<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PGE Arsip - MAJALAH EKONOMI</title>
	<atom:link href="https://majalahekonomi.com/tag/pge/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahekonomi.com/tag/pge/</link>
	<description>Majalah Ekonomi dan Bisnis</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Mar 2026 07:05:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/w_100,h_100,c_fill,g_auto/f_auto,q_auto/v1725623573/MEfav/MEfav.jpg?_i=AA</url>
	<title>PGE Arsip - MAJALAH EKONOMI</title>
	<link>https://majalahekonomi.com/tag/pge/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pertamina Geothermal Energy Serahkan Dokumen Teknis PLTP Bukit Daun ke PLN</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/pertamina-geothermal-energy-serahkan-dokumen-teknis-pltp-bukit-daun-ke-pln/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 07:05:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[PGE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=97171</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) kembali mencatatkan tonggak penting dalam pengembangan panas bumi nasional</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/pertamina-geothermal-energy-serahkan-dokumen-teknis-pltp-bukit-daun-ke-pln/">Pertamina Geothermal Energy Serahkan Dokumen Teknis PLTP Bukit Daun ke PLN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) kembali mencatatkan tonggak penting dalam pengembangan panas bumi nasional melalui proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Bukit Daun berkapasitas 2&#215;25 megawatt (MW) dan 2&#215;5 MW. PGE telah menyerahkan dokumen teknis proyek kepada PT PLN (Persero) di Jakarta, Selasa (24/2/2026), sebagai bagian dari tahapan menuju realisasi proyek.</p>
<p>Penyerahan dokumen ini menjadi fase krusial dalam pengembangan PLTP Bukit Daun, sekaligus menandai kesiapan PGE untuk melangkah ke tahap konstruksi dan operasi komersial. Dokumen tersebut merupakan persyaratan utama dalam proses evaluasi PLN untuk pembelian tenaga listrik dari pembangkit Energi Baru dan Terbarukan (EBT) melalui skema total proyek yang dituangkan dalam Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL). Melalui tahapan ini, proyek Bukit Daun memasuki proses penilaian menyeluruh dari sisi teknis, keekonomian, hingga kesiapan integrasi ke sistem kelistrikan.</p>
<p>Langkah ini sekaligus menegaskan kontribusi PGE dalam mendukung target perluasan kapasitas pembangkit berbasis EBT hingga 76 persen pada periode 2025–2034 sebagaimana tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL). PLTP Bukit Daun juga termasuk dalam daftar potensi panas bumi yang tengah memasuki tahapan kajian lanjutan, sehingga pengembangannya menjadi bagian penting dalam memperkuat bauran energi bersih nasional.</p>
<p>Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Edwil Suzandi mengatakan, PLTP Bukit Daun akan memperkuat keandalan sistem kelistrikan Bengkulu dan sekitarnya, sekaligus mendukung peningkatan bauran energi bersih nasional.</p>
<p>“PGE terus mendorong percepatan pengembangan potensi panas bumi Bukit Daun sebagai bagian dari komitmen memperluas pemanfaatan energi bersih di Indonesia. Sejak 2017, proses eksplorasi di area ini telah berjalan untuk mengoptimalkan sumber daya di area Hululais. Dengan semakin kuatnya dorongan pemerintah terhadap peningkatan bauran EBT, kami menilai momentum saat ini tepat untuk melakukan akselerasi pengembangan. Kami optimistis langkah ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga meningkatkan pendapatan daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui multiplier effect yang nyata bagi masyarakat. Ini sejalan dengan visi kami dalam menjadi world leading geothermal producer dan geothermal center of excellence,” ujar Edwil.</p>
<p>Selanjutnya, PGE bersama PLN akan melanjutkan evaluasi teknis dan komersial secara lebih mendalam, mencakup kajian reservoir, perancangan fasilitas produksi, hingga skema interkoneksi ke sistem kelistrikan regional. Tahapan ini menjadi fondasi penting untuk memastikan proyek berjalan secara ekonomis, andal, serta berkelanjutan dalam jangka panjang.</p>
