga rendah.</p>
<p>Kemudian, membeli bahan baku dari sumber pertama agar harga kompetitif, menetapkan harga eceran yang tepat (HET), meningkatkan kapasitas dan konsistensi produksi, menguji daya tahan produk dengan masa kedaluwarsa minimal 12 bulan, memanfaatkan media digital, serta aktif berpartisipasi dalam pameran dan business matching.</p>
<p>Lebih jauh, Angga menyoroti potensi kerja sama B2B melalui skema putus returnable, konsinyasi, atau private label. Keuntungan bagi UMKM meliputi penyesuaian target pasar yang lebih tepat, proses komunikasi dan koordinasi yang lebih cepat, regulasi yang lebih sederhana dibanding ekspor, efisiensi biaya logistik, serta peluang peningkatan produktivitas.</p>
<p>UMKM juga disarankan membangun jaringan dengan distributor, membentuk komunitas reseller, dan menjalin kemitraan maklon untuk memperluas skala bisnis.</p>
<p>VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menegaskan bahwa Pertamina terus berkomitmen mendukung pengembangan UMKM agar mampu menembus pasar nasional bahkan global.</p>
<p>&#8220;Melalui SMEXPO Merah Putih, Pertamina ingin menjadi jembatan yang menghubungkan UMKM dengan ekosistem bisnis yang lebih luas. Kami percaya, dengan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia tidak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga pemain penting dalam rantai pasok nasional,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya poin 3 &#8216;meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur&#8221;, Pertamina melalui SMEXPO Merah Putih berupaya menghadirkan program nyata yang selaras dengan agenda pembangunan nasional, sekaligus membuka peluang luas bagi UMKM untuk berkembang berkelanjutan.</p>
<p>Dengan dukungan ekosistem yang kuat dan strategi pemasaran yang tepat, Pertamina optimis bahwa UMKM Indonesia mampu menjadi pemain penting dalam rantai pasok nasional, sekaligus bersaing di pasar global.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/smexpo-merah-putih-bedah-strategi-umkm-untuk-perkuat-daya-saing/">SMEXPO Merah Putih Bedah Strategi UMKM untuk Perkuat Daya Saing</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/akcdn.detik.net.id/visual/2025/08/16/pertamina-1755312216131_169.jpeg?w=650&#038;q=90&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>SMEXPO Merah Putih Bedah Strategi UMKM untuk Perkuat Daya Saing</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/smexpo-merah-putih-bedah-strategi-umkm-untuk-perkuat-daya-saing-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 03:28:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[SMEXPO]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=90814</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) Merah Putih menjadi ajang naik kelas bagi...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/smexpo-merah-putih-bedah-strategi-umkm-untuk-perkuat-daya-saing-2/">SMEXPO Merah Putih Bedah Strategi UMKM untuk Perkuat Daya Saing</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>&#8211; Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) Merah Putih menjadi ajang naik kelas bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia yang digelar pada 11-15 Agustus di Grha Pertamina, Jakarta.</p>
<p>Salah satu rangkaian utama adalah MINATALKS bertema &#8220;Skala Lokal, Visi Global: Peran UMKM dalam Rantai Pasok Nasional&#8221; yang menghadirkan Angga Prabas selaku Project UKM &amp; National Brand Himpunan Peritel &amp; Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO).</p>
<p>HIPPINDO saat ini menaungi 300 perusahaan, 800 merek, 80.000 gerai, dan melibatkan lebih dari 10 juta tenaga kerja retail beserta ekosistemnya. Melalui pengalaman tersebut, Angga memaparkan peluang besar sekaligus tantangan yang dihadapi UMKM untuk masuk dan bertahan di pasar nasional.</p>
<p>Menurut Angga, kunci penguatan UMKM berada pada tiga fokus utama, yakni spreading untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkuat rantai pasok, branding untuk membangun kesadaran merek agar produk dikenal luas, serta selling untuk meningkatkan penjualan sekaligus loyalitas pelanggan.</p>
<p>&#8220;UMKM harus berani berpikir global, meski bergerak dari skala lokal. Kuncinya ada pada inovasi, konsistensi, dan kemitraan yang tepat sasaran,&#8221; ujar Angga.</p>
<p>Pelaku UMKM disebut kerap menghadapi kendala di dua sisi, produksi dan pemasaran. Pada sisi produksi, tantangan yang muncul antara lain kurangnya inovasi produk, skala produksi kecil, masa kedaluwarsa pendek, keterbatasan modal, belum lengkapnya legalitas usaha, hingga desain kemasan yang kurang menarik.</p>
