<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pesantren Nuu Waar &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<atom:link href="https://majalahekonomi.com/tag/pesantren-nuu-waar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<description>Majalah Ekonomi dan Bisnis</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Jan 2025 07:18:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/w_100,h_100,c_fill,g_auto/f_auto,q_auto/v1725623573/MEfav/MEfav.jpg?_i=AA</url>
	<title>Pesantren Nuu Waar &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kunjungi Pesantren Nuu Waar di Bekasi, Pj Wali Kota Baubau: Semoga Barokah untuk Negeri</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/kunjungi-pesantren-nuu-waar-di-bekasi-pj-wali-kota-baubau-semoga-barokah-untuk-negeri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jan 2025 07:18:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[JABOTABEK]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Nuu Waar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=79022</guid>

					<description><![CDATA[Pj Wali Kota Baubau Dr. H. Muhammad Rasman Manafi, SP, M.Si berkesempatan mengunjungi Pondok Pesantren Nuu Waar Al Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) Setu, Kabupaten Bekasi]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com/"><strong>BEKASI</strong> </a>&#8211; Penjabat (Pj) Wali Kota Baubau Dr. H. Muhammad Rasman Manafi, SP, M.Si berkesempatan mengunjungi Pondok Pesantren Nuu Waar Al Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/1/2025).</p>
<p>Kedatangan Rasman Manafi disambut oleh Pimpinan Ponpes Nuu Waar AFKN KH MZ Fadzlan Rabbani Garamatan. Ia turut mengikuti shalat Jumat berjemaah di Masjid Agung Nuu Waar bersama ratusan santri.</p>
<p>Selepas shalat Jumat, kepada jemaah Rasman berbagi cerita tentang kiprah di pemerintahan. Sebelum diangkat menjadi Pj Wali Kota Baubau, Rasman pernah menjabat di beberapa instansi pemerintah.</p>
<p>&#8220;Saya kerja di Jakarta ikut Pak Habibi. Sejak Presiden Jokowi saya sudah bertugas Kemenko Kemaritiman dan Investasi, besama Bapak Luhut Binsar Pandjaitan. Bertugas juga di Kemenko Pangan bersama Zulkifli Hasan,&#8221; ungkap pria kelahiran Kendari, Sulawesi Tenggara.</p>
<p>Sejak masa kuliah, dunia pesantren bagi Rasman bukan ranah baru. Ketika sedang ada masalah menghadang, Rasman mengaku sering menyepi di pesantren.</p>
<p>&#8220;Saya biasa sering menyepi di pesantren. Cari teman-teman yang bisa saya mengakses pesantren. Sudah saya di situ. Satu dua hari saja,&#8221; cerita Rasman.</p>
<p>Ketika pertama mengunjungi Pondok Pesantren Nuu Waar, Rasman merasa takjub. Apalagi suasana Ponpes Nuu Waar jauh dari keramaian.</p>
<p>&#8220;Saya takjub pertama kali berkunjung ke sini. Wuih, ini tempatnya cocok untuk tempat menyepi,&#8221; ujar Rasman.</p>
<p>Rasman mendoakan Pondok Pesantren Nuu Waar AFKN dapat menjadi pendorong bagi kemajuan bangsa. &#8220;Semoga ini bisa menjadi barokah untuk negeri kita,&#8221; tegas Rasman.</p>
<p>Pada kesempatan ini, Rasman acara langsung memberikan donasi untuk kebutuhan para santri kepada KH Fadzlan Garamatan.</p>
<p>Kiai Fadzlan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pj Wali Kota Baubau yang telah berkunjung ke Ponpes Nuu Waar ditengah kesibukan.</p>
<p>Tak lupa Kiai Fadzlan dan para santri mendoakan keberkahan dan keselamatan kepada Pj Wali Kota Baubau dan keluarga. Kiai Fadzlan berharap kedepan ada perwakilan dari Baubau yang belajar di Ponpes Nuu Waar.</p>
<p>&#8220;Minimal menitip anak SD lima puluh orang tahun ajaran baru supaya ditempatkan di sini,&#8221; ujar Kiai Fadzlan.*</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/res.cloudinary.com/dpqg36bu1/images/v1737789258/WhatsApp-Image-2025-01-25-at-13.59.58_9b89834a-FILEminimizer/WhatsApp-Image-2025-01-25-at-13.59.58_9b89834a-FILEminimizer.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Pondok Pesantren Nuu Waar AFKN Perkuat Tradisi Belajar Kitab Kuning</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/pondok-pesantren-nuu-waar-afkn-perkuat-tradisi-belajar-kitab-kuning/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 03:43:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[JABOTABEK]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Nuu Waar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=78756</guid>

