<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dewan Dakwah Arsip - MAJALAH EKONOMI</title>
	<atom:link href="https://majalahekonomi.com/tag/dewan-dakwah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahekonomi.com/tag/dewan-dakwah/</link>
	<description>Majalah Ekonomi dan Bisnis</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Mar 2026 11:53:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/w_100,h_100,c_fill,g_auto/f_auto,q_auto/v1725623573/MEfav/MEfav.jpg?_i=AA</url>
	<title>Dewan Dakwah Arsip - MAJALAH EKONOMI</title>
	<link>https://majalahekonomi.com/tag/dewan-dakwah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dai Kafilah Dakwah Dampingi Penyintas Bencana Jalani Ramadhan</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/dai-kafilah-dakwah-dampingi-penyintas-bencana-jalani-ramadhan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 11:53:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Laznas Dewan Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=97210</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA&#8211; &#8211; Suasana duka masih menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh saat masyarakat menyambut...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dai-kafilah-dakwah-dampingi-penyintas-bencana-jalani-ramadhan/">Dai Kafilah Dakwah Dampingi Penyintas Bencana Jalani Ramadhan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com"><strong>JAKARTA</strong></a>&#8211; &#8211; Suasana duka masih menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh saat masyarakat menyambut bulan suci Ramadhan. Para penyintas bencana hingga kini masih berada dalam kondisi serba terbatas, baik secara fisik maupun psikis, setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.</p>
<p>Di tengah situasi tersebut, LAZNAS Dewan Dakwah melalui program Kafilah Dakwah (Kafda) mengirimkan tim dai dan daiyah untuk memberikan pendampingan kepada para penyintas di wilayah terdampak. Kehadiran mereka tidak hanya untuk menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga mendampingi masyarakat selama Ramadhan di lokasi pengungsian.</p>
<p>Tim Kafilah Dakwah memilih menetap bersama para penyintas selama bulan Ramadhan. Mereka menjalankan berbagai aktivitas keagamaan bersama masyarakat, seperti shalat berjamaah, pengajian, serta memberikan dukungan spiritual bagi warga yang masih mengalami trauma akibat bencana.</p>
<p>Selain penguatan akidah dan pembinaan keagamaan, para dai juga melakukan kegiatan pemulihan mental atau trauma healing bagi para penyintas. Program ini dilakukan agar masyarakat tetap dapat menjalani Ramadhan dengan semangat meski berada di tengah keterbatasan.<br />
LAZNAS Dewan Dakwah juga menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan melalui tim di lapangan.</p>
<p>Bantuan tersebut meliputi paket pangan untuk sahur dan berbuka puasa, perlengkapan ibadah, serta santunan bagi anak yatim yang terdampak bencana.</p>
<p>Distribusi bantuan dilakukan secara langsung kepada para penyintas di tenda-tenda pengungsian dan permukiman yang masih mengalami kerusakan. Langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat selama menjalani ibadah Ramadhan.</p>
<p>Program Kafilah Dakwah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial kepada masyarakat terdampak bencana, sekaligus memastikan mereka tetap mendapatkan pendampingan spiritual dan bantuan kebutuhan dasar selama bulan suci.*</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dai-kafilah-dakwah-dampingi-penyintas-bencana-jalani-ramadhan/">Dai Kafilah Dakwah Dampingi Penyintas Bencana Jalani Ramadhan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/f_auto,q_auto/v1773057160/IMG-20260309-WA0023/IMG-20260309-WA0023.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Dewan Dakwah Kembali Lepas Konvoi Kemanusiaan Tahap Kedua untuk Penyintas Banjir dan Longsor di Sumatra</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/dewan-dakwah-kembali-lepas-konvoi-kemanusiaan-tahap-kedua-untuk-penyintas-banjir-dan-longsor-di-sumatra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 05:37:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Laznas Dewan Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=92085</guid>