<p>Sementara pada sisi pemasaran, UMKM sering mengalami keterbatasan akses pasar, minimnya keahlian strategi pemasaran, hambatan regulasi dan birokrasi, citra merek yang lemah, persaingan ketat dengan brand besar, serta kecenderungan mengelola semua lini usaha secara mandiri.</p>
<p>Untuk menjawab tantangan tersebut, berbagai langkah konkret dapat dilakukan, di antaranya mengikuti pelatihan dan pendampingan, mengembangkan produk inovatif dengan kualitas terjaga, melengkapi legalitas usaha dan produk, mendesain kemasan yang menarik dan aman, serta menjalin kerja sama dengan pembiayaan bunga rendah.</p>
<p>Kemudian, membeli bahan baku dari sumber pertama agar harga kompetitif, menetapkan harga eceran yang tepat (HET), meningkatkan kapasitas dan konsistensi produksi, menguji daya tahan produk dengan masa kedaluwarsa minimal 12 bulan, memanfaatkan media digital, serta aktif berpartisipasi dalam pameran dan business matching.</p>
<p>Lebih jauh, Angga menyoroti potensi kerja sama B2B melalui skema putus returnable, konsinyasi, atau private label. Keuntungan bagi UMKM meliputi penyesuaian target pasar yang lebih tepat, proses komunikasi dan koordinasi yang lebih cepat, regulasi yang lebih sederhana dibanding ekspor, efisiensi biaya logistik, serta peluang peningkatan produktivitas.</p>
<p>UMKM juga disarankan membangun jaringan dengan distributor, membentuk komunitas reseller, dan menjalin kemitraan maklon untuk memperluas skala bisnis.</p>
<p>VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menegaskan bahwa Pertamina terus berkomitmen mendukung pengembangan UMKM agar mampu menembus pasar nasional bahkan global.</p>
<p>&#8220;Melalui SMEXPO Merah Putih, Pertamina ingin menjadi jembatan yang menghubungkan UMKM dengan ekosistem bisnis yang lebih luas. Kami percaya, dengan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia tidak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga pemain penting dalam rantai pasok nasional,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya poin 3 &#8216;meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur&#8221;, Pertamina melalui SMEXPO Merah Putih berupaya menghadirkan program nyata yang selaras dengan agenda pembangunan nasional, sekaligus membuka peluang luas bagi UMKM untuk berkembang berkelanjutan.</p>
<p>Dengan dukungan ekosistem yang kuat dan strategi pemasaran yang tepat, Pertamina optimis bahwa UMKM Indonesia mampu menjadi pemain penting dalam rantai pasok nasional, sekaligus bersaing di pasar global.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/smexpo-merah-putih-bedah-strategi-umkm-untuk-perkuat-daya-saing-2/">SMEXPO Merah Putih Bedah Strategi UMKM untuk Perkuat Daya Saing</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/akcdn.detik.net.id/visual/2025/08/16/pertamina-1755312216131_169.jpeg?w=650&#038;q=90&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>BNI Luncurkan BNIdirect bisnis, Solusi Digital Praktis untuk UMKM</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/bni-luncurkan-bnidirect-bisnis-solusi-digital-praktis-untuk-umkm-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 03:24:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[BNI]]></category>
		<category><![CDATA[BNIdirect bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=90811</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI resmi meluncurkan BNIdirect bisnis, platform...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/bni-luncurkan-bnidirect-bisnis-solusi-digital-praktis-untuk-umkm-2/">BNI Luncurkan BNIdirect bisnis, Solusi Digital Praktis untuk UMKM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><b>DEPOKPOS </b></a>– PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI resmi meluncurkan BNIdirect bisnis, platform digital terbaru yang dirancang khusus untuk mempermudah pengelolaan keuangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Peluncuran tersebut berlangsung pada acara BNI wondrX 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Jumat (15/08/2025).</p>
<p>BNIdirect bisnis hadir sebagai solusi atas tantangan digitalisasi perbankan yang kerap dianggap rumit oleh pelaku UMKM. Peluncuran platform ini juga bertepatan dengan perayaan HUT ke-79 BNI.</p>
<p>Direktur Information Technology BNI Toto Prasetio mengatakan, BNIdirect bisnis dikembangkan untuk membantu pebisnis UMKM mengelola keuangan dengan lebih sederhana, cepat, efisien, dan terintegrasi.</p>
<p>&#8220;Dengan tagline #BisnisGakRibet, kami ingin memberikan pengalaman perbankan digital yang relevan, mudah digunakan, dan membantu pebisnis fokus pada pertumbuhan usahanya di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan,&#8221; ujar Toto pada acara peluncuran BNIdirect bisnis di BNI wondrX 2025, Jumat (15/8/2025).</p>
