<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tropicana Slim &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<atom:link href="https://majalahekonomi.com/tag/tropicana-slim/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<description>Majalah Ekonomi dan Bisnis</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Apr 2025 00:39:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/w_100,h_100,c_fill,g_auto/f_auto,q_auto/v1725623573/MEfav/MEfav.jpg?_i=AA</url>
	<title>Tropicana Slim &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tropicana Slim Gandeng Komunitas PoundFit di 41 Kota Se-Indonesia</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/tropicana-slim-gandeng-komunitas-poundfit-di-41-kota-se-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2025 00:39:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Tropicana Slim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=79371</guid>

					<description><![CDATA[Usai momen lebaran yang identik dengan hidangan manis dan gurih, Tropicana Slim kembali hadir untuk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em><strong>Usai momen lebaran yang identik dengan hidangan manis dan gurih, Tropicana Slim kembali hadir untuk mengedukasi pentingnya menjaga pola makan dan tetap aktif bergerak lewat kampanye tahunannya #BeatDiabetes. Kali ini, Tropicana Slim mengajak ribuan masyarakat lewat kolaborasinya dengan berbagai komunitas olahraga PoundFit di 41 kota seluruh se-Indonesia.</strong></em></p></blockquote>
<p><a href="https://majalahekonomi.com/"><b>MAJALAH EKONOMI </b></a>— Tropicana Slim sebagai brand kepercayaan masyarakat Indonesia untuk mendukung gaya hidup sehat, khususnya dalam menjaga asupan gula, garam, dan lemak, kembali menggelar kampanye tahunan bertajuk #BeatDiabetes.</p>
<p>Sejak Januari lalu, Tropicana Slim telah menggelar Road to #BeatDiabetes dengan edukasi kesehatan dan cek gula darah gratis di 41 kota, dan hari ini acara puncak #BeatDiabetes digelar serentak melibatkan hampir 3,000 partisipan.</p>
<p>Dalam memperingati Hari Kesehatan Sedunia pada 7 April lalu dan bertepatan dengan pasca momen libur hari raya, Tropicana Slim mengangkat topik “Anti LEBAR-an, Setelah Lebaran” untuk mengajak masyarakat kembali bijak memilih dan mengkonsumsi makanan, setelah sebelumnya berlebihan pada momen libur lebaran.</p>
<p>Tropicana Slim juga menggandeng berbagai komunitas PoundFit di berbagai daerah Indonesia, termasuk M2M Management, agar peserta bisa aktif bergerak dengan cara menyenangkan sebagai bagian dari pola hidup sehat. Selain berolahraga Poundfit, Tropicana Slim juga mengajak masyarakat Bogor untuk memilih makanan yang lebih sehat dan rendah kalori. Tropicana Slim bersama Ruang Mekarya memberikan workshop pembuatan kue rendah kalori yang dikolaborasikan dengan produk Tropicana Slim.</p>
<p>Noviana Halim selaku Brand Manager Tropicana Slim mengatakan “Kampanye #BeatDiabetes telah kami lakukan secara konsisten sejak 2018 sebagai bentuk komitmen Tropicana Slim dalam mengedukasi hidup sehat dan mengurangi risiko diabetes. Puncak #BeatDiabetes menggandeng berbagai komunitas dan organisasi kesehatan, dengan rangkaian acara meliputi olahraga PoundFit, edukasi kesehatan bersama dokter, dan pemeriksaan kesehatan gratis untuk mendukung deteksi dini diabetes.”</p>
<p>Meskipun hanya 1-2 hari perayaan Idul Fitri, mengkonsumsi makanan dan cemilan secara berlebihan mempengaruhi asupan kalori yang dapat berkaitan dengan kenaikan berat badan . Buktinya, terdapat penelitian yang menunjukkan bagaimana mayoritas dari mereka yang mengalami penurunan berat badan setelah berpuasa, ternyata mengalami kenaikan kembali berat badan saat berat badan diukur 1 bulan kemudian .</p>
