<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Motor &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<atom:link href="https://majalahekonomi.com/tag/motor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<description>Majalah Ekonomi dan Bisnis</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Sep 2024 10:28:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/w_100,h_100,c_fill,g_auto/f_auto,q_auto/v1725623573/MEfav/MEfav.jpg?_i=AA</url>
	<title>Motor &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Dampak Telat Ganti Oli pada Kendaraan</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/ini-dampak-telat-ganti-oli-pada-kendaraan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Sep 2024 10:28:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Ganti Oli]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=75578</guid>

					<description><![CDATA[Keterlambatan penggantian oli dapat menimbulkan masalah fatal, mulai dari overheating hingga kinerja mesin yang menurun]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Minyak pelumas atay Oli merupakan unsur esensial dalam mesin kendaraan yang perlu diganti secara berkala. Pasalnya, keterlambatan penggantian oli dapat menimbulkan masalah fatal, mulai dari overheating hingga kinerja mesin yang menurun.</p>
<p>Pelumas mesin memiliki beberapa fungsi, yaitu sebagai pelumas pada bagian-bagian mesin mobil yang bergerak, pengangkut kotoran dan endapan yang terbentuk selama mesin bekerja, serta pemberi proteksi pada bagian mesin mobil agar terhindar dari karat dan korosi.</p>
<p>Karena tugasnya yang banyak, oli mesin perlu diganti secara teratur dengan mempertimbangkan jarak tempuh dan waktu pemakaian kendaraan. Umumnya, benda ini dapat diganti ketika jarak tempuh mobil sudah mencapai 10 ribu kilometer atau setara dengan penggunaan selama enam bulan.</p>
<p>Ketika waktu penggantian oli sudah dekat, mobil bakal menunjukkan beberapa gejala, seperti mesin mobil yang terdengar kasar, oli berwarna hitam pekat, lampu indikator oli menyala, akselerasi menjadi berat, getaran mesin tinggi, hingga asap knalpot yang berwarna gelap.</p>
<p>Jika oli tak kunjung diganti secara rutin, maka akan menimbulkan berbagai dampak buruk bagi kendaraan.</p>
<h3>Overheating</h3>
<p>Oli yang sudah jelek tidak dapat melumasi mesin dengan maksimal, akibatnya gesekan akan meningkat, kemudian mesin akan memanas dengan cepat.</p>
<h3>Boros bahan bakar</h3>
<p>Oli yang kualitasnya sudah buruk akan membuat mesin bekerja lebih keras dan konsumsi bahan bakar pun meningkat.</p>
<h3>Kinerja mesin menurun</h3>
<p>Gesekan berlebih yang timbul akibat oli yang sudah kotor dapat membuat mesin terasa lebih berat, suara mesin menjadi kasar, dan akselerasi melambat sehingga kinerja mesin akan menurun.</p>
<h3>Penurunan performa sistem lain</h3>
<p>Oli yang buruk dapat menyebar dan memengaruhi kondisi pelumas lain, seperti oli gardan dan transmisi yang nantinya memicu kerusakan di berbagai bagian mobil</p>
<h3>Katalisator tersumbat</h3>
<p>Oli yang tidak diganti tepat waktu akan membuat pembakaran mesin menjadi tidak sempurna, hingga menyebabkan katalisator rusak dan tersumbat.</p>
<p>Oleh karena itu, sangat penting untuk mengganti oli mesin secara rutin agar mobil terhindar dari kerusakan mengutip keterangan resmi Hyundai.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2016/03/24/373201_efek-telat-ganti-oli-pada-mesin-_665_374.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Bukan Klenik, Ini Alasan Busi yang Pernah Jatuh Pantang Dipakai Lagi!</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/bukan-klenik-ini-alasan-busi-yang-pernah-jatuh-pantang-dipakai-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 07:55:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74817</guid>

					<description><![CDATA[DEPOKPOS &#8211; Ini sesungguhnya fakta dan belum semua pemilik kendaraan mengetahui informasi penting soal busi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Ini sesungguhnya fakta dan belum semua pemilik kendaraan mengetahui informasi penting soal busi ini. Bahwa sesungguhnya busi yang pernah jatuh ke lantai, apalagi dari ketinggian pantang untuk diguakan lagi.</p>
