<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Helikopter Jatuh di Bali &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<atom:link href="https://majalahekonomi.com/tag/helikopter-jatuh-di-bali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<description>Majalah Ekonomi dan Bisnis</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Jul 2024 10:57:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/w_100,h_100,c_fill,g_auto/f_auto,q_auto/v1725623573/MEfav/MEfav.jpg?_i=AA</url>
	<title>Helikopter Jatuh di Bali &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terlilit Tali Layangan, Helikopter Jatuh di Bali</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/terlilit-tali-layangan-helikopter-jatuh-di-bali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jul 2024 10:57:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Helikopter Jatuh di Bali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72562</guid>

					<description><![CDATA[Helikopter yang terjatuh di wilayah Bali pada Jumat sore (19/7) pukul 15.33 WITA, diduga akibat terlilit tali layangan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Helikopter yang terjatuh di wilayah Bali pada Jumat sore (19/7) pukul 15.33 WITA, diduga akibat terlilit tali layangan</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>BALI</strong></a> &#8211; Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, helikopter yang terjatuh di wilayah Bali pada Jumat sore (19/7) pukul 15.33 WITA, diduga akibat terlilit tali layangan.</p>
<p>Kepala Bagian Kerja Sama Internasional Humas dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Mokhammad Khusnu dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan atas insiden tersebut.</p>
<p>&#8220;Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah menerima laporan kecelakaan Helikopter PK-WSP type Bell 505 milik PT. Whitesky Aviation di Suluban Pecatu, Kuta Selatan &#8211; Bali pada Jumat, 19 Juli 2024 pukul 15.33 LT (local time) akibat terlilit tali layangan,&#8221; kata Khusnu.</p>
<p>Khusnu menyampaikan bahwa helikopter membawa person on board (POB) yaitu 1 pilot dan empat penumpang.</p>
<p>&#8220;Informasi awal semua penumpang dipastikan selamat dalam kecelakaan tersebut,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia menambahkan, saat ini Inspektur penerbangan dari Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV sedang menuju lokasi kecelakaan.</p>
<p>&#8220;Pihak Whitesky Aviation juga telah mengirimkan tim investigasi ke lokasi kejadian. Informasi terkini akan disampaikan lebih lanjut,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Hubud akan melakukan sosialisasi dan pengawasan yang lebih intensif bahaya layangan melalui koordinasi dengan Penjabat (Pj) gubernur serta kepala daerah di wilayah Bali.</p>
<p>&#8220;Agar tidak membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan,&#8221; kata Khusnu.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, sebuah helikopter terjatuh di Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, pukul 15.33 WITA, Jumat (19/7).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2024/07/19/626CC888-6BFB-454B-AAD3-2F8B2A521A6E.jpeg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