<p>Berbeda dengan BNIdirect cash yang ditujukan untuk korporasi besar, BNIdirect bisnis memiliki tampilan dan fitur yang lebih intuitif, serta alur penggunaan yang mudah diadaptasi oleh UMKM yang membutuhkan fleksibilitas tinggi.</p>
<p>BNIdirect bisnis dilengkapi sejumlah fitur unggulan, seperti rekap finansial real-time untuk memantau pengeluaran, instant transfer untuk kirim dana seketika, serta single user yang memungkinkan seluruh pembayaran dilakukan hanya dengan satu akun pengguna. Semua transaksi dapat diakses kapan pun dan di mana pun.</p>
<p>Peluncuran BNIdirect bisnis juga dirangkaikan dengan talkshow bertema &#8216;Strategi Kelola Keuangan &amp; Pajak UMKM di Era Digital&#8217;. Narasumber yang hadir membahas berbagai topik, mulai dari pengelolaan keuangan di tengah ketidakpastian ekonomi, kebijakan perpajakan UMKM, serta dukungan perbankan dari pembiayaan hingga solusi digital.</p>
<p>Selain BNIdirect bisnis, BNI juga mendorong UMKM naik kelas melalui BNI Xpora yang menyediakan pelatihan, pembiayaan, pendampingan, dan akses pasar global. BNI Xpora juga berperan menghubungkan pelaku UMKM dengan ekosistem bisnis yang lebih luas, termasuk eksportir, pembeli (buyer), dan mitra strategis.</p>
<p>Hadirnya BNIdirect bisnis diharapkan menjadi katalis percepatan transformasi digital sektor UMKM, sejalan dengan misi BNI untuk menjadi mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan usaha dan membangun ekosistem ekonomi digital Indonesia yang lebih inklusif, efisien, dan berkelanjutan.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/bni-luncurkan-bnidirect-bisnis-solusi-digital-praktis-untuk-umkm-2/">BNI Luncurkan BNIdirect bisnis, Solusi Digital Praktis untuk UMKM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/www.bni.co.id/Portals/1/xNews/uploads/2025/8/15/BD-1508.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>BNI Luncurkan BNIdirect bisnis, Solusi Digital Praktis untuk UMKM</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/bni-luncurkan-bnidirect-bisnis-solusi-digital-praktis-untuk-umkm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 03:23:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[BNI]]></category>
		<category><![CDATA[BNIdirect bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=90624</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAJALAH EKONOMI – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI resmi meluncurkan BNIdirect bisnis,...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/bni-luncurkan-bnidirect-bisnis-solusi-digital-praktis-untuk-umkm/">BNI Luncurkan BNIdirect bisnis, Solusi Digital Praktis untuk UMKM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com/"><b>MAJALAH EKONOMI </b></a>– PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI resmi meluncurkan BNIdirect bisnis, platform digital terbaru yang dirancang khusus untuk mempermudah pengelolaan keuangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Peluncuran tersebut berlangsung pada acara BNI wondrX 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Jumat (15/08/2025).</p>
<p>BNIdirect bisnis hadir sebagai solusi atas tantangan digitalisasi perbankan yang kerap dianggap rumit oleh pelaku UMKM. Peluncuran platform ini juga bertepatan dengan perayaan HUT ke-79 BNI.</p>
<p>Direktur Information Technology BNI Toto Prasetio mengatakan, BNIdirect bisnis dikembangkan untuk membantu pebisnis UMKM mengelola keuangan dengan lebih sederhana, cepat, efisien, dan terintegrasi.</p>
<p>&#8220;Dengan tagline #BisnisGakRibet, kami ingin memberikan pengalaman perbankan digital yang relevan, mudah digunakan, dan membantu pebisnis fokus pada pertumbuhan usahanya di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan,&#8221; ujar Toto pada acara peluncuran BNIdirect bisnis di BNI wondrX 2025, Jumat (15/8/2025).</p>
<p>Berbeda dengan BNIdirect cash yang ditujukan untuk korporasi besar, BNIdirect bisnis memiliki tampilan dan fitur yang lebih intuitif, serta alur penggunaan yang mudah diadaptasi oleh UMKM yang membutuhkan fleksibilitas tinggi.</p>
<p>BNIdirect bisnis dilengkapi sejumlah fitur unggulan, seperti rekap finansial real-time untuk memantau pengeluaran, instant transfer untuk kirim dana seketika, serta single user yang memungkinkan seluruh pembayaran dilakukan hanya dengan satu akun pengguna. Semua transaksi dapat diakses kapan pun dan di mana pun.</p>
<p>Peluncuran BNIdirect bisnis juga dirangkaikan dengan talkshow bertema &#8216;Strategi Kelola Keuangan &amp; Pajak UMKM di Era Digital&#8217;. Narasumber yang hadir membahas berbagai topik, mulai dari pengelolaan keuangan di tengah ketidakpastian ekonomi, kebijakan perpajakan UMKM, serta dukungan perbankan dari pembiayaan hingga solusi digital.</p>