<p>Proyek PLTP Bukit Daun berada di dalam Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Hululais yang mencakup Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. Kawasan tersebut merupakan salah satu potensi panas bumi strategis di Sumatra yang berada pada sistem gunung berapi nonaktif dengan karakteristik geologi yang mendukung terbentuknya sumber daya panas bumi. Di wilayah yang sama, PGE juga tengah mengembangkan PLTP Hululais Unit 1 dan 2 berkapasitas 110 MW sebagai bagian dari penguatan portofolio dan komitmen jangka panjang Perseroan dalam transisi energi nasional.</p>
<p>Saat ini, PGE mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 MW yang tersebar di enam wilayah operasi serta mengembangkan sejumlah proyek strategis lainnya, termasuk proyek co-generation bersama PLN Indonesia Power dengan total kapasitas mencapai 230 MW.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/pertamina-geothermal-energy-serahkan-dokumen-teknis-pltp-bukit-daun-ke-pln/">Pertamina Geothermal Energy Serahkan Dokumen Teknis PLTP Bukit Daun ke PLN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/www.pge.pertamina.com//media/Uploads/berita/WhatsApp%20Image%202026-02-13%20at%2015.38.20.jpeg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Peran sebagai World Leading Geothermal Producer Company, PGE Dukung Proyek Green Terminal Tanjung Sekong</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/perkuat-peran-sebagai-world-leading-geothermal-producer-company-pge-dukung-proyek-green-terminal-tanjung-sekong/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 12:19:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[PGE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=97016</guid>

					<description><![CDATA[<p>CILEGON &#8211; PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) memperkuat perannya sebagai world leading...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/perkuat-peran-sebagai-world-leading-geothermal-producer-company-pge-dukung-proyek-green-terminal-tanjung-sekong/">Perkuat Peran sebagai World Leading Geothermal Producer Company, PGE Dukung Proyek Green Terminal Tanjung Sekong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CILEGON</strong> &#8211; PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) memperkuat perannya sebagai world leading geothermal producer company melalui dukungan pada inisiatif Green Terminal Tanjung Sekong. Dukungan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Kick Off ESG Initiative Green Terminal Tanjung Sekong di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten (11/02/2026). Keterlibatan ini menegaskan kontribusi PGE dalam menghadirkan solusi energi rendah emisi berbasis panas bumi untuk mendukung keberlanjutan operasional infrastruktur energi strategis nasional.</p>
<p>Acara Kick Off ESG Initiative, Green Terminal Tanjung Sekong dihadiri oleh jajaran pimpinan Pertamina Group, antara lain Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero) Agung Wicaksono, Direktur Utama PT Pertamina Energy Terminal Bayu Prostiyono, Direktur Operasi PT Pertamina Energy Terminal Rangga Raditya, Direktur Perencanaan Bisnis PT Pertamina International Shipping Eka Suhendra, Direktur Utama PT Elnusa Petrofin Doni Indrawan, Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani, Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Andi Joko Nugroho, serta jajaran manajemen dan perwira Pertamina Group.</p>
<p>Dalam inisiatif ini, PGE berkontribusi melalui pengembangan green hydrogen berbasis panas bumi yang bersumber dari Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Ulubelu, Lampung. Green hydrogen tersebut dikembangkan sebagai bagian dari pilot project dan diarahkan untuk mendukung sistem pembangkit listrik rendah karbon di Terminal Tanjung Sekong, dengan target peningkatan porsi pemanfaatan listrik rendah karbon hingga mencapai sekitar 25 persen dari kebutuhan listrik operasional terminal secara bertahap.</p>
<p>Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Ahmad Yani menyampaikan bahwa keterlibatan PGE dalam inisiatif ini merupakan langkah konkret integrasi energi panas bumi ke dalam rantai nilai hilir sektor energi.</p>