					<description><![CDATA[<p>Keberangkatan Konvoi Kemanusiaan Tahap ke-2 untuk membantu pemulihan ribuan warga terdampak bencana di wilayah Sumatra</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dewan-dakwah-kembali-lepas-konvoi-kemanusiaan-tahap-kedua-untuk-penyintas-banjir-dan-longsor-di-sumatra/">Dewan Dakwah Kembali Lepas Konvoi Kemanusiaan Tahap Kedua untuk Penyintas Banjir dan Longsor di Sumatra</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com"><strong>MAJALAH EKONOMI</strong></a> -Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) bersama LAZNAS Dewan Dakwah kembali menunjukkan komitmen nyata dalam aksi kemanusiaan. Bertempat di halaman Masjid Al-Furqon, Kramat Raya 45, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026), keberangkatan Konvoi Kemanusiaan Tahap ke-2 untuk membantu pemulihan ribuan warga terdampak bencana di wilayah Sumatra dilepas secara resmi.</p>
<p>Konvoi kali ini merupakan kelanjutan dari pengiriman tahap pertama yang dilaksanakan pada 12 Desember 2025.</p>
<p>Pelepasan armada dilakukan langsung oleh Sekretaris Umum Dewan Dakwah Pusat, H. Fathurrahmah Mahfudz, BRIK., M.M., didampingi Direktur Eksekutif LAZNAS Dewan Dakwah, M. Idris Yusuf, beserta jajaran pengurus lainnya.</p>
<p>Dalam sambutannya, H. Fathurrahmah Mahfudz menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk ikhtiar berkelanjutan sekaligus jembatan amanah dari masyarakat Indonesia untuk mendukung pemulihan warga terdampak bencana di Sumatra.</p>
<p>“Atas nama Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, kami ucapkan ribuan terima kasih, Jazakallah Ahsanal Jaza, kepada seluruh donatur, mitra, dan muhsinin yang telah mempercayakan LAZNAS Dewan Dakwah untuk menyampaikan amanah bantuan kepada saudara-saudara kita di Sumatra. Dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim, konvoi kemanusiaan ini kita berangkatkan. Semoga Allah memudahkan perjalanan ini dan memberikan kekuatan kepada kita semua agar amanah umat ini sampai kepada saudara kita di Sumatra,” ujarnya sesaat sebelum melepas iring-iringan armada.</p>
<p>Berbeda dengan tahap awal, konvoi tahap ke-2 ini membawa misi khusus untuk mempersiapkan para penyintas menghadapi bulan suci Ramadan.</p>
<p>Sebanyak 1.500 paket bantuan logistik yang terdiri atas paket sembako, alat ibadah, seragam sekolah, hingga hygiene kits diangkut menggunakan tujuh armada, yang meliputi: 3 truk kemanusiaan berisi logistik dan pangan, 2 ambulans untuk layanan kesehatan dan layanan jenazah, serta 2 mobil operasional</p>
<p>Direktur Eksekutif LAZNAS Dewan Dakwah, M. Idris Yusuf, menjelaskan bahwa distribusi bantuan kali ini merupakan hasil kolaborasi yang masif. “Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi dengan 56 mitra dari empat provinsi, yaitu DKI Jakarta, Jawa Tengah, Bali, dan DI Yogyakarta. Kami menurunkan 20 relawan dari pusat dan perwakilan daerah untuk mengawal bantuan ini hingga ke titik sasaran di Sumatra Barat dan Aceh,” jelasnya.</p>
<p>Perjalanan darat dan laut ini diperkirakan akan menempuh waktu empat hingga lima hari. Sejak bencana melanda pada 26 November 2025, LAZNAS Dewan Dakwah secara konsisten hadir melalui jaringan dai dan relawan lokal di lapangan. Aksi ini diharapkan dapat mempercepat fase pemulihan masyarakat agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara layak, terutama dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan yang segera tiba.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dewan-dakwah-kembali-lepas-konvoi-kemanusiaan-tahap-kedua-untuk-penyintas-banjir-dan-longsor-di-sumatra/">Dewan Dakwah Kembali Lepas Konvoi Kemanusiaan Tahap Kedua untuk Penyintas Banjir dan Longsor di Sumatra</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/res.cloudinary.com/dvd4tnrxr/images/c_scale,w_575,h_432/f_webp,q_auto:low/v1769059908/IMG-20260122-WA0013_copy_1016x762/IMG-20260122-WA0013_copy_1016x762.jpg?