<p>Selain BNIdirect bisnis, BNI juga mendorong UMKM naik kelas melalui BNI Xpora yang menyediakan pelatihan, pembiayaan, pendampingan, dan akses pasar global. BNI Xpora juga berperan menghubungkan pelaku UMKM dengan ekosistem bisnis yang lebih luas, termasuk eksportir, pembeli (buyer), dan mitra strategis.</p>
<p>Hadirnya BNIdirect bisnis diharapkan menjadi katalis percepatan transformasi digital sektor UMKM, sejalan dengan misi BNI untuk menjadi mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan usaha dan membangun ekosistem ekonomi digital Indonesia yang lebih inklusif, efisien, dan berkelanjutan.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/bni-luncurkan-bnidirect-bisnis-solusi-digital-praktis-untuk-umkm/">BNI Luncurkan BNIdirect bisnis, Solusi Digital Praktis untuk UMKM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/www.bni.co.id/Portals/1/xNews/uploads/2025/8/15/BD-1508.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>BNI dan Bea Cukai Dorong UMKM Jawa Tengah Penetrasi Pasar Ekspor dalam Peringatan HUT ke-79</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/bni-dan-bea-cukai-dorong-umkm-jawa-tengah-penetrasi-pasar-ekspor-dalam-peringatan-hut-ke-79/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2025 06:42:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[BNI]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=89615</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWOKERTO, DEPOKPOS – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama Direktorat Jenderal Bea...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/bni-dan-bea-cukai-dorong-umkm-jawa-tengah-penetrasi-pasar-ekspor-dalam-peringatan-hut-ke-79/">BNI dan Bea Cukai Dorong UMKM Jawa Tengah Penetrasi Pasar Ekspor dalam Peringatan HUT ke-79</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURWOKERTO, <a href="https://www.depokpos.com/">DEPOKPOS</a></strong> – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Bea Cukai) mendorong percepatan digitalisasi dan ekspor pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Jawa Tengah untuk menembus pasar ekspor. Dukungan strategis ini diwujudkan melalui acarwondrfulul Gathering di Purwokerto, Kamis (10/07/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 BNI.</p>
<p>Regional Chief Executive Officer (RCEO) BNI Wilayah Yogyakarta, Ariyanto Soewondo Geni, menjelaskan UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Selama ini, kata Ariyanto, UMKM memiliki potensi besar namun masih menghadapi berbagai tantangan signifikan dalam penetrasi pasar ekspor.</p>
<p>&#8220;UMKM menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB nasional, namun kontribusinya terhadap ekspor baru sekitar 15%. Lewat kemitraan strategis dengan Bea Cukai dan solusi transactional seperti BNIdirect bisnis dan Trade Finance, kami ingin mendorong lebih banyak UMKM naik kelas dan menembus pasar global,&#8221; kata Ariyanto pada acara wondrful Gathering di Purwokerto, Kamis (10/07/2025).</p>
<p>Ariyanto menjelaskan Purwokerto dipilih sebagai lokasi kegiatan wondrful Gathering karena kota ini memiliki beragam UMKM unggulan di sektor agribisnis, kuliner, dan kerajinan yang berpotensi ekspor. Ia berharap dengan adanya sinergi dengan Bea Cukai ini bisa memberikan solusi kepada UMKM dalam menavigasi dan mitigasi kompleksitas proses ekspor.</p>
<p>“BNI dan Bea Cukai bersama-sama memberikan pendampingan menyeluruh, mulai dari aspek perizinan hingga akses pasar global, agar UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.</p>
<p>Kepala Kantor Bea Cukai Purwokerto, Dwijanto Wahjudi, mengapresiasi sinergi ini sebagai bentuk nyata dukungan lintas sektor terhadap pertumbuhan UMKM berorientasi ekspor. “Legalitas dan sertifikasi adalah langkah awal yang krusial. Bersama BNI, kami berupaya membekali UMKM agar mampu bersaing secara global,” katanya.</p>
<p>Dwijanto juga membagikan strategi mencari pasar luar negeri, seperti memanfaatkan e-commerce global, bermitra dengan distributor, serta aktif dalam pameran internasional. Menurutnya, ekspor bukan sekadar menjual produk, tapi membangun reputasi dan kepercayaan jangka panjang di pentas global.</p>
<p>Pada pelaksanaan wondrful Gathering ini dihadirkan dua sesi penting. Sesi pertama bertajuk “Unlocking Opportunities Market Export Series”, memberikan pembekalan ekspor bagi UMKM binaan Bea Cukai, termasuk edukasi prosedur dan akses solusi pembiayaan, trade, dan transaksi digital dari BNI. Selanjutnya sesi kedua, “Empowering Futures, Elevating Partnership”, menjadi forum engagement bagi nasabah BNI sekaligus ajang berbagi inspirasi dari pelaku usaha yang telah menembus pasar ekspor.</p>