<p>“PGE memiliki peran strategis dalam mendukung transisi energi melalui pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi bersih yang andal dan berkelanjutan. Melalui pengembangan green hydrogen berbasis panas bumi, kami mendorong pemanfaatan end-to-end panas bumi tidak hanya untuk penyediaan listrik, tetapi juga untuk menciptakan nilai tambah dan mendukung penerapan energi rendah karbon pada fasilitas energi strategis,” ujar Ahmad Yani.</p>
<p>Integrasi panas bumi ke dalam ekosistem operasional terminal ini menjadi bagian dari sinergi lintas entitas di lingkungan Pertamina Group dalam mendukung agenda dekarbonisasi serta menurunkan emisi yang berasal dari penggunaan listrik untuk kegiatan operasional terminal. Inisiatif ini juga mencerminkan pengembangan model pemanfaatan energi terbarukan yang dapat diterapkan pada fasilitas energi strategis lainnya.</p>
<p>Terminal LPG Tanjung Sekong merupakan salah satu terminal LPG terbesar di Indonesia yang dikelola oleh PT Pertamina Energy Terminal (PET). Dengan kapasitas penyimpanan mencapai 98.000 metrik ton (MT) dan kemampuan melayani kapal hingga 65.000 deadweight tonnage (DWT), terminal ini memasok sekitar 35–40 persen kebutuhan LPG nasional dan berperan vital dalam menjaga stabilitas pasokan energi rumah tangga.</p>
<p>Melalui dukungan terhadap Green Terminal Tanjung Sekong, PGE menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pemanfaatan panas bumi secara end-to-end, termasuk inovasi produk turunan seperti green hydrogen, guna mendukung agenda transisi energi nasional menuju target Net Zero Emission 2060.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/perkuat-peran-sebagai-world-leading-geothermal-producer-company-pge-dukung-proyek-green-terminal-tanjung-sekong/">Perkuat Peran sebagai World Leading Geothermal Producer Company, PGE Dukung Proyek Green Terminal Tanjung Sekong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/cdn0-production-images-kly.akamaized.net/eaP0TPKzKRWuMP88NGULO5SpMxk=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501328/original/034957800_1770893957-Foto_1_-_Kick_Off_ESG_Initiative_Green_Terminal_Tanjung_Sekong.jpeg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Pasokan Energi Bersih Nasional, PGE Resmi Mulai Tahap Eksekusi Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/perkuat-pasokan-energi-bersih-nasional-pge-resmi-mulai-tahap-eksekusi-proyek-pltp-lumut-balai-unit-3-berkapasitas-55-mw/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 08:11:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[PGE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=92061</guid>

					<description><![CDATA[<p>PGE juga membangun sinergi yang erat dengan para pemangku kepentingan eksternal, mulai dari pemerintah daerah, kontraktor, masyarakat sekitar, PLN</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/perkuat-pasokan-energi-bersih-nasional-pge-resmi-mulai-tahap-eksekusi-proyek-pltp-lumut-balai-unit-3-berkapasitas-55-mw/">Perkuat Pasokan Energi Bersih Nasional, PGE Resmi Mulai Tahap Eksekusi Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com/"><strong>MAJALAH EKONOMI</strong> </a>&#8211; PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menegaskan langkahnya dalam mengoptimalkan potensi panas bumi nasional. Melalui kick-off meeting yang dilaksanakan pada Senin (12/1/2026), proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW), resmi dieksekusi. Proyek yang berlokasi di WKP Lumut Balai, Sumatera Selatan ini ditargetkan beroperasi secara penuh (commissioning operation date/COD) pada 2030.</p>
<p>Pertemuan ini menjadi titik awal pengembangan proyek melalui penguatan koordinasi yang melibatkan berbagai fungsi terkait di PGE. Seiring dengan itu, PGE juga membangun sinergi yang erat dengan para pemangku kepentingan eksternal, mulai dari pemerintah daerah, kontraktor, masyarakat sekitar, PLN, hingga instansi pemerintah terkait. Kolaborasi lintas disiplin dan fungsi ini diarahkan untuk memastikan seluruh tahapan pelaksanaan proyek berjalan lancar dan selaras untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan.</p>
