<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Prof. Arif Satria &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<atom:link href="https://majalahekonomi.com/tag/prof-arif-satria/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<description>Majalah Ekonomi dan Bisnis</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Jul 2024 04:02:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/w_100,h_100,c_fill,g_auto/f_auto,q_auto/v1725623573/MEfav/MEfav.jpg?_i=AA</url>
	<title>Prof. Arif Satria &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>ICMI Sebut Sistem Politik Indonesia Perlu Evaluasi Total</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/icmi-sebut-sistem-politik-indonesia-perlu-evaluasi-total/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jul 2024 04:02:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[ICMI]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Arif Satria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71546</guid>

					<description><![CDATA[Sistem politik Indonesia saat ini semakin bias hanya untuk mereka yang berduit karena demokrasi yang semakin mahal]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Prof. Arif Satria mengemukakan sistem politik Indonesia perlu dievaluasi secara total agar cita-cita membangun peradaban bangsa dapat tercapai.</p>
<p>&#8220;Menurut saya, setelah melihat secara menyeluruh berjalannya sistem politik kita, terlihat makin tidak inklusif dan harus ada evaluasi total untuk memperbaikinya,&#8221; kata Arif dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.</p>
<p>Rektor IPB itu melihat pelaksanaan demokrasi Indonesia semakin mahal. Kondisi ini berujung pada praktik politik yang semakin kurang inklusif.</p>
<p>Menurut dia, sistem politik Indonesia saat ini semakin bias hanya untuk mereka yang berduit karena demokrasi yang semakin mahal.</p>
<p>Selain itu, pendekatan transaksional dalam praktik politik selama ini semakin menjauh dari high politics.</p>
<p>&#8220;Bahkan pemilihan legislatif menjadi ajang jor-joran politik uang,&#8221; ujar Arif.</p>
<p>Melihat kondisi tersebut, Arif mengkhawatirkan akan terjadi pergeseran budaya politik yang cenderung materialistis dan hanya berpihak kepada politisi dengan dukungan modal finansial besar.</p>
<p>&#8220;Saya khawatir, lama-kelamaan sistem seperti ini akan terbentuk budaya politik yang cenderung materialistis. Hanya mereka dengan modal besar atau didukung investor bermodal besar yang dapat eksis dalam perpolitikan,&#8221; katanya.</p>
<p>Arif mengatakan keadaan demikian jelas kontraproduktif dengan cita-cita membangun peradaban bangsa yang seharusnya politik adalah alat untuk membangun peradaban, bukan sekadar perebutan kekuasaan tanpa gagasan.</p>
<p>Solusi atas keadaan itu adalah melakukan evaluasi total sistem politik Indonesia agar bangsa Indonesia kembali kepada cita-cita para pendiri Republik Indonesia.</p>
<p>&#8220;Politik adalah institusi untuk memperjuangkan terwujudnya cita-cita bangsa Indonesia,&#8221; katanya.</p>
<p>Gagasan ini disampaikan Arif pada diskusi politik bertema &#8220;Pilkada 2024 dan masa depan demokrasi lokal&#8221; di Jakarta, Jumat (5/7).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/icmi.id/assets/img/content_image/1641445515_prof_arif.png?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
