<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rudi Samin &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<atom:link href="https://majalahekonomi.com/tag/rudi-samin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<description>Majalah Ekonomi dan Bisnis</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jul 2024 00:56:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/w_100,h_100,c_fill,g_auto/f_auto,q_auto/v1725623573/MEfav/MEfav.jpg?_i=AA</url>
	<title>Rudi Samin &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tertipu Arisan Bodong, Puluhan Artis Depok Rugi Milyaran</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/tertipu-arisan-bodong-puluhan-artis-depok-rugi-milyaran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2024 00:56:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Arisan Bodong]]></category>
		<category><![CDATA[Penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[Rudi Samin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72688</guid>

					<description><![CDATA[Korban dugaan penipuan arisan bodong  sekitar 70 orang dengan nilai setoran bervariasi mulai dari Rp8 juta, Rp10 juta, Rp100 juta hingga Rp500 juta ke pelaku]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Korban dugaan penipuan arisan bodong  sekitar 70 orang dengan nilai setoran bervariasi mulai dari Rp8 juta, Rp10 juta, Rp100 juta hingga Rp500 juta ke pelaku</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Puluhan penyanyi atau biduan asal Depok didampingi kuasa hukumnya membuat laporan dugaan penipuan arisan bodong ke Polres Metro Depok. Kerugian akibat arisan bodong itu ditaksir mencapai Rp3,5 miliar.</p>
<p>Kuasa hukum korban, Rudi Samin mengungkapkan korban yang rata-rata berprofesi sebagai biduan tersebut menyetor uang ke pelaku dugaan penipuan berinisial SP.</p>
<p>&#8220;SP biduan juga, tinggal di Cilodong. Modus penipuan ini kayak arisan, uangnya masuk tapi tidak bisa dikembalikan, dan tidak menerima,&#8221; kata Rudi Samin usai membuat laporan di Polres Metro Depok, Senin, 22 Juli 2024.</p>
<p>Korban dugaan penipuan arisan bodong  sekitar 70 orang dengan nilai setoran bervariasi mulai dari Rp8 juta, Rp10 juta, Rp100 juta hingga Rp500 juta ke pelaku.</p>
<p>&#8220;Total kerugian diperkirakan mencapai Rp3,5 miliar,&#8221; kata Rudi Samin.</p>
<p>Praktik arisan bodong tersebut berlangsung sejak Januari 2024. Korban membongkar kasus ini karena janji pelaku tidak kunjung ditepati, sehingga mereka sepakat melapor ke polisi.</p>
<p>&#8220;Rata-rata korbannya ini adalah orang susah, di dalamnya ini ada uang anak yatim, ada uang orang yang mau melahirkan, ada yang keluarganya cacat,&#8221; katanya.</p>
<p>Mantan Ketua Pemuda Pancasila Kota Depok ini mengatakan membantu korban penipuan itu secara sukarela alias pro bono. Dia merasa terpanggil untuk membela mereka sebagai sesama pecinta musik.</p>
<p>&#8220;Semua bukti kita ada, sebelum dilaporkan ke polisi. Kami sempat berulang kali melayangkan somasi terhadap pelaku, sayangnya tidak digubris dan akhirnya kami membuat laporan ke Polres Metro Depok,&#8221; ucap Rudi Samin.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/statik.tempo.co/data/2024/07/23/id_1321227/1321227_720.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