_i=AA&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Laznas Dewan Dakwah Salurkan Bantuan Tahap Kedua ke Korban Banjir dan Longsor Sibolga</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/laznas-dewan-dakwah-salurkan-bantuan-tahap-kedua-ke-korban-banjir-dan-longsor-sibolga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 03:59:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Laznas Dewan Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=92032</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAJALAH EKONOMI &#8211; Senin, 20 Desember 2025, tim relawan Laznas Dewan Dakwah memulai perjalanan panjang...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/laznas-dewan-dakwah-salurkan-bantuan-tahap-kedua-ke-korban-banjir-dan-longsor-sibolga/">Laznas Dewan Dakwah Salurkan Bantuan Tahap Kedua ke Korban Banjir dan Longsor Sibolga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com"><strong>MAJALAH EKONOMI</strong></a> &#8211; Senin, 20 Desember 2025, tim relawan Laznas Dewan Dakwah memulai perjalanan panjang dari Kota Medan menuju Sibolga, Sumatera Utara, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket sembako kepada warga terdampak banjir dan longsor.</p>
<p>Penyaluran ini merupakan tahap kedua kerja sama antara Laznas Dewan Dakwah dan PT Bio Farma (Persero) Bandung, setelah sebelumnya bantuan tahap pertama telah disalurkan kepada korban banjir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.</p>
<p>Perjalanan kemanusiaan tersebut ditempuh menggunakan dua armada, satu mobil sedan yang membawa para relawan dan satu unit mobil pick up yang mengangkut logistik sembako dengan total muatan sekitar satu ton. Tim relawan yang berangkat berjumlah enam orang, terdiri dari relawan Laznas pusat, warga lokal, serta pengemudi.</p>
<p>Tim berangkat ba’da Magrib dari Medan, menyusuri jalur yang penuh tantangan. Kondisi medan yang berat jalan berlumpur, licin, berlubang, serta longsor di beberapa titik memaksa tim bergerak ekstra hati-hati, terlebih perjalanan dilakukan pada malam hari dengan jarak pandang terbatas. Total waktu tempuh Medan–Sibolga mencapai 13 jam, dengan durasi perjalanan pulang-pergi selama dua hari.</p>
<p>Sekitar pukul 08.00 WIB, tim relawan tiba di Kota Sibolga. Namun, akses menuju kampung dengan kerusakan terparah tidak dapat dilalui karena jalan masih tertutup banjir lumpur yang cukup dalam. Demi keselamatan dan efektivitas distribusi, tim memutuskan untuk mengalihkan penyaluran ke wilayah lain yang juga terdampak cukup parah.</p>
<p>Bantuan akhirnya disalurkan di Jalan Padang Sidempuan Simpang Perdagangan, Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Wilayah ini merupakan salah satu kampung yang terdampak banjir lumpur hingga menyebabkan warga kehilangan hampir seluruh harta benda mereka.</p>
<p>Alhamdulillah, proses penyaluran bantuan berjalan lancar, meski sempat diwarnai kericuhan di awal pembagian akibat tingginya kebutuhan dan keterbatasan logistik. Berkat koordinasi yang baik, pembagian sembako dapat diselesaikan dengan tertib dan aman.</p>
<p>Setelah seluruh rangkaian penyaluran bantuan selesai, tim relawan Laznas Dewan Dakwah langsung kembali ke Medan untuk melakukan persiapan penyaluran bantuan kemanusiaan berikutnya ke wilayah Aceh Tamiang.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Laznas Dewan Dakwah bersama para mitra dalam menghadirkan bantuan hingga ke wilayah terdampak bencana, meskipun harus melewati medan yang berat dan penuh risiko demi memastikan amanah para donatur sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/laznas-dewan-dakwah-salurkan-bantuan-tahap-kedua-ke-korban-banjir-dan-longsor-sibolga/">Laznas Dewan Dakwah Salurkan Bantuan Tahap Kedua ke Korban Banjir dan Longsor Sibolga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/f_auto,q_auto/v1766462385/IMG-20251223-WA0008/IMG-20251223-WA0008.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Dewan Dakwah Lepas Konvoi Kemanusiaan untuk Penyintas Banjir dan Longsor Sumatera</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/dewan-dakwah-lepas-konvoi-kemanusiaan-untuk-penyintas-banjir-dan-longsor-sumatera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 13:56:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=91964</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) bersama LAZNAS Dewan Dakwah melepas Konvoi Kemanusiaan Banjir...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dewan-dakwah-lepas-konvoi-kemanusiaan-untuk-penyintas-banjir-dan-longsor-sumatera/">Dewan Dakwah Lepas Konvoi Kemanusiaan untuk Penyintas Banjir dan Longsor Sumatera</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> &#8211; Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) bersama LAZNAS Dewan Dakwah melepas Konvoi Kemanusiaan Banjir dan Longsor Sumatera dari Menara Dakwah, Kramat Raya 45, Jakarta Pusat, Jumat (12/12). Keberangkatan ini menjadi wujud kepedulian masyarakat Indonesia bagi penyintas bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.</p>