<p>Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani mengatakan, “Kick Off Meeting ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh aspek proyek, baik dari sisi teknis, perizinan, pendanaan, maupun pengelolaan risiko. Pengembangan energi baru dan terbarukan di Indonesia kini memasuki fase yang semakin krusial, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam RUPTL periode 2025-2034. Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 ditetapkan sebagai bagian dari arah strategis pemerintah. Selain itu, proyek ini juga tercatat sebagai proyek strategis dalam Blue Book 2025-2029 Kementerian PPN/Bappenas. Melalui pengembangan ini, PGE menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas panas bumi nasional secara berkelanjutan, sekaligus menjawab kebutuhan listrik di Sumatera Selatan yang terus meningkat.”</p>
<p>Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari proyek PLTP Lumut Balai Unit 2 berkapasitas 55 MW yang telah beroperasi sejak bulan Juni 2025 lalu. Capaian tersebut memperkuat langkah PGE dalam mendekati target kapasitas terpasang yang dikelola secara mandiri sebesar 1 gigawatt (GW) dalam 2–3 tahun ke depan dan 1,8 GW pada 2033. Seiring dengan arah pengembangan tersebut, PGE telah mengidentifikasi potensi panas bumi hingga 3 GW dari 10 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang dikelola secara mandiri sebagai fondasi pengembangan jangka panjang.</p>
<p>Selain berkontribusi terhadap pasokan listrik, industri panas bumi juga memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Sepanjang 2010–2024, sektor ini mencatatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekitar Rp21,43 triliun, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi daerah penghasil melalui Dana Bagi Hasil (DBH) yang mencapai Rp10,82 triliun pada periode 2019–2024. Kontribusi ini tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui efek berganda (multiplier effect).</p>
<p>Saat ini, PGE mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 MW yang tersebar di enam wilayah operasi, serta tengah mengembangkan sejumlah proyek strategis lainnya, antara lain PLTP Hululais Unit 1 dan 2 berkapasitas 110 MW, serta beberapa proyek co-generation bekerja sama dengan PLN Indonesia Power dengan total kapasitas mencapai 230 MW.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/perkuat-pasokan-energi-bersih-nasional-pge-resmi-mulai-tahap-eksekusi-proyek-pltp-lumut-balai-unit-3-berkapasitas-55-mw/">Perkuat Pasokan Energi Bersih Nasional, PGE Resmi Mulai Tahap Eksekusi Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/image.fortuneidn.com/post/20230330/pertamina-geothermal-7f9cb41eb4a0209d7e638dc3b2d465fb-ba468422d1d04492205e546a5c6ddde5.jpeg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>PGE Jalin Kolaborasi Strategis dengan Universitas Pertamina dan University of Auckland</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/pge-jalin-kolaborasi-strategis-dengan-universitas-pertamina-dan-university-of-auckland/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2024 03:42:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[PGE]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=78695</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAJALAH EKONOMI &#8211; PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menunjukkan komitmennya dalam...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/pge-jalin-kolaborasi-strategis-dengan-universitas-pertamina-dan-university-of-auckland/">PGE Jalin Kolaborasi Strategis dengan Universitas Pertamina dan University of Auckland</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://majalahekonomi.com/">MAJALAH EKONOMI</a></strong> &#8211; PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan energi terbarukan melalui kolaborasi strategis dengan Universitas Pertamina (UPER) dan The University of Auckland (UoA). Ketiga pihak resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) untuk program pengembangan kapasitas guna meningkatkan kompetensi Perwira PGE di bidang teknologi panas bumi.</p>