<p>dr. Vikie Nouvrisia Anandaputri M. Gizi. Sp. GK, Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Mayapada Bogor, menyampaikan, “Masa liburan memang sering dikaitkan dengan peningkatan suasana hati dan penurunan stres. Namun, di balik manfaat ini, terdapat efek samping yang perlu diwaspadai, yaitu kenaikan berat badan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa waktu libur berkaitan dengan kenaikan berat badan rata-rata sebesar 0.37 kg hingga 2.3 kg, dimana bagi mereka yang memiliki berat badan berlebih ternyata cenderung mengalami kenaikan berat badan yang lebih tinggi . Hal ini dikarenakan asupan kalori yang cenderung meningkat selama liburan, salah satunya akibat konsumsi makanan tinggi gula dan lemak dalam jumlah lebih banyak dari biasanya.”</p>
<p>Menyikapi kebiasaan konsumsi makanan secara berlebihan saat hari raya, dr. Vikie Nouvrisia Anandaputri M. Gizi. Sp. GK menekankan bahwa meski angka kenaikan berat badan terlihat kecil, namun bisa berkontribusi pada peningkatan berat badan tahunan hingga 51%3 dan jika tidak dikontrol, dapat berujung pada risiko obesitas dan penyakit terkait, seperti diabetes. “Diperlukan pola makan yang baik untuk menurunkan berat badan, dengan menjaga mengurangi asupan kalori berlebih tanpa mengorbankan nutrisi penting. Masyarakat dapat mulai dengan mengurangi porsi makan secara bertahap, pilih makanan dan minuman rendah GGL (gula, garam, lemak), serta konsumsi cukup protein dan lebih banyak serat untuk membantu rasa kenyang lebih lama.&#8221;</p>
<p>Pada acara puncak di Jakarta, Donna Agnesia selaku selebriti turut berbagi inspirasi gaya hidup sehatnya, ”Selain atur pola makan, rutin olahraga juga jadi hal penting untuk dilakukan dalam menjaga berat badan saya tetap ideal. Supaya bisa konsisten, kita bisa lho memilih olahraga yang menyenangkan bagi kita dan melakukannya bersama keluarga atau teman, sehingga olahraga tidak terasa seperti beban dan bisa lebih seru. Saya pribadi menyukai yoga atau jalan cepat bersama keluarga. Apalagi, World Health Organization juga telah merekomendasikan untuk kita melakukan minimal 150 menit olahraga aerobik intensitas sedang per minggu, atau 75 menit olahraga aerobik intensitas tinggi, yang dikombinasikan dengan minimal 2 kali latihan beban per minggu. Jangan lupa sempatkan dan atur jadwalnya secara rutin supaya bisa menjadi kebiasaan. Selain itu, selalu batasi asupan gula dan lemak. Dalam hal ini, produk minuman Tropicana Slim seperti Almond Banana, Almond Coklat, Oat Drink Vanilla, Oat Drink Cantaloupe, dan Collagen Shot yang diformulasi bebas gula, rendah lemak, dan tinggi serat benar-benar solusi buat aku dan keluarga.”</p>
<p>Melalui kampanye ini, Tropicana Slim ingin menginspirasi masyarakat agar lebih cermat mengatur asupan makanan serta konsisten menjalankan gaya hidup aktif. Dengan kolaborasi bersama komunitas, Tropicana Slim berharap gerakan #BeatDiabetes bisa terus menjadi gerakan yang berdampak luas.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/asset-2.tstatic.net/palembang/foto/bank/images/Tropicana-2.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Diabetes Internasional: Sinergi Sehat Tropicana Slim Bersama Lebih dari 40.000 Peserta di 41 Kota untuk Cegah dan Lawan Diabetes</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/peringati-hari-diabetes-internasional-sinergi-sehat-tropicana-slim-bersama-lebih-dari-40-000-peserta-di-41-kota-untuk-cegah-dan-lawan-diabetes/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Nov 2024 03:41:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Tropicana Slim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=76561</guid>

					<description><![CDATA[MAJALAH EKONOMI &#8211; Memasuki tahun emasnya yang ke-50, Tropicana Slim sebagai brand kepercayaan masyarakat Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com/"><strong>MAJALAH EKONOMI</strong></a> &#8211; Memasuki tahun emasnya yang ke-50, Tropicana Slim sebagai brand kepercayaan masyarakat Indonesia untuk mendukung gaya hidup sehat, khususnya dalam menjaga asupan gula, garam, dan lemak, kembali menggelar kampanye tahunan bertajuk #Hands4Diabetes, dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia pada 14 November lalu. Berkolaborasi dengan RSUI (Rumah Sakit Universitas Indonesia), #Hands4Diabetes tahun ini mengangkat tema “Jaga Kualitas Hidup Diabetesi” untuk mengajak dan merangkul seluruh masyarakat, baik para diabetesi maupun yang se hat, untuk bersama-sama menjaga kualitas hidup dengan menjalankan pola hidup sehat.</p>