<p>Sebanyak enam armada dan delapan relawan diberangkatkan pada pukul 13.30 WIB. Armada tersebut terdiri atas satu truk kemanusiaan, satu mobil tangki air, satu ambulans, serta tiga kendaraan operasional yang membawa logistik bantuan dari para donatur.</p>
<p>Konvoi mengangkut berbagai kebutuhan mendesak, meliputi logistik pangan, perlengkapan kebersihan, perlengkapan ibadah, hygiene kit, alat masak, perlengkapan tanggap darurat, hingga pakan kucing.</p>
<p>Posko LAZNAS Dewan Dakwah di Agam, Bukittinggi, Sumatera Barat menjadi titik akhir sekaligus pusat koordinasi distribusi menuju wilayah terdampak. Tim relawan telah memetakan kebutuhan sejak awal dan siap menyalurkan bantuan segera setelah rombongan tiba.</p>
<p>Konvoi ini merupakan bagian dari Respon Cepat LAZNAS Dewan Dakwah dalam membantu pemulihan warga terdampak bencana. Bantuan tahap II ini dikirim melalui jalur darat, setelah sebelumnya bantuan tahap I diberangkatkan lewat jalur udara pada fase-fase awal bencana.</p>
<p>Direktur Bidang Zakat dan Wakaf Dewan Dakwah, Tjaturadi Walujo, menyampaikan rasa syukur atas keberangkatan rombongan bantuan.</p>
<p>“Alhamdulillah hari ini Dewan Dakwah bersama LAZNAS Dewan Dakwah kembali melepas bantuan untuk saudara kita korban banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Kami mohon doa restu agar para relawan diberikan kemudahan dan keselamatan selama bertugas,” ujarnya.</p>
<p>Sekretaris Umum Dewan Dakwah, H. Fathurrahman Mahfudz, BIRK., M.M., turut melepas konvoi. Ia mengapresiasi kontribusi donatur dan relawan.</p>
<p>“Bencana Sumatera kali ini jauh lebih dahsyat dari tsunami Aceh 2004. Penanganannya tidak cukup satu minggu atau satu bulan. Kita harus terus bahu-membahu mendukung pemulihan. Terima kasih kepada para donatur dan relawan. Semoga Dewan Dakwah terus istiqamah menebar manfaat,” katanya.</p>
<p>Memasuki hari ke-17 pasca banjir, kondisi di berbagai titik di Sumatera masih memprihatinkan. Lumpur tebal tetap menggenang, sebagian wilayah masih terendam, jaringan komunikasi dan listrik belum pulih, dan beberapa akses masih lumpuh total.</p>
<p>Hingga hari ini tercatat 990 korban meninggal dunia, 222 orang hilang, dan 5.400 warga mengalami luka-luka.</p>
<p>Situasi tersebut menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan. Dewan Dakwah menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan amanah melalui LAZNAS Dewan Dakwah.</p>
<p>Masyarakat dapat terus berkontribusi melalui donasi maupun dukungan logistik tambahan. Informasi lebih lanjut mengenai pengiriman bantuan tersedia melalui Contact Center Posko Utama: 0858-8282-4343 atau laman resmi LAZNAS Dewan Dakwah.*</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dewan-dakwah-lepas-konvoi-kemanusiaan-untuk-penyintas-banjir-dan-longsor-sumatera/">Dewan Dakwah Lepas Konvoi Kemanusiaan untuk Penyintas Banjir dan Longsor Sumatera</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/dashboard.laznasdewandakwah.or.id/storage/image-galleries/2025/1765530768whatsapp_image_2025_12_12_at_3_26_17_pm_jpeg.webp?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Laznas Dewan Dakwah Buka 11 Posko di Lokasi Banjir Sumatera</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/laznas-dewan-dakwah-buka-11-posko-di-lokasi-banjir-sumatera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 10:29:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Laznas Dewan Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=91890</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Tragedi banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/laznas-dewan-dakwah-buka-11-posko-di-lokasi-banjir-sumatera/">Laznas Dewan Dakwah Buka 11 Posko di Lokasi Banjir Sumatera</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Tragedi banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada 26 November lalu menelan hampir 1.000 korban jiwa, ribuan warga luka-luka, dan memaksa ratusan ribu orang mengungsi. Sejumlah jembatan roboh, sekolah dan fasilitas umum hancur, sementara banyak desa terisolasi oleh banjir dan lumpur. Para penyintas bertahan hidup dalam kondisi penuh keterbatasan.</p>