<p>Pada sesi pertama, Founder &amp; CEO CV Wimi Fu International sekaligus nasabah BNI, Wiji Prianti, memaparkan pentingnya visi dan strategi bisnis yang matang dalam menghadapi pasar ekspor. &#8220;Di era global ini, pasar terbuka luas, namun persaingan makin ketat. UMKM butuh inovasi dan daya saing tinggi dengan visi yang jelas,&#8221; papar Wiji.</p>
<p>Wiji menekankan bahwa kesuksesan di pasar internasional memerlukan pemahaman target pasar, kepatuhan terhadap regulasi global, strategi branding yang adaptif, serta kemampuan negosiasi lintas budaya yang efektif. Menurutnya, Xpora dari BNI membantu UMKM mempersiapkan ekspor lewat kurasi produk dan akses ke buyer global.</p>
<p>“Bergabung dalam ekosistem Xpora turut memperkuat kredibilitas usaha, salah satunya tercermin dari kepercayaan mitra global untuk melakukan pembayaran di muka,” ungkap Wiji.</p>
<p>Acara juga memperkenalkan fitur unggulan BNIdirect bisnis seperti rekap finansial, tampilan baru yang segar dan modern, serta single otorisasi yang membantu efisiensi transaksi bisnis UMKM. Dari sisi dukungan ekspor dan impor, BNI menghadirkan layanan Trade Finance seperti Letter of Credit (L/C), Documentary Collection, dan Financing untuk mendukung transaksi lintas negara yang aman dan terstruktur.</p>
<p>Sementara itu, di sesi kedua, acara menghadirkan Owner PT Hasil Melimpah Cilacap Law Agwan. Ia membagikan pengalaman sukses dalam membangun bisnis dan menembus pasar ekspor, sekaligus memberikan inspirasi bagi peserta untuk menjalin kemitraan dan meraih peluang di pasar global.</p>
<p>Ariyanto menegaskan hadirnya kegiatan ini mencerminkan sinergi nyata antara sektor perbankan, pemerintah, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem UMKM yang adaptif, digital, dan berdaya saing global, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.</p>
<p>“Dengan inisiatif ini, BNI menargetkan peningkatan signifikan jumlah UMKM yang siap ekspor, serta penguatan fondasi ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Ariyanto.</p>
<p>Rangkaian acara peringatan HUT ke-79 BNI digelar di 17 wilayah operasional BNI di seluruh Indonesia, dimulai sejak 5 Juli dan akan berlangsung hingga Agustus 2025. Mengusung semangat ‘Menemani Tiap Langkahmu’, BNI berkomitmen memperluas dampak positif bagi pelaku usaha di Indonesia guna mendorong pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/bni-dan-bea-cukai-dorong-umkm-jawa-tengah-penetrasi-pasar-ekspor-dalam-peringatan-hut-ke-79/">BNI dan Bea Cukai Dorong UMKM Jawa Tengah Penetrasi Pasar Ekspor dalam Peringatan HUT ke-79</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/pasardana.id/media/72689/foto-2-wondrful-gathering-mojokerto.jpeg?crop=0%2C0%2C0.0000000000000002526374171591%2C0.18241893345627816&#038;cropmode=percentage&#038;width=675&#038;height=380&#038;rnd=133969694040000000&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Eramet Indonesia dan YCAB Dukung Usaha Perempuan Ultra Mikro (UMi) Lewat Program Pelatihan Wirausaha</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/eramet-indonesia-dan-ycab-dukung-usaha-perempuan-ultra-mikro-umi-lewat-program-pelatihan-wirausaha/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2025 10:19:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Eramet Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[YCAB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=88662</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS, JAKARTA – Eramet, perusahaan global di sektor pertambangan dan metalurgi asal Prancis, bersama dengan...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/eramet-indonesia-dan-ycab-dukung-usaha-perempuan-ultra-mikro-umi-lewat-program-pelatihan-wirausaha/">Eramet Indonesia dan YCAB Dukung Usaha Perempuan Ultra Mikro (UMi) Lewat Program Pelatihan Wirausaha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://www.depokpos.com/">DEPOKPOS</a>, <a href="https://www.depokpos.com/2025/06/revitalisasi-masjid-raya-jakarta-islamic-centre-menuju-titik-terang/">JAKARTA</a></strong> – Eramet, perusahaan global di sektor pertambangan dan metalurgi asal Prancis, bersama dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) secara resmi meluncurkan program LAKSMI (Langkah Aksi Kapasitas Sosial Mikro untuk Inklusi). Inisiatif ini merupakan bagian dari program global Women for Future milik Eramet, yang telah berhasil diimplementasikan di berbagai negara tempat Eramet beroperasi untuk mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan.</p>
<p>Di <a href="https://www.depokpos.com/2025/06/5-rekomendasi-agenda-libur-akhir-pekan-di-jakarta/">Indonesia</a>, program ini difokuskan untuk memperkuat kapasitas wirausaha perempuan, khususnya di Jakarta dan Ternate dengan menggandeng YCAB – sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada pemberdayaan pemuda dan perempuan melalui program pendidikan, dukungan ekonomi, dan inklusi digital.</p>