<p>Serius, ini bukan klenik. Ada alasan teknis yang bisa dijelaskan. Yakni, busi yang terjatuh, apalagi dari tempat tinggi akan memunculkan kerusakan pada struktur busi.</p>
<p>Salah satu yang paling sering adalah, keramik yang terdapat pada busi akan menjadi retak atau bahkan pecah akibat terjatuh dari tempat tinggi.</p>
<p>Keramik busi yang retak bisa juga terjadi karena busi beradu dengan material yang lebih keras. Dan ada beberapa hal negatif yang mungkin muncul saat keramik pada busi mengalami retak atau pecah.</p>
<p>retakan pada keramik busi bisa mengakibatkan kebocoran listrik pada busi yang picu masalah teknis. Efek negatifnya bahwa ruang bakar menjadi lebih mudah kotor karena tidak lancarnya aliran listrik pada busi</p>
<p>Selain itu, ada potensi timbulnya beberapa masalah lain yang bisa mengganggu kegiatan berkendara kalian. Misalnya, tarikan mesin bisa terasa berat, konsumsi bahan bakar lebih boros, dan busi cepat aus dan pastinya bikin motor susah menyala lagi, bahkan bisa mati sama sekali.</p>
<p>Makanya, saat ingin memasang busi yang pernah jatuh atau terbentur dengan benda keras lain, selalu cek kondisi fisik busi.</p>
<p>Pastikan kondisi fisik busi masih normal seperti semula agar tidak muncul masalah seperti yang disebutkan tadi. Selalu lakukan pemeriksaan dan perawatan rutin di bengkel, agar seluruh fitur dan komponen sepeda motor bisa bekerja secara optimal.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/www.wahanahonda.com/assets/upload/berita/BERITA_1594118352_c0beb796161feb096bfcfc3300ab96b1.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>4 Tanda-tanda Motor Segera Turun Mesin</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/4-tanda-tanda-motor-segera-turun-mesin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 07:52:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74814</guid>

					<description><![CDATA[DEPOKPOS &#8211; Ketika motor sudah termakan usia, pasti sering minta jalan-jalan dan jajan ke bengkel....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Ketika motor sudah termakan usia, pasti sering minta jalan-jalan dan jajan ke bengkel. Hal ini tidak akan mungkin terjadi apabila motor dirawat secara rutin setiap bulan.</p>
<p>Namun, kenyataannya banyak orang sering luput melakukan perawatan motor sehingga membuat motor terlanjur rusak, bahkan ada juga yang sampai turun mesin.</p>
<p>Ketika motor harus turun mesin, tentu kendaraan itu tidak bisa dimanfaatkan untuk bekerja atau pergi.</p>
<p>Nah, kira-kira tanda-tanda motor yang ingin turun mesin seperti apa? Kenali deh:</p>
<p><strong>1. Suara Kasar</strong></p>
<p>Tanda suara mesin motor yang mudah dikenali adalah ketika suaranya terdengar berbeda dari sebelumnya. Terdengar sedikit kasar. Jika sudah muncul tanda ini, sebaiknya jangan ditunda untuk segera memeriksa kendaraan.</p>
<p><strong>2. Kurang atau Bahkan Tidak Bertenaga</strong></p>
<p>Ketika motor tidak memiliki tenaga atau dayanya mulai menurun, ini menjadi tanda pertama motor akan segera turun mesin. Saat mesin kekurangan oli, pelumasan komponen di dalam mesin tidak akan maksimal. Hal inilah yang membuat beberapa komponen seperti seher atau ring seher kinerjanya melemah.</p>
<p><strong>3. Susah Hidup</strong></p>
<p>Motor yang hampir turun mesin biasanya akan sulit dinyalakan atau dihidupkan. Ini disebabkan oleh oli yang merembes ke ruang pembakaran dan membasahi busi, sehingga menimbulkan kerak pada busi. Rembesan oli akan menyebabkan mesin motor susah menyala karena proses pengapian yang tidak maksimal.</p>
<p><strong>4. Muncul Asap Putih</strong></p>
<p>Keluarnya asap putih pada sepeda motor juga menjadi pertanda adanya kebocoran di mesin. Asap putih ini biasa terjadi karena oli mesin merembes ke ruang bakar sehingga oli ikut terbakar. Jika hal tersebut sudah terjadi pada mesin motor, mau tidak mau kamu harus membawanya ke bengkel untuk melakukan servis berat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/www.astramotor.co.id/wp-content/uploads/2020/07/turun-mesin.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>3 Penyebab Oli Keluar dari Knalpot Motor</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/3-penyebab-oli-keluar-dari-knalpot-motor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 07:48:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Oli Motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74811</guid>