<p>LAZNAS Dewan Dakwah bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi para pengungsi di wilayah terdampak. Para dai Dewan Dakwah menjadi ujung tombak dalam respons bencana, mulai dari koordinasi lapangan, pendampingan masyarakat, hingga distribusi bantuan ke sejumlah titik yang sulit dijangkau.</p>
<p>Sejak hari pertama, LAZNAS Dewan Dakwah menerjunkan tim di masing-masing provinsi. Operasi ini dipimpin para dai daerah dengan dukungan 25 relawan:</p>
<p>• Ustadz Asrof Abdu Syakur di Aceh<br />
• Ustadz Rodhi di Sumatera Utara<br />
• Ustadz Sayyaf Siraj di Sumatera Barat</p>
<p>Para dai tersebut membentuk tim cepat tanggap dan mendirikan posko sebagai pusat koordinasi. Hingga kini, terdapat 11 posko yang beroperasi di tiga provinsi.</p>
<h4>Posko LAZNAS Dewan Dakwah Aceh:</h4>
<p>1. Desa Meue, Kec. Trienggadeng, Kab. Pidie Jaya</p>
<p>2. Desa Baro Yaman, Kec. Mutiara, Kab. Pidie</p>
<p>3. Desa Seupeu, Kec. Kuta Baro, Aceh Besar</p>
<p>4. Desa Tanah Terban, Kec. Karang Baru, Kab. Aceh Tamiang</p>
<p>5. Kuala Simpang, Kab. Aceh Tamiang</p>
<h4>Posko LAZNAS Dewan Dakwah Sumatera Barat:</h4>
<p>1. Kenagarian Koto Tuo, Kec. IV Koto, Kab. Agam</p>
<p>2. Palembayan, Kab. Agam</p>
<p>3. Malalak, Kab. Agam</p>
<p>4. Jl. Srigunting No. 2, Air Tawar Barat, Kec. Padang Utara, Kota Padang</p>
<p>5. Jaringan Rumah Sakit Ibnu Sina, Sumatera Barat</p>
<h4>Posko LAZNAS Dewan Dakwah Sumatera Utara:</h4>
<p>1. Jl. Laksana, Kel. Kota Matsum IV, Kec. Medan Area, Medan</p>
<h3>Giat Lapangan di Tengah Kondisi Sulit</h3>
<p>Di tengah akses yang terputus, hujan yang masih turun, listrik dan sinyal yang kerap padam, serta lumpur tebal yang menutupi jalan dan rumah, tim LAZNAS Dewan Dakwah tetap bergerak. Bersama pemerintah setempat, mereka melakukan:</p>
<p>Pertama, distribusi bantuan: hygiene kits, air minum, makanan siap saji, popok bayi, dan kebutuhan pokok.</p>
<p>Kedua, perasi dapur umum. Ketiga, evakuasi barang milik warga terdampak</p>
<p>Keempat, pembersihan permukiman. Kelima, pelayanan kesehatan. Keenam, penyediaan alat komunikasi darurat.</p>
<p>Di balik upaya tersebut, sejumlah dai dan daiyah di Sumatera juga menjadi korban bencana. Namun mereka tetap memilih berada di garis depan membantu warga.</p>
<p>Salah satunya Ustadzah Fudhla. Rumahnya di Desa Pante Lima, Kec. Meureudu, Pidie Jaya, terendam hampir tiga meter. Hingga hari ke-11 pasca banjir, desanya masih dipenuhi lumpur dan genangan setinggi betis. Meski begitu, ia tetap mendampingi tim bersama Ustadz Asraf untuk menyalurkan bantuan.</p>
<p>Situasi serupa dialami Ustadz Samsul di Desa Tanah Terban, Kec. Karang Baru, Aceh Tamiang. Ia terisolasi selama delapan hari karena listrik dan jaringan komunikasi padam total. Aceh Tamiang menjadi salah satu daerah dengan kerusakan terparah, bahkan sempat digambarkan seperti kota mati.</p>
<p>Data terbaru BNPB per 8 Desember 2025 mencatat 953 korban meninggal, 275 orang masih hilang, dan 5.000 warga luka-luka. Kerusakan fasilitas umum serta sarana pendidikan juga sangat luas.</p>
<p>LAZNAS Dewan Dakwah menegaskan komitmennya untuk terus memberikan layanan kemanusiaan di seluruh wilayah terdampak. Para dai tetap menjadi garda terdepan menguatkan masyarakat secara fisik, sosial, dan spiritual hingga kondisi pulih sepenuhnya.</p>