<p>Peluncuran resmi program ini berlangsung di Gedung SMESCO Jakarta, dan dihadiri oleh Menteri Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahhman, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, CEO Eramet Indonesia Jérôme Baudelet serta Sekretaris Jenderal Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Adelle Odelia Tanuri.</p>
<p>Berdasarkan data Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (<a href="https://www.depokpos.com/2025/06/jurus-syariah-umkm-akad-halal-untung-maksimal/">UMKM</a>), jumlah pelaku UMKM di Indonesia hingga Mei 2025 tercatat mencapai 57 juta unit usaha, termasuk jenis usaha Ultra Mikro (UMi). Dari total tersebut, 64,5% atau sekitar 37 juta unit usaha diantaranya dikelola oleh perempuan. Meskipun memiliki kontribusi yang signifikan, wirausaha ultra mikro perempuan masih menghadapi berbagai tantangan struktural, terutama dalam hal akses terhadap permodalan, pendampingan usaha, serta pemanfaatan teknologi digital. Saat ini, baru sekitar 12% UMKM yang telah sepenuhnya mengadopsi teknologi digital dalam operasional mereka.</p>
<p>“Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap pembangunan ekonomi yang inklusif melalui program Eramet Beyond, kami percaya bahwa pemberdayaan perempuan memiliki peran sentral dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih kuat dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, kami berharap program ini dapat menjawab tantangan kompleks yang dihadapi perempuan pemilik UMKM, seperti keterbatasan akses ke mentor, modal, jaringan, serta ekspektasi sosial,” ujar CEO Eramet Indonesia Jérôme Baudelet dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Selasa (24/06/2025).</p>
<p>Dengan tingginya jumlah wirausaha perempuan, Jérôme menyampaikan harapannya agar kolaborasi melalui program LAKSMI dapat membantu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi wirausaha perempuan, sekaligus memperkuat kapasitas dan pemberdayaan mereka di seluruh Indonesia.</p>
<p>Pada tahap awal, program LAKSMI akan memberikan pelatihan literasi keuangan dan pemasaran digital secara daring kepada 600 wirausaha perempuan ultra mikro di Jakarta dan Ternate. Di akhir program, sebanyak 75 peserta yang terpilih nantinya menerima hibah masing-masing senilai USD 500 atau setara Rp8 juta. Dana tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan. Proses seleksi dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, seperti peningkatan pengetahuan, partisipasi aktif, keterampilan digital, dan komitmen dalam mengembangkan usaha.</p>
<p>Sekretaris Jenderal YCAB Foundation Adellene Odelia Tanuri menyambut baik hadirnya kolaborasi dengan Eramet melalui kegiatan program LAKSMI. Program ini, kata dia, sangat sejalan dengan misi YCAB Foundation untuk memperkuat peran perempuan dalam ekonomi. “Kami percaya pemberdayaan ekonomi perempuan bukan sekadar soal penghasilan, melainkan tentang menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Perempuan yang berdaya akan memberikan dampak langsung pada anak-anak mereka, memperkuat keluarga, dan membangun komunitas yang lebih tangguh. Dari situlah perubahan dimulai, dan rantai kemiskinan bisa diputus,” Kata Adelle.</p>
<p>Dalam sambutannya, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi YCAB. Ia mengatakan saat ini pemerintah memiliki komitmen besar untuk memprioritaskan UMKM termasuk yang dikelola kelompok perempuan sebagai ikhtiar untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.</p>
<p>“Untuk itu, kami mengapresiasi program LAKSMI yang diinisiasi oleh YCAB dan semua pihak yang telah bersinergi dan berkolaborasi dalam kegiatan ini. Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa kemitraan perusahaan swasta dan organisasi yang strategis bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat Indonesia dalam memperkuat peran UMKM khususnya Pengusaha Mikro Perempuan,” kata Maman.</p>
<p>Program ini dirancang untuk memberikan dukungan berkelanjutan melalui penguatan kapasitas, peningkatan akses pembiayaan, pengembanganpeluang pasar, serta perluasan jejaring usaha.</p>
<p>”Saya berharap melalui program ini tidak hanya dapat memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dengan mengedepankan prinsip kesetaraan gender,” kata Menteri UMKM.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/eramet-indonesia-dan-ycab-dukung-usaha-perempuan-ultra-mikro-umi-lewat-program-pelatihan-wirausaha/">Eramet Indonesia dan YCAB Dukung Usaha Perempuan Ultra Mikro (UMi) Lewat Program Pelatihan Wirausaha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/images.bisnis.com/photos/2025/06/24/218586/1img_3183.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Jurus Syariah UMKM: Akad Halal, Untung Maksimal</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/jurus-syariah-umkm-akad-halal-untung-maksimal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2025 07:54:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi syariah]]></category>