<p>Noviana Halim selaku Brand Manager Tropicana Slim mengatakan “Selama 50 tahun, Tropicana Slim terus berinovasi menghadirkan rangkaian produk yang bisa mendukung gaya hidup sehat masyarakat, dengan rasa yang tetap enak. Produk kami dirancang khusus agar aman bagi diabetesi maupun mereka yang ingin menjaga kesehatan. Tropicana Slim juga melakukan berbagai inisiatif dan program untuk mendukung dan meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat, termasuk melalui kampanye #Hands4Diabetes ini.”</p>
<p><img width="756" height="522" fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-post-76561 wp-image-76568 size-full" src="data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciIHdpZHRoPSI3NTYiIGhlaWdodD0iNTIyIj48cmVjdCB3aWR0aD0iMTAwJSIgaGVpZ2h0PSIxMDAlIj48YW5pbWF0ZSBhdHRyaWJ1dGVOYW1lPSJmaWxsIiB2YWx1ZXM9InJnYmEoMTUzLDE1MywxNTMsMC41KTtyZ2JhKDE1MywxNTMsMTUzLDAuMSk7cmdiYSgxNTMsMTUzLDE1MywwLjUpIiBkdXI9IjJzIiByZXBlYXRDb3VudD0iaW5kZWZpbml0ZSIgLz48L3JlY3Q+PC9zdmc+" alt="" data-public-id="IMG-20241110-WA0007_copy_756x522/IMG-20241110-WA0007_copy_756x522.jpg" data-format="jpg" data-transformations="f_auto,q_auto" data-version="1731210893" data-seo="1" data-responsive="1" data-size="756 522" data-delivery="upload" onload=";window.CLDBind?CLDBind(this):null;" data-cloudinary="lazy" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Program kampanye #Hands4Diabetes diselenggarakan di 41 kota di seluruh Indonesia dan melibatkan berbagai komunitas dan organisasi kesehatan, dengan rangkaian acara meliputi fun walk, senam sehat, edukasi kesehatan bersama dokter, hingga pemeriksaan kesehatan gratis untuk mendukung deteksi dini diabetes,” tambah Noviana.</p>
<p>Data Survey Kesehatan Indonesia 2023 mengungkapkan, penyakit tidak menular (PTM), termasuk diabetes, menyumbang hingga 72 % dari total kematian di Indonesia . Selain itu, adanya peningkatan prevalensi diabetes antara tahun 2018 hingga 2023 semakin mempertegas pentingnya langkah preventif dan upaya deteksi dini.</p>
<p>dr Agoes Kooshantoro, SpPD, KKV, FINASIM Dokter Sppesialis Penyakit Dalam RS Hermina menyampaikan, “Data International Diabetes Federation pada tahun 2021 menunjukkan bahwa Indonesia kini menempati peringkat ketiga dalam jumlah penderita diabetes yang tidak terdiagnosis. Kondisi ini memperparah krisis kesehatan karena diabetes merupakan ‘ibu’ dari berbagai penyakit komplikasi lainnya yang tidak dapat disembuhkan, terlebih lagi diabetes kini kerap menyerang kelompok usia yang lebih muda. Masyarakat harus segera menyadari pentingnya deteksi dini dan upaya menjalankan pola hidup sehat sedini mungkin.”</p>
<p>Menyikapi kebiasaan konsumsi gula yang tinggi di Indonesia, dr Agoes Kooshantoro, SpPD, KKV, FINASIM menggarisbawahi bahwa untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang lebih optimal, World Health Organization (WHO) merekomendasikan batas harian konsumsi gula sebesar 25 gram atau setara dengan dua sendok makan. “Sayangnya, jumlah ini kerap terlampaui karena masih banyak orang Indonesia yang sering mengonsumsi makanan dan minuman manis. Data Survei Kesehatan Indonesia di tahun 2023 menunjukkan bahwa 47,5 % orang Indonesia mengonsumsi minuman manis minimal 1 kali per hari. Mereka yang mengonsumsi minuman manis tinggi gula 1-2 saji per hari, berisiko 26% lebih besar terkena diabetes . Belum lagi dengan ancaman obesitas dan penumpukan lemak yang dihadapi oleh mereka yang sering mengonsumsi makanan atau minuman manis, dimana kegemukan juga menjadi faktor risiko diabetes tipe 2. Oleh karena itu, menjaga asupan gula sebagai bagian dari pola makan sehat sangatlah penting untuk menekan risiko diabetes dan untuk penderita diabetes, salah satunya dengan memilih alternatif pemanis rendah kalori.&#8221;</p>