<p>Dilaksanakan di sela kunjungan PGE ke Selandia Baru pada 20 November, penandatanganan perjanjian ini dilakukan oleh Direktur Utama PGE Julfi Hadi, Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Kerja Sama UPER Prof. Dr. techn. Djoko Triyono, dan Dekan Fakultas Teknik UoA Associate Professor Richard Clarke.</p>
<p>Inisiatif ini merupakan bagian dari program Geothermal Energy Knowledge and Technology Based Advancement Certification (Geo-Elevate) yang berfokus pada capacity building yang menjadi kunci dalam akselerasi pemanfaatan kapasitas potensi cadangan panas bumi sebesar 3 GW yang dikelola PGE. Dengan posisi strategis sebagai main engine untuk mencapai swasembada energi Indonesia, PGE terus berkomitmen mendorong transisi energi yang berkelanjutan dan mendukung visi PGE menjadikan Indonesia sebagai Geothermal Center of Excellence.</p>
<p>Julfi Hadi menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting bagi PGE dalam memastikan SDM PGE tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga memiliki kompetensi global dalam mengembangkan energi panas bumi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. “Melalui kombinasi keahlian lokal dan global, kami berkomitmen untuk memperkuat peran Indonesia sebagai Geothermal Center of Excellence di tingkat dunia,” Ujar Julfi Hadi.</p>
<p>Program ini dirancang untuk mencetak tenaga profesional yang kompeten melalui kombinasi studi akademik dan pengalaman praktis. Peserta akan mengikuti pendidikan sertifikasi keahlian tingkat lanjut Geothermal Energy Technology di UoA selama empat bulan, dilanjutkan dengan pelatihan intensif selama satu bulan di UPER, yang berorientasi pada kebutuhan industri.</p>
<p>Sebagai salah satu universitas terkemuka dunia, UoA memberikan akses kepada peserta program untuk belajar langsung dari para ahli internasional di bidang energi panas bumi. Sementara itu, UPER akan melengkapi peserta dengan perspektif lokal melalui pendekatan inovatif yang memanfaatkan teknologi hijau dan solusi berbasis alam.</p>
<p>Elvie Qorina, Vice President Human Capital &amp; Business Support PGE menambahkan bahwa program ini merupakan wujud nyata PGE dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai swasembada energi, khususnya pada energi panas bumi dan memimpin transisi energi menuju Net Zero Emission. “Untuk mencapai hal tersebut, maka diperlukan pengembangan sumber daya manusia, khususnya akselerasi kapabilitas para Perwira PGE agar memiliki kapabilitas kelas dunia sehingga cita-cita PGE untuk menjadi Center of Geothermal dunia dapat terwujud,&#8221; ujar Elvie.</p>
<p>Prof. Dr. techn. Djoko Triyono menyatakan, “Melalui penerapan kurikulum berbasis keberlanjutan, Universitas Pertamina mendukung pengembangan energi bersih yang berpedoman pada Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi dengan PGE dan UoA ini menunjukkan komitmen kami untuk menciptakan generasi tenaga ahli yang mampu menjawab tantangan keberlanjutan dan mendukung transformasi energi di Indonesia.”</p>
<p>Sementara itu, Richard Clarke menambahkan, “Kami senang dapat menjadi bagian dari kolaborasi ini. Sebagai salah satu pusat riset panas bumi terbaik dunia, kami berkomitmen untuk memberikan peserta akses ke praktik terbaik di industri dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan. Inisiatif ini adalah bukti bahwa kolaborasi lintas negara dapat mendorong inovasi dan keberlanjutan di sektor energi.”</p>
<p>Kerja sama ini merupakan wujud nyata dari komitmen PGE dalam meningkatkan kompetensi SDM, menghadirkan inovasi, dan mendorong keberlanjutan. Melalui program ini, PGE menegaskan perannya sebagai pelopor dalam transisi energi di Indonesia. Kerja sama ini juga selaras dengan upaya global dalam mengatasi tantangan perubahan iklim dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/pge-jalin-kolaborasi-strategis-dengan-universitas-pertamina-dan-university-of-auckland/">PGE Jalin Kolaborasi Strategis dengan Universitas Pertamina dan University of Auckland</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/foto.kontan.co.id/gbr2cHiwKlFJoGG63_l9UWUYXm4=/smart/2024/11/20/558636572p.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