					<description><![CDATA[MAJALAH EKONOMI, BEKASI &#8211; Belajar kitab kuning merupakan tradisi banyak pesantren di Indonesia yang berlansung...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com/"><strong>MAJALAH EKONOMI</strong></a><strong>, BEKASI</strong> &#8211; Belajar kitab kuning merupakan tradisi banyak pesantren di Indonesia yang berlansung bertahun-tahun. Para santri diajarkan cara baca dan mengkaji kitab kuning.</p>
<p>Tradisi belajar kitab kuning juga dilakukan di Pondok Pesantren Nuu Waar Al Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.</p>
<p>Mudir Ponpes Nuu Waar Ustaz Abdul Khaliq, SQ, MA mengatakan belajar kitab kuning merupakan program unggulan di ponpes pimpinan KH MZ Fadzlan Rabbani Garamatan ini.</p>
<p>&#8220;Pimpinan Ponpes ingin para santri menguasai kitab kuning. Memang unggulan kita disamping tahfizul Quran juga unggulan kitab kuning. Bisa baca kitab,&#8221; ungkap Ustaz Khaliq, Rabu (11/12/2024).</p>
<p>Menurut Ustaz Khaliq, program belajar kitab kuning sangat penting. &#8220;Santri ya harus kuasai kitab kuning,&#8221; ujar Ustaz Khaliq.</p>
<p>Untuk jadwal belajar, santri ikhwan ada dua sesi dalam sehari. Yakni bakda Zuhur dan bakda Ashar.</p>
<p>&#8220;Untuk santri Ikhwan persesi sekitar 40 menit,&#8221; jelas Ustaz Khaliq, alumnus Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) Jakarta ini.</p>
<p>Sementara untuk santri akhwat, belajar kitab kuning setiap Sabtu.</p>
<p>Adapun target belajar kitab kuning adalah menghafal matan Kitab Jurumiyah, menghafal matan Kitab Amsilatul Jadid, mempelajari matan Kitab Jurumiyah dan Amsilatul Jadid.</p>
<p>Kemudian mempelajari Kitab Syarah Dahlan dan Syarah Kailani, mempelajari I&#8217;robul Qur&#8217;an juz 30, 29, 2, praktik baca Kitab Fiqih: Fathul Qorib dan Kitab Fathul Mu&#8217;in, dan praktik baca Kitab Tafsir Jalalain juz 30, 29, 28.*</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/static.promediateknologi.id/crop/0x0:0x0/750x500/webp/photo/p1/97/2024/12/11/IMG-20241211-WA0034-2885369217.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Pesantren Nuu Waar AFKN Asah Santri Public Speaking</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/pesantren-nuu-waar-afkn-asah-santri-public-speaking/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 May 2024 06:53:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Nuu Waar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=68317</guid>

					<description><![CDATA[Menurut Ustaz Khalik, public speaking merupakan keterampilan dasar bagi setiap dai]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>DEPOKPOS </b>&#8211; Pagi itu, puluhan santri Pondok Pesantren Nuu Waar Al Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terlihat bergantian belajar menjadi pembawa acara (MC) dan berlatih memberikan sambutan. Tepuk tangan dan suara riuh dukungan sesekali terdengar dari para santri.</p>
<p>Mereka begitu antusias menyimak temannya yang sedang mendapat giliran menjadi MC dan berlatih memberikan sambutan di depan panggung. Kegiatan ini merupakan bagian dari melatih para santri untuk terbiasa berbicara di depan khalayak.</p>
<p>&#8220;Istilahnya kita melatih santri public speaking. Ini juga sarana melatih mental santri,&#8221; ujar Mudir Pesantren Nuu Waar AFKN Ustaz Abdul Khalik SQ, MA, Sabtu (4/5/2024).</p>
<p>Menurut Ustaz Khalik, public speaking merupakan keterampilan dasar bagi setiap dai. Karena santri-santri Nuu Waar diarahkan untuk menjadi dai, maka keterampilan ini perlu diasah sedini mungkin.</p>
<p>&#8220;Untuk santri level SD pun sudah kami latih untuk menjadi MC. Sejak awal sudah terbiasa berbicara di depan orang banyak. Santri dai itu ya memang diajarkan yang seperti itu,&#8221; ujar Ustaz Khalik.</p>
<p>Untuk level SMP-SMA, jelas Ustaz Khalik, materi public speaking mulai diajarkan cara berkhotbah. &#8220;Makanya alhamdulillah kita sudah memakai santri untuk khotbah Jumat. Ada 10 santri yang sudah tampil. Dari kelas 10, 11, 12 SMA,&#8221; jelas Ustaz Khalik.</p>
<p>Tak hanya itu, kedepan khotbah Jumat di Masjid Nuu Waar akan mempergunakan bahasa Arab. Seperti halnya dilakukan di Pondok Modern Darussalam Gontor.</p>
<p>&#8220;Karena kan memang idealnya dalam Mazbah Syafii kan khotbah Jumat itu berbahasa Arab. Makanya disamping itu tentu pembinaan santri dengan program bahasa harus aktif dan fokus,&#8221; ungkap Ustaz Khalik.</p>
<p>Bagaimana pun, lanjut Ustaz Khalik, ketika khotbah Jumat menggunakan bahasa Arab, maka audiens dakwahnya juga harus mengerti.</p>
<p>&#8220;Saya kira dunia pesantren wajb paham seperti itu. Itu yang ingin kita lakukan secara bertahap,&#8221; ujar Ustaz Khalik.*</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/www.arrahmah.id/wp/images/stories/2024/05/IMG-20240504-WA0010.jpg?resize=750%2C375&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