					<description><![CDATA[DEPOKPOS &#8211; Pernah mengalami oli keluar dari knalpot? Sebenarnya, mengapa itu bisa terjadi? Nah, mau...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Pernah mengalami oli keluar dari knalpot? Sebenarnya, mengapa itu bisa terjadi? Nah, mau tahu lebih lengkap? Yuk, kita cermati satu per satu:</p>
<h3>Ring Piston Aus</h3>
<p>Kondisi ring piston yang aus bisa membuat oli keluar dan akhirnya masuk ke dalam knalpot.</p>
<p>Tak hanya itu, kerusakan ring piston juga bisa membuat tenaga di sepeda motormu berkurang.</p>
<p>Jadi, sebaiknya segera ganti ring piston dengan yang baru ketika menemukan komponen ini sudah mengalami kerusakan.</p>
<h3>Volume Berlebih</h3>
<p>Volume oli yang berlebihan di dalam tangki bisa membuat oli keluar dari knalpot sepeda motor.</p>
<p>Karena oli ini akan dibuang melalui saluran pembuangan.</p>
<p>Untuk menghindari kondisi ini, sebaiknya mengisi oli mesin sesuai dengan takaran yang berlaku.</p>
<p>aca buku panduan manual atau bertanya pada montir yang berpengalaman mengenai volume oli yang aman untuk sepeda motormu.</p>
<h3>Filter Oli Kotor</h3>
<p>Ada baiknya mengganti filter oli setiap kali melakukan penggantian oli atau paling lambat setiap dua kali waktu penggantian, karena filter oli yang kotor bisa jadi penyebab oli keluar melalui knalpot.</p>
<p>Agar terhindar dari masalah seperti ini, sebaiknya perhatikan waktu penggantian filter oli dan catat waktunya sebagai pengingat.</p>
<p>Jika kebocoran oli di knalpot sepeda motor masih terus berlanjut, pastikan langsung bawa sepeda motor ke bengkel agar ditangani oleh montir berpengalaman.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/radarbanyumas.disway.id/upload/dd4d630cb850f7491ef6c19d6ba5846d.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Fakta! Ban Motor Kempes Bisa Bikin Boros Bensin</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/ban-motor-kempes-bisa-bikin-boros-bensin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 07:36:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74805</guid>

					<description><![CDATA[Ban motor yang kurang tekanan angin alias kempes, maka bisa bikin bensin motor jadi boros.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Ban motor yang kurang tekanan angin alias kempes, maka bisa bikin bensin motor jadi boros.</p>
<p>Ini sebenarnya mitos atau fakta, sih?</p>
<p>Sesungguhnya, tekanan ban motor sudah ditetapkan berdasarkan tipe motor serta ukuran ban yang digunakan.</p>
<p>Namun, masih cukup banyak pemilik kendaraan yang sering membiarkan tekanan angin ban malah di bawah anjuran pabrikan yang ditetapkan.</p>
<p>Semestinya, tekanan ban motor harus pas sesuai anjuran.</p>
<p>Kondisi ban motor yang kurang angin secara terus-menerus akan membuat area ban yang menapak ke aspal semakin besar.</p>
<p>Efeknya, kerja mesin untuk menggerakkan motor menjadi lebih berat dan bensin akan terasa lebih boros.</p>
<p>Selain bisa bikin bensin motor jadi boros, tentu akan ada efek samping yang merembet seperti motor menjadi lebih berat dan sulit ketika diajak bermanuver.</p>
<p>Ban juga bisa cepat habis, jadi selalu pastikan tekanan angin ban motor ada di angka yang dianjurkan.</p>
<p>Nah, ketahuan sekarang, beberapa efek akan merembet gara-gara tekanan angin ban motor kurang.</p>
<p>Ternyata, memang fakta jika kondisi ban motor yang kurang angin bisa membuat konsumsi bahan bakarnya menjadi lebih boros.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/www.harapanrakyat.com/wp-content/uploads/2021/02/Ban-Motor-Sering-Kempes-1.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Mengganti Oli Sangat Penting untuk Motor Anda?</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/mengapa-mengganti-oli-sangat-penting-untuk-motor-anda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jun 2024 04:30:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Ganti Oli]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Motor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=70377</guid>