<p>Darius Sinathrya dan Donna Agnesia selaku pasangan selebriti yang saat ini menjadi bintang iklan Tropicana Slim turut berbagi inspirasi gaya hidup sehat, ”Kami mengapresiasi kehadiran produk-produk bebas gula dan rendah kalori dari Tropicana Slim, yang membantu kami tetap dapat menikmati makanan manis tanpa khawatir akan asupan gula harian. Di rumah, kami menghindari gorengan dan lebih memilih menumis lauk dan sayur dengan Extra Virgin Olive Oil Tropicana Slim. Keseimbangan nutrisi, olahraga teratur, dan istirahat cukup menjadi kunci hidup sehat yang kami terapkan bersama keluarga, sehingga kami bisa menikmati hidup sehat berkualitas hingga tua nanti.”</p>
<p>dr. Rudy Kurniawan Sp.PD, MM, MARS, Dip.TH, FRSPH, pendiri Komunitas Sobat Diabet juga menekankan pentingnya menjaga kualitas hidup, baik bagi yang sehat, maupun yang sudah terkena diabetes, ”Pastikan kita memiliki berat badan yang ideal. Data menunjukkan bahwa dengan mengurangi berat badan sebanyak 1 kilogram, dapat menurunkan risiko diabetes hingga 16% pada mereka yang memiliki berat badan berlebih dan kondisi prediabetes . Selain itu, batasi juga asupan gula, garam, dan lemak, serta kontrol asupan kalori yang masuk sebagai bagian dari pola makan sehat untuk menghindari risiko kegemukan dan diabetes. Jangan lupa juga untuk lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari.”</p>
<p>Sebagai bagian dari kampanye, Tropicana Slim bekerja sama dengan Alfagift, aplikasi belanja online terkemuka di Indonesia, guna mendukung masyarakat mendapatkan produk sehat Tropicana Slim dengan mudah. Konsumen juga dapat menikmati harga spesial pembelian produk Tropicana Slim di Alfagift dengan berbagai program promosinya, dan pastinya gratis ongkir tanpa batas yang menjadikan gaya hidup sehat semakin terjangkau bagi semua.</p>
<p>Persadia kota Depok yang juga merupakan kolaborator peserta pada acara ini juga menyampaikan, acara yang diadakan oleh Tropicana Slim ini sangat membantu dalam memberi wadah anggotanya dan para diabetesi dalam melawan penyakit diabetes. Mereka juga berharap acara seperti ini akan dapat terus diadakan agar dapat terus membantu dalam mengedukasi masyarakat tentang penyakit diabetes ini.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/f_auto,q_auto/v1731210797/IMG-20241110-WA0009_copy_837x491/IMG-20241110-WA0009_copy_837x491.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Hipertensi Sedunia, Tropicana Slim Gelar Kampanye Beat Hypertension dan Cek Tensi Massal Serentak di 42 Kota Se-Indonesia</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/peringati-hari-hipertensi-sedunia-tropicana-slim-gelar-kampanye-beat-hypertension-dan-cek-tensi-massal-serentak-di-42-kota-se-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 May 2024 03:10:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Hipertensi Sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[Tropicana Slim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=68907</guid>

					<description><![CDATA[Tropicana Slim mengajak masyarakat Indonesia untuk tingkatkan kesadaran dalam mencegah, melakukan deteksi dini, dan mengendalikan hipertensi, melalui kampanye Beat Hypertension 2024]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> – Memperingati Hari Hipertensi Sedunia yang jatuh pada 17 Mei, Tropicana Slim mengajak masyarakat Indonesia untuk tingkatkan kesadaran dalam mencegah, melakukan deteksi dini, dan mengendalikan hipertensi, melalui kampanye Beat Hypertension 2024.</p>
<p>Dalam pelaksanaan program ini, Tropicana Slim turut menggandeng InaSH (Indonesia Society of Hypertension), OMRON, dan Shopee. Sebagai penyakit yang seringkali timbul tanpa adanya gejala dan dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan organ lainnya, hipertensi umum dikenal sebagai silent killer atau pembunuh senyap.</p>
<p>Hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan penyakit lainnya yang membutuhkan pembiayaan kesehatan yang sangat besar dan bahkan menyebabkan kematian.</p>
<p>Saat ini, fakta menunjukkan bahwa hipertensi tidak lagi penyakit yang hanya diderita oleh orang tua, namun juga dapat menyerang kalangan usia yang lebih muda. Di Indonesia, terdapat 20% orang berusia 25-34 tahun dan lebih dari 30% orang yang berusia 35-44 tahun yang mengalami hipertensi berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah.</p>