<p>Dalam waktu dekat, Tim Pusat LAZNAS Dewan Dakwah akan terjun langsung ke lokasi bencana untuk mengawal distribusi bantuan dari kantor pusat di Menara Dakwah, Kramat Raya 45, menuju posko-posko di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Konvoi kemanusiaan ini akan diberangkatkan pada Jumat, 12 Desember 2025, terdiri dari mobil rescue, truk tangki air, dan truk logistik.*</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/laznas-dewan-dakwah-buka-11-posko-di-lokasi-banjir-sumatera/">Laznas Dewan Dakwah Buka 11 Posko di Lokasi Banjir Sumatera</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/f_auto,q_auto/v1765276136/IMG-20251209-WA0010/IMG-20251209-WA0010.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Dewan Dakwah Kota Bekasi Salurkan 550 Paket Sembako untuk Warga Tuna Netra dan Duafa</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/dewan-dakwah-kota-bekasi-salurkan-550-paket-sembako-untuk-warga-tuna-netra-dan-duafa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 06:59:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=91805</guid>

					<description><![CDATA[<p>BEKASI &#8211; Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Kota Bekasi menyalurkan 550 paket sembako kepada ratusan warga...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dewan-dakwah-kota-bekasi-salurkan-550-paket-sembako-untuk-warga-tuna-netra-dan-duafa/">Dewan Dakwah Kota Bekasi Salurkan 550 Paket Sembako untuk Warga Tuna Netra dan Duafa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BEKASI</strong> &#8211; Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Kota Bekasi menyalurkan 550 paket sembako kepada ratusan warga binaan tuna netra di Masjid Al Muslimun, Pondok Ungu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (1/12).</p>
<p>Bantuan diberikan kepada 219 anggota Bina Annisa, yang mayoritas merupakan kaum ibu dhuafa binaan, serta 235 anggota Hikmah Netra, termasuk sejumlah pengurus yang dinilai berhak menerima santunan.</p>
<p>Kegiatan sosial ini juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, yang merupakan istri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.</p>
<p>Ketua Dewan Dakwah Kota Bekasi, Ustaz Salimin Dani, dalam sambutannya menegaskan bahwa Wali Kota Bekasi memberikan perhatian besar kepada warga difabel meski berhalangan hadir. “Pak Wali pengen datang, tapi beliau sudah salam ya. Bukan enggak peduli dengan kalian, tapi beliau sangat banyak kegiatannya,” ujarnya.</p>
<p>Ustaz Salimin juga mendoakan kesehatan keluarga Wali Kota. “Mudah-mudahan sehat anak Pak Wali, sehat. Amin. Mudah-mudahan Wali Kota kita dan istrinya saleh dan salihah,” kata dia.</p>
<p>Ia berharap kegiatan semacam ini dapat berlanjut secara berkala. “Setuju enggak kalau kita adakan setiap bulan di sini? Setuju. Pokoknya hadir ya,” katanya disambut antusias jemaah.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Wiwiek Hargono menyampaikan apresiasi kepada Dewan Dak kowah dan para jemaah yang terus mendoakan keluarga Wali Kota. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Ustaz dan jemaah di sini yang sudah tidak henti-hentinya mendoakan keluarga,” ucapnya.</p>
<p>Wiwiek juga mengajak masyarakat untuk terus berikhtiar dalam membangun Kota Bekasi. “Kita manusia berusaha hari ini. Berusaha, berjuang, berikhtiar dan Allah tidak tidur terhadap ikhtiar,” ujarnya.</p>
<p>Ia meminta warga tetap optimistis menghadapi berbagai tantangan. “Mudah-mudahan kita selalu diketemukan dengan orang-orang baik. Membangun itu tidak mudah, butuh proses. Maka sama-sama kita nikmati prosesnya,” tuturnya.</p>
<p>Pembagian bantuan berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari penerima manfaat, yang menilai kegiatan ini sebagai bentuk dukungan nyata bagi kelompok rentan di Kota Bekasi.*</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dewan-dakwah-kota-bekasi-salurkan-550-paket-sembako-untuk-warga-tuna-netra-dan-duafa/">Dewan Dakwah Kota Bekasi Salurkan 550 Paket Sembako untuk Warga Tuna Netra dan Duafa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/res.cloudinary.com/dvd4tnrxr/images/c_scale,w_575,h_432/f_webp,q_auto:low/v1764572217/IMG-20251201-WA0003_copy_640x480/IMG-20251201-WA0003_copy_640x480.jpg?_i=AA&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Dakwah di Kampung Opang, Ketulusan Ustaz Riswan di Tengah Kentalnya Adat Aluk Todolo</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/dakwah-di-kampung-opang-ketulusan-ustaz-riswan-di-tengah-kentalnya-adat-aluk-todolo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 10:24:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=91538</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kampung Opang, Dusun Batusara, terletak di ketinggian sekitar 1.400 mdpl di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan....</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dakwah-di-kampung-opang-ketulusan-ustaz-riswan-di-tengah-kentalnya-adat-aluk-todolo/">Dakwah di Kampung Opang, Ketulusan Ustaz Riswan di Tengah Kentalnya Adat Aluk Todolo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kampung Opang, Dusun Batusara</strong>, terletak di ketinggian sekitar 1.400 mdpl di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Di daerah pegunungan yang sejuk itu, hidup komunitas kecil muslim mualaf di tengah masyarakat yang masih kuat memegang adat lama. Di sanalah Ustaz Riswan, dai muda dari Dewan Dakwah, mengabdikan diri.</p>
<p>Menuju Opang bukan perkara mudah. Jalannya menanjak dan menurun, melewati bukit-bukit curam, batuan terjal, dan lumpur licin saat hujan. Jurang-jurang dalam mengapit di sisi kiri dan kanan jalan. Semua hanya bisa ditempuh dengan sepeda motor yang tangguh dan keberanian yang besar.</p>
<p>Namun, semua rasa lelah itu terbayar lunas saat tiba di Dusun Batusara. Sambutan warga begitu hangat. Mereka dikenal sangat menghormati tamu.</p>
<p>“Kami sangat senang kalau ada yang mau datang ke sini memberi bimbingan. Jangan sungkan, orang di kampung ini semua saudaramu,” ujar Ambe Turu’, Kepala Adat setempat, saat pertama kali menerima Ustaz Riswan.</p>
<p>Meski jumlah muslim masih sedikit, semangat Islam di sana terus tumbuh.</p>
<h3>Dakwah yang Hangat di Tengah Keberagaman</h3>
<p>Sebagian besar warga Opang menganut kepercayaan Aluk Todolo (animisme) dan Kristen. Karena itu, pendekatan kultural menjadi jalan utama dakwah Ustaz Riswan.</p>
<p>Ia hadir dalam kegiatan adat, membantu di ladang, ikut pesta panen kopi, dan berbaur dalam keseharian masyarakat. Dalam beberapa kesempatan, ia bahkan diberi ruang untuk menyampaikan tausiyah di tengah acara adat. Menariknya, bukan hanya muslim, warga nonmuslim pun ikut mendengarkan dengan penuh perhatian.</p>
<h4>Masjid Kayu Nurul Huda, Sumber Cahaya di Lereng Gunung</h4>
<p>Masjid Nurul Huda berdiri sederhana, berdinding kayu, dengan tangga kecil di sisi kanan dan kiri. Jamaahnya tak banyak. Saat shalat Jumat, kadang hanya enam orang yang hadir, karena sebagian besar warga sedang berada di kebun.</p>
<p>Namun, kehadiran Ustaz Riswan membawa napas baru. Bersama warga, ia memperbaiki bagian dapur masjid yang bolong agar tidak lagi dimasuki anjing. Masjid kayu itu kini menjadi pusat kegiatan keislaman di Kampung Opang.</p>
<p>Pada hari ketiganya di Opang, Ustaz Riswan mulai mengajar anak-anak TPA di Masjid Nurul Huda. Kegiatan belajar dilakukan setiap sore setelah ashar.</p>
<p>Anak-anak itu pemalu terhadap orang baru. Tapi ada satu hal yang membuat mereka cepat akrab, permen. Dari sebungkus permen, jembatan hati pun terbangun. Kini, setiap kali bertemu, mereka tak segan menyapa.</p>
<p>“Kak, nanti tinggal di sini ya, ajari kami,” ucap seorang anak polos.</p>
<p>“Kak, nanti kita ngaji lagi ya, nanti pakai kapatung,” sahut yang lain antusias.</p>
<p>Ada 19 anak yang kini dibina Ustaz Riswan, meski tak semuanya bisa hadir rutin. Sesekali, mereka diajak menginap di masjid, shalat berjamaah, dan menonton film sirah Nabi.</p>
<p>“Semoga dari kegiatan sederhana ini mereka semakin cinta masjid dan terbiasa shalat berjamaah,” ujar Ustaz Riswan penuh harap.</p>
<h5>Keterbatasan Tak Menghalangi Dakwah</h5>
<p>Medan berat, adat yang kuat, dan akses yang sulit tak membuat Ustaz Riswan surut langkah. Dengan ketulusan dan kesabaran, dakwah di pelosok itu tumbuh dari hal-hal kecil, sapaan hangat, kebersamaan memetik kopi, hingga sepotong permen yang memecah jarak.</p>
<p>Dari situlah cahaya Islam perlahan menyinari lembah-lembah sunyi di Pinrang.*</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dakwah-di-kampung-opang-ketulusan-ustaz-riswan-di-tengah-kentalnya-adat-aluk-todolo/">Dakwah di Kampung Opang, Ketulusan Ustaz Riswan di Tengah Kentalnya Adat Aluk Todolo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/dashboard.laznasdewandakwah.or.id/storage/image-galleries/2025/1759829678whatsapp_image_2025_09_24_at_9_47_26_am_jpeg.webp?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Lima Tahun Tanpa Pembinaan, Ustaz Awi Hadir di Pedalaman Tanpa Listrik dan Jaringan</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/lima-tahun-tanpa-pembinaan-ustaz-awi-hadir-di-pedalaman-tanpa-listrik-dan-jaringan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 10:18:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=91501</guid>