					<description><![CDATA[Oli tidak hanya mengurangi gesekan di antara komponen-komponen mesin, tetapi juga membantu mendinginkan mesin, membersihkan kotoran, serta melumasi bagian-bagian yang bergerak]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Setiap pemilik motor pasti menginginkan performa yang optimal dari kendaraannya.</p>
<p>Bayangkan motor Anda sebagai mesin canggih yang membutuhkan perhatian ekstra agar tetap berjalan lancar dan awet.</p>
<p>Salah satu hal terpenting yang harus Anda perhatikan adalah mengganti oli secara teratur.</p>
<p>Dalam rutinitas sehari-hari, motor Anda berjalan melalui berbagai kondisi cuaca dan jalan yang berbeda.</p>
<p>Mesin yang bekerja keras menghasilkan panas yang tinggi dan gesekan yang dapat mengakibatkan keausan komponen-komponen dalam mesin.</p>
<p>Inilah mengapa oli mesin menjadi begitu vital.</p>
<p>Oli tidak hanya mengurangi gesekan di antara komponen-komponen mesin, tetapi juga membantu mendinginkan mesin, membersihkan kotoran, serta melumasi bagian-bagian yang bergerak.</p>
<h3>Manfaat Mengganti Oli secara Teratur</h3>
<p><strong>1. Memperpanjang Umur Mesin</strong></p>
<p>Oli yang bersih dan segar membantu melindungi mesin dari keausan dan kerusakan.</p>
<p>Statistik menunjukkan bahwa mengganti oli secara teratur dapat memperpanjang umur mesin hingga 25%.</p>
<p>Menjaga oli tetap bersih dan berfungsi dengan baik adalah investasi yang sangat berharga untuk memastikan motor Anda tetap beroperasi dalam kondisi optimal.</p>
<p><strong>2. Meningkatkan Performa</strong></p>
<p>Motor yang dioperasikan dengan oli yang tepat akan memiliki performa yang lebih baik.</p>
<p>Ini berarti akselerasi yang lebih responsif, penggunaan bahan bakar yang lebih efisien, dan perjalanan yang lebih halus dan nyaman.</p>
<p>Yamaha dan Honda, sebagai pemimpin dalam industri otomotif, merekomendasikan penggantian oli setiap 1500 km atau sesuai dengan rekomendasi dalam buku manual servis mereka.</p>
<p><strong>3. Menghindari Biaya Servis Besar yang Tidak Terduga</strong></p>
<p>Tidak mengganti oli secara teratur dapat berakibat fatal bagi mesin Anda.</p>
<p>Kotoran dan endapan dalam oli lama dapat menyebabkan penumpukan yang merugikan, seperti keausan yang lebih cepat pada bagian-bagian mesin dan bahkan kerusakan total mesin.</p>
<p>Servis besar akibat tidak mengganti oli bisa sangat mahal dan mengganggu. Oleh karena itu, biaya penggantian oli secara teratur jauh lebih terjangkau dan lebih baik untuk kesehatan motor Anda.</p>
<p>Mengganti oli secara teratur bukan hanya tentang menjaga motor Anda tetap berjalan, tetapi juga investasi untuk masa depan kendaraan Anda.</p>
<p>Apakah Anda siap meluangkan waktu sejenak untuk perawatan yang menguntungkan ini?</p>
<p>Jangan biarkan kendaraan Anda terlantar karena kecerobohan sederhana. Ingatlah, kehati-hatian kecil hari ini bisa mencegah kerugian besar besok.</p>
<p><em>Hidayatun Nikmah, Mahasiswa Universitas Pamulang</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/automotive.evalube.com/wp-content/uploads/2019/12/oli-matic.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Ternyata Seperti Ini Cara Ngerem Motor yang Benar Hindari Kecelakaan</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/ternyata-seperti-ini-cara-ngerem-motor-yang-benar-hindari-kecelakaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2024 03:12:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=68992</guid>

					<description><![CDATA[Temuan dari Korlantas menunjukkan bahwa sebanyak 76 persen kasus kecelakaan di Indonesia melibatkan sepeda motor]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberikan beberapa tips praktis untuk pengereman sepeda motor yang aman dan teknik pengereman yang benar agar terhindar dari risiko kecelakaan.</p>
<p>Kecelakaan sepeda motor yang diakibatkan oleh human error atau kesalahan manusia masih menjadi penyebab utama tingginya kecelakaan di Indonesia. Fakta tersebut menjadi masuk akal sebab 85 persen rumah tangga di Indonesia memiliki sepeda motor dan rutin menggunakannya dalam aktivitas harian.</p>