		<category><![CDATA[syariah]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=88649</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Dalam rangka memperkuat ekosistem ekonomi syariah dan mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/jurus-syariah-umkm-akad-halal-untung-maksimal/">Jurus Syariah UMKM: Akad Halal, Untung Maksimal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Dalam rangka memperkuat ekosistem ekonomi syariah dan mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mengadopsi prinsip-prinsip muamalah Islam, Wakaf Warrior menghadirkan program edukatif bertajuk “Jurus Syariah UMKM: Akad Halal, Untung Maksimal.”</p>
<p>Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para pelaku UMKM tentang pentingnya penerapan akad-akad syariah dalam menjalankan kegiatan usaha, sekaligus menunjukkan bahwa prinsip syariah bukan hanya etis, tetapi juga mampu memberikan keuntungan yang berkelanjutan dan berkah.</p>
<p>“Hari ini menjadi hari fundamental untuk kita semua pelaku bisnis yang dimana tidak hanya mencari keuntungan secara duniawi akan tetapi akhirat menjadi salah satu yang harus diperhatikan juga dalam bermuamalah,” Ujar Herri Setiawan, Founder Wakaf Warrior.</p>
<p>Program kegiatan ini mencakup beberapa kegiatan, seperti Workshop Interaktif “Mengenal prinsip-prinsip akad muamalah seperti Mudharabah, Murabahah, Salam, Ijarah”, Studi kasus nyata “Praktik sukses pelaku UMKM yang sudah menerapkan akad syariah dalam bisnis mereka”, Sesi Konsultasi Bisnis “Peserta mendapatkan pendampingan secara langsung”</p>
<p>Dalam kegiatan ini mensorot beberapa pentingnya UMKM memperlakukan akad syariah untuk memaksimalkan keuntungan, sepert;</p>
<p>Transkasi Bebas Riba dan Gharar</p>
<p>Meningkatkan Kepercayaan Konsumen</p>
<p>Keberkahan dan Keberlanjutan Usaha</p>
<p>Keadlian dan transparansi</p>
<p>Terakhir dalam kegiatan ini, Wakaf Warrior mengajak untuk para pelaku UMKM untuk dapat melakukan penerapan-penerapan akad syariah di dalam usaha bisnisnya dikarenakan salah satu fondasi penting dalam membangun sistem ekonomi Islam yang adil dan etis.</p>
<p>Difta Zahran Musyary</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/jurus-syariah-umkm-akad-halal-untung-maksimal/">Jurus Syariah UMKM: Akad Halal, Untung Maksimal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Strategi UMKM Kuasai Pasar, dari Jualan Online di Atas Ranjang Sampai Ekspor</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/strategi-umkm-kuasai-pasar-dari-jualan-online-di-atas-ranjang-sampai-ekspor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 May 2025 05:34:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=87341</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Bermula dari perjalanan dinas ke Bandung, Robi Tanumiharja (30) tak menyangka akan jatuh...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/strategi-umkm-kuasai-pasar-dari-jualan-online-di-atas-ranjang-sampai-ekspor/">Strategi UMKM Kuasai Pasar, dari Jualan Online di Atas Ranjang Sampai Ekspor</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Bermula dari perjalanan dinas ke Bandung, Robi Tanumiharja (30) tak menyangka akan jatuh cinta pada kaktus dan sukulen. Saat itu ia masih bekerja sebagai marketing di sebuah perusahaan es krim asal China, membawahi wilayah dari Serang hingga Cirebon.</p>
<p>Namun semangat berwirausaha sudah tumbuh sejak lama. Sambil bekerja, ia terus mencoba berbagai bisnis.</p>
<p>“Saya sempat buka usaha ramen dan gelato—dua-duanya offline. Tapi karena saya masieh kerja, usahanya enggak jalan. Akhirnya gagal. Saya juga sempat dibohongi karyawan,” kenangnya saat ditemui Republika beberapa waktu lalu.</p>
<p>Di masa pandemi, ia menjual bungkus makanan secara daring. Penjualannya sempat meroket hingga ribuan pieces per hari. Namun ketika pabrik mulai menjual langsung ke konsumen, bisnisnya perlahan surut.</p>
<p>Pintu peluang terbuka saat ia mampir ke kebun-kebun sukulen di Bandung. Ia membeli satu kardus berisi 200 tanaman, membawanya ke Jakarta, lalu menjualnya lewat Shopee.</p>
<p>“Saya coba jual, langsung laku. Tanpa diapa-apain,” ujarnya.</p>
<p>Tak disangka, permintaan berdatangan. Tak hanya tanaman, para pembeli mulai menanyakan potnya. Ia pun berburu pot ke Purwakarta dan menjualnya kembali. Laku juga.</p>
<p>Namun di tengah geliat bisnisnya, Robi jatuh sakit. Ia didiagnosis mengalami fistula, penyakit langka yang membuatnya harus bed rest selama berbulan-bulan. Saat itu ia baru menikah dan kehilangan pekerjaan karena tak bisa lagi turun ke lapangan. Dari atas ranjang, bersama sang istri, ia mulai memikirkan cara bertahan.</p>