<p>Noviana Halim, Brand Manager Tropicana Slim, menyinggung masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat Indonesia untuk mengontrol jumlah asupan garam harian dan melakukan pengecekan tekanan darah secara rutin.</p>
<p>&#8220;Maka edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melakukan pencegahan hipertensi sedini mungkin perlu terus digalakkan. Sebagai brand yang telah menemani dan menginspirasi keluarga Indonesia selama 50 tahun melalui serangkaian produk sehat dan bercita rasa tinggi, kegiatan Beat Hypertension merupakan wujud komitmen kami dalam mengampanyekan gaya hidup sehat lawan hipertensi, bersama berbagai mitra strategis, yang menargetkan 10,000 peserta di 42 titik seluruh Indonesia,” jelas Noviana Halim.</p>
<p>Noviana juga mengingatkan terkait pola makan tinggi garam, faktanya asupan garam rata-rata masyarakat dunia diperkirakan 10.8 gram per hari, dua kali lipat lebih banyak dari rekomendasi WHO, yaitu maksimal 5 gram garam per hari (setara satu sendok teh per hari).</p>
<p>Konsumsi garam berlebih ini dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko hipertensi. Oleh karena itu, Ia menyarankan untuk memerhatikan label makanan dan memasak sendiri di rumah sebagai salah satu alternatif untuk mendukung pola makan yang lebih sehat.</p>
<p>&#8220;Namun, kita harus waspada dengan garam tersembunyi pada kondimen yang kerap kita tambahkan pada makanan (saus, kecap, dan bumbu). Sebagai alternatif, produk kondimen lebih rendah garam Tropicana Slim, seperti kecap manis, kecap asin, kaldu jamur, saus tiram, dan berbagai produk lebih rendah garam lainnya yang kami miliki, dapat bermanfaat membantu masyarakat Indonesia mengontrol asupan garam harian tanpa perlu mengorbankan rasa masakan,” tambah Noviana Halim.</p>
<p>Sementara Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia, dr. Eka Harmeiwaty, Sp. N menyampaikan, abhwa berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah, satu di antara tiga orang Indonesia menderita hipertensi dan ironisnya masih banyak yang tidak menyadari bahwa dirinya hipertensi karena hanya sekitar satu dari delapan orang dewasa Indonesia yang rutin mengukur tekanan darah3.</p>
<p>Ia menambahkan, jika cepat terdeteksi dan ditangani, penderita hipertensi dapat mengurangi risiko berbagai komplikasi, seperti penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, dan kerusakan organ lainnya. Ada dua faktor penyebab hipertensi, yaitu faktor bawaan dan faktor gaya hidup.</p>
<p>&#8220;Untuk faktor bawaan, seperti usia dan keturunan, tentunya sulit untuk dikendalikan. Namun, faktor gaya hidup adalah faktor yang masih bisa dikelola untuk menurunkan risiko terkena hipertensi. Yang menarik, pola hidup yang tidak sehat, yang seharusnya mampu kita kendalikan, berperan besar dalam memengaruhi risiko hipertensi mulai dari konsumsi garam berlebih, obesitas, hingga kurang aktivitas fisik,” tegas dr. Eka Harmeiwaty.</p>
<p>“Jangan lupa cek tekanan darah untuk deteksi dini hipertensi. Bagi masyarakat yang berusia di bawah 40 tahun disarankan melakukan cek tekanan darah setiap 3-5 tahun sekali. Sementara itu, bagi mereka yang berusia di bawah 40 tahun namun memiliki faktor risiko, misalnya obesitas, dianjurkan untuk mengecek setiap tahun. Setelah berusia di atas 40 tahun, pengecekkan tekanan darah lebih rutin sangat disarankan, apalagi jika memiliki masalah kesehatan kronis,” tambah dr. Eka.</p>
<p>Melalui platform yang dimiliki, Tropicana Slim konsisten menyampaikan edukasi seputar hipertensi, salah satunya melalui kanal websitenya, <em>https://www.tropicanaslim.com/detail-informasi-kesehatan/hipertensi</em>.</p>
<p>Adapun rangkaian program Beat Hypertension 2024, meliputi talkshow dengan dokter, pengecekan tekanan darah massal bersama OMRON sebagai upaya deteksi dini hipertensi, food tasting menu sehat rendah garam, hingga memberikan tips cerdas cegah hipertensi dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk video “10 Smart Tips to Beat Hypertension” yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat melalui <em>https://bit.ly/Video10TipsBeatHypertension</em>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