<p>Temuan dari Korps Lalu Lintas Kepolisian (Korlantas) menunjukkan bahwa sebanyak 76 persen kasus kecelakaan di Indonesia melibatkan sepeda motor.</p>
<p>Penyebab tertinggi kecelakaan tersebut adalah karena kegagalan menjaga jarak aman dan kecerobohan saat berkendara, termasuk mengabaikan etika dan peraturan berkendara.</p>
<p>Untuk itu, cara pengereman yang aman perlu diterapkan untuk memperkecil risiko tersebut, berikut kiat yang dibagikan PT SIS melalui rilis pers, Senin.</p>
<p><strong>1. Jaga posisi motor tetap lurus saat pengereman</strong></p>
<p>Saat berkendara, berjaga-jagalah dan atur etika postur berkendara yang benar yaitu posisi duduk yang tegak dan rileks, serta kedua tangan memegang kendali pada stang kemudi dengan siku sedikit dibengkokkan agar memiliki kontrol lebih saat mengendalikan motor.</p>
<p>Saat dihadapkan dengan situasi tidak terduga dan memerlukan pengereman, jaga arah roda motor tetap berada pada keadaan lurus agar keseimbangan tetap terjaga dan memastikan traksi maksimal pada ban motor saat melakukan pengereman.</p>
<p><strong>2. Jangan panik dan terapkan teknik pengereman berkala</strong></p>
<p>Saat berhadapan dengan situasi darurat, ingat bahwa pengereman harus dilakukan secara bertahap.</p>
<p>Misalnya, menarik tuas rem depan disusul dengan tuas rem belakang dengan bertahap dan interval yang konstan agar kecepatan motor menurun secara bertahap tanpa mengunci roda atau menghindari kampas rem menjadi panas.</p>
<p><strong>3. Ketahui interval waktu untuk pengambilan keputusan di jalan</strong></p>
<p>Menjaga jarak antar kendaraan sangat krusial untuk memberi waktu pengambilan keputusan pengereman yang baik. Pada umumnya jarak pandang mata normal seseorang sejauh 30 m.</p>
<p>Jarak ini merupakan situasi ideal untuk dapat membaca, memprediksi, dan mengambil keputusan saat berkendara.</p>
<p>Pengendara biasanya akan mencerna sinyal bahaya dalam waktu 1.5 detik dan memutuskan untuk melakukan pengereman pada detik berikutnya.</p>
<p><strong>4. Sadar kondisi sekitar dan jaga jarak aman</strong></p>
<p>Menurut TMC Polda Metro Jaya, semakin rendah kecepatan berkendara maka semakin kecil pula jarak yang harus diterapkan, begitu pula sebaliknya.</p>
<p>Misalnya untuk kecepatan 30km/jam maka jarak aman adalah 30 meter, sedangkan untuk kecepatan 80km/jam maka jarak aman adalah 80 meter.</p>
<p><strong>5. Pastikan kondisi tubuh prima</strong></p>
<p>Kegagalan respons terhadap bahaya sehingga mengakibatkan kecelakaan biasanya disebabkan oleh kondisi pengendara yang kelelahan. Siapkanlah kondisi fisik seprima mungkin sebelum mengemudi.</p>
<p><strong>6. Lakukan pemeriksaan ringan sebelum berkendara</strong></p>
<p>Motor yang digunakan dalam aktivitas harian perlu perhatian berkala khususnya pada alat kendali dan ban.</p>
<p>Di awal berkendara lakukan tes pengereman depan dan belakang untuk memastikan tiap rem dapat menghentikan motor dengan baik saat melaju. Selain itu setiap minggunya pemeriksaan tekanan dan tapak ban juga baik untuk dilakukan sehingga dapat mengantisipasi risiko yang bisa timbul akibat ban yang telah berdegradasi kualitas.</p>
<p>Pemilik motor juga dianjurkan untuk melakukan service berkala motornya ke bengkel resmi yang dapat menjamin kualitas alat, teknisi, dan orisinalitas part yang digunakan.</p>
<p>“Kecelakaan akibat kurang berhati-hati bisa terjadi kapan saja dan tidak terprediksi. Pengetahuan dan penguasaan teknik pengereman bisa membantu menghindari pengemudi dari kondisi fatal di perjalanan,” ujar Asst. to Service Dept. Head PT SIS Hariadi.</p>
<p>Hariadi menambahkan, salah satu langkah awal yang dapat dilakukan untuk menjaga keselamatan berkendara adalah dengan memilih sepeda motor yang sesuai dengan spesifikasi dan bobot yang tepat bagi penggunanya, misalnya motor skutik Suzuki Nex Crossover yang ringkas dan stylish untuk dipakai beraktivitas bagi kebanyakan orang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcRp23M6wk20EAYOlNxdOTGxmauQRzXGV1GFv2i4_W-6Pw&#038;s&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
