<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gas Melon &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<atom:link href="https://majalahekonomi.com/tag/gas-melon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<description>Majalah Ekonomi dan Bisnis</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Sep 2024 03:45:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/w_100,h_100,c_fill,g_auto/f_auto,q_auto/v1725623573/MEfav/MEfav.jpg?_i=AA</url>
	<title>Gas Melon &#8211; MAJALAH EKONOMI</title>
	<link>https://majalahekonomi.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gas Melon Tembus Harga Rp45 Ribu di Batam</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/gas-melon-tembus-harga-rp45-ribu-di-batam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Sep 2024 03:45:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Gas Melon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=75869</guid>

					<description><![CDATA[Pedagang menjual gas melon seharga Rp45.000 padahal harga eceran normalnya hanya Rp21.000]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em> Pedagang menjual gas melon seharga Rp45.000 padahal harga eceran normalnya hanya Rp21.000</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Kelangkaan gas LPG 3 kilogram di Batam tidak kunjung teratasi, meskipun Pemerintah Kota Batam sudah menggelar operasi pasar di beberapa kecamatan.</p>
<p>Langkanya gas melon ini juga mengancam tutupnya beberapa usah kecil masyarakat di Kota Batam.</p>
<p>Salah seorang warga, Dilla, 29 tahun mengatakan, sudah mencari gas melon di beberapa pangkalan dan eceran tetapi tidak tersedia.</p>
<p>&#8220;Saya juga sudah ke Pasar Jodoh tidak ada juga. Padahal masakan saya belum selesai ini,&#8221; kata ibu rumah tangga itu seperti dilansir Tempo, Sabtu (21/9).</p>
<p>Ia tidak ikut pasar murah karena stok gasnya masih tersedia ketika pasar digelar. &#8220;Nggak tahu ini mau masak pakai apa ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Beberapa pedagang di Pasar Botania juga mengeluhkan langkanya gas melon tersebut.</p>
<p>&#8220;Ini (gas saya) sudah hampir habis juga, sudah cari kemana-mana, tidak ada,&#8221; kata Sari pedagang gorengan di Pasar Botania.</p>
<p>Langkanya gas melon juga dimanfaatkan oleh beberapa pedagang eceran, untuk menaikan harga.</p>
<p>Salah satunya pedagang eceran yang berada di Pasar Jodoh, ia menjual gas melon seharga Rp45.000 padahal harga eceran normalnya hanya Rp21.000.</p>
<p>&#8220;Rp45 ribu bang, kalau mau ambil,&#8221; kata salah seorang pedagang tersebut.</p>
<p>Terlihat ada sekitar 5 tabung gas melon baru yang tersusun di depan warungnya.</p>
<p>Kelangkaan gas melon ini sudah terjadi beberapa hari sebelumnya. Pemerintah sudah menggelar pasar gas melon, serta Pertamina juga menambah stok gas yang diperuntukan masyarakat miskin tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/kolakaposnews.fajar.co.id/wp-content/uploads/2023/07/gas-1.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