<p>“Istri usul, ‘Kalau ambil dari Bandung dan Purwakarta terus, enggak bisa. Mending kita produksi sendiri aja.’ Saya setuju,” katanya.</p>
<p>Dari sanalah lahir Rocl.id—usaha pot dan produk dekorasi berbahan dasar semen lokal. Ia mulai riset kompetitor, menetapkan target pasar, dan memulai produksi kecil-kecilan, hanya satu jenis pot pada awalnya.</p>
<p>“Kami pakai semen putih, dicairkan, dibentuk, lalu ditambah penguat semen. Sekali produksi butuh 3–4 jam. Sehari bisa habis 600 kg bahan, 12 kali produksi,” jelasnya.</p>
<p>Bahan bakunya dari merek Tiga Roda, cetakan ia ambil dari Jogja, dan desainnya banyak terinspirasi dari Pinterest. Kini Rocl.id memproduksi 5.000 unit per hari dengan sistem tiga shift. Produknya beragam: tatakan gelas, vas bunga, base botol, pump sabun, hingga lilin aromaterapi—semuanya diproduksi sendiri, termasuk wadah lilinnya. Harga jualnya berkisar Rp2.000–Rp14.000.</p>
<p>Usahanya berkembang pesat dan kini menjadi market leader di Shopee. Mereka menempati ruko tiga lantai: lantai 1 untuk produksi, lantai 2 gudang, lantai 3 finishing, dan lantai 4 khusus pesanan besar serta souvenir. Dari awalnya hanya 1–2 orang, kini timnya berjumlah 60 orang.</p>
<p>“Saya tanya satu-satu, ‘Kamu bisa apa selain packing?’ Ada yang ternyata bisa konten, ya saya ajak bikin konten untuk Rocl, brand kami,” kenangnya.</p>
<p>Untuk Shopee saja, mereka mengirim 500 resi per hari, dan bisa tembus 1.000 saat Lebaran. Estimasi omzet per resi sekitar Rp30.000. Ekspor pun mereka jalani—rutin 10 ribu vas ke Jepang setiap tiga bulan, serta pengiriman ke Malaysia lewat Shopee.</p>
<p>“Kami bukan jual makanan. Jadi harus bisa pasarin. Kalau enggak, barang enggak akan laku,” ujarnya.</p>
<p>Ia menargetkan penjualan tahunan naik 30 persen. “Kalau target Rp1 miliar per tahun, ya dibagi per hari. Kalau kurang, minggu depan harus dikejar. Naikin iklan, evaluasi kompetitor, dan riset produk lagi,” jelasnya.</p>
<p>Soal kompetitor yang meniru desainnya, ia mengaku santai. “Saya anggap itu motivasi buat terus riset dan cari produk baru. Yang penting bisa produksi sendiri supaya harga bisa ditekan dan tetap jadi yang termurah di Shopee.”</p>
<p>Shopee Indonesia pun turut berperan dalam mendukung perjalanan UMKM seperti Rocl.id. “Lingkungan yang inklusif dan mendukung sejak awal berbisnis merupakan kunci untuk mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan,” ujar Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia Satrya Pinandita.</p>
<p>“Kami merasa bangga bisa menjadi bagian dari banyak kisah kesuksesan UMKM dan brand lokal. Menyaksikan mereka terus berkembang dan berinovasi&#8230; memotivasi kami untuk terus memberikan dukungan terbaik,” lanjutnya.</p>
<p>Pengamat ekonomi Ryan Kiryanto menambahkan, potensi e-commerce di Indonesia sangat besar, terutama dengan datangnya bonus demografi. “Prospek e-commerce ke depan sangat menjanjikan karena kita menyongsong booming bonus demografi,” ujarnya.</p>
<p>Namun, ia menekankan pentingnya infrastruktur dan literasi digital. “E-commerce ini kita enggak kenal batas wilayah, bisa jual ke China, Vietnam, bahkan Eropa. Tapi mekanisme tata layanan harus disiapkan,” kata Ryan.</p>
<p>Ia juga menegaskan perlunya peran aktif pemerintah. “Ini tugas Kementerian UMKM dan Kementerian Kominfo untuk mengedukasi mayoritas UMKM yang belum onboarding. Mereka belum terlibat karena belum dirangkul dan didampingi,” tegasnya.</p>
<p>Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyatakan, pemerintah siap memberi subsidi bunga hingga 5 persen bagi UMKM padat karya. Sementara Menteri UMKM Mamam Abdurrahman menekankan pentingnya adaptasi digital di kalangan pedagang.</p>
<p>“Arus globalisasi dan digitalisasi tidak bisa kita elak lagi. Supaya pedagang tidak sekadar menggunakan cara tradisional, tapi juga secara digital,” ujarnya.</p>
<p>Kisah Robi dan Rocl.id adalah bukti bahwa transformasi digital bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Dengan kreativitas, konsistensi, dan keberanian, seorang pemuda yang dulu menjual tanaman dari kardus kini memimpin bisnis dekorasi rumah berbasis platform digital.</p>
<p>“UMKM bisa naik asal kreatif, punya target, dan konsisten,” tutur Robi.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/strategi-umkm-kuasai-pasar-dari-jualan-online-di-atas-ranjang-sampai-ekspor/">Strategi UMKM Kuasai Pasar, dari Jualan Online di Atas Ranjang Sampai Ekspor</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/mms.img.susercontent.com/sg-11134210-7rcf7-lrix8kqzpevrc7@resize_ss700x700?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