					<description><![CDATA[<p>Peluh membanjiri wajahnya dan napasnya mulai tersengal. Lelahnya perjalanan sudah menguras tenaga ustaz muda tersebut....</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/lima-tahun-tanpa-pembinaan-ustaz-awi-hadir-di-pedalaman-tanpa-listrik-dan-jaringan/">Lima Tahun Tanpa Pembinaan, Ustaz Awi Hadir di Pedalaman Tanpa Listrik dan Jaringan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Peluh membanjiri wajahnya dan napasnya mulai tersengal. Lelahnya perjalanan sudah menguras tenaga ustaz muda tersebut.</p>
<p>“Apakah pohon petai sudah dekat?” tanyanya.</p>
<p>“Ini baru permulaan, Bang. Kita masih harus melewati tiga bukit lagi.”</p>
<p>Jawaban itu membuat Ustaz Awi terdiam. Rasa terkejut bercampur takjub. Bagaimana tidak, sementara kakinya mulai berat dan tubuhnya terasa melemah, warga di depannya tetap melangkah ringan. Wajah mereka tenang tanpa gurat kelelahan sedikit pun, seolah stamina mereka tak pernah habis.</p>
<p>Hari itu, ia memutuskan mengikuti warga mencari hasil hutan, salah satunya petai di TNBT. Dalam pikirannya, perjalanan itu akan seperti pendakian biasa, mungkin melelahkan, tapi bisa diukur. Namun, kenyataannya jauh di luar dugaan.</p>
<p>Ritme berjalan para warga begitu cepat dan stabil. Mereka menanjak dan menuruni lereng curam tanpa ragu, seolah medan berat itu hanyalah jalan biasa di depan rumah. Sementara Ustaz Awi harus berjuang keras menjaga keseimbangan di antara bebatuan licin dan akar-akar besar yang melintang.</p>
<p>Suku Talang Mamak adalah suku pedalaman Riau yang menggantungkan hidupnya secara tradisional di sepanjang aliran Sungai Indragiri dan kawasan Taman Nasional Tiga Puluh (TNBT).</p>
<p>Tanpa pencahayaan dan jaringan, mereka memutar perekonomian dengan mengambil damar, getah pohon besar, serta hasil hutan lain yang bisa dijual, seperti petai.</p>
<p>Di tengah penduduk pedalaman inilah dai Dewan Dakwah, Ustaz Awi Andrizal, memulai perjalanan dakwahnya, tepatnya di Dusun Nunusan, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.</p>
<p>*Perjalanan Ekstrem ke Dusun Nunusan, Desa yang Tidak Terdata di Maps*</p>
<p>Entah sudah kali keberapa Ustaz Awi dan rombongan turun dari perahu kayu yang mereka tumpangi saat menyusuri Sungai Batang Gansal agar perahu tersebut lebih ringan ketika melewati arus jeram.</p>
<p>“Perjalanan menuju lokasi dakwah sangat ekstrem karena melewati banyak batu-batu besar serta sungai yang deras. Beberapa kali kami turun dari perahu kayu agar perahu lebih ringan ketika melewati arus jeram tersebut,” ujar Ustaz Awi, awal November 2025.</p>
<p>Perjalanan lewat jalur air tersebut ditempuh beberapa jam setelah perjalanan darat dari pusat kota kabupaten, yakni Kota Rengat.</p>
<p>Dusun Nunusan terpisah jauh dari desa induknya, Desa Rantau Langsat. Hanya ada satu jalur menuju dusun itu, yaitu jalur sungai. Perjalanan hanya bisa ditempuh dengan perahu kayu selama dua sampai lima jam, tergantung kondisi ketinggian air.</p>
<p>Medan tempuh yang sulit dan letak dusun yang terpencil membuat daerah tersebut tanpa listrik dan sinyal telekomunikasi.</p>
<p>Aktivitas mandi, bersuci, mencuci, hingga buang hajat dilakukan di tepian sungai. Begitu hari mulai gelap, Dusun Nunusan bagai dusun mati.</p>
<p>Sekitar empat hingga lima tahun yang lalu, ustaz terakhir memberikan pembinaan agama di Desa Nunusan. Setelah itu, suku Talang Mamak yang telah berislam di sana hanya mendengar khutbah setiap Jumat dari musala kecil mereka.</p>
<p>Mendengar kabar kedatangan dai yang ditempatkan khusus di Desa Nunusan, mereka tak berhenti bertanya, Apakah ustaz tersebut jadi datang? Kapan ustaznya akan tiba? Dan pertanyaan-pertanyaan sejenis.</p>
<p>Kedatangannya pun disambut hangat. Banyak di antara mereka yang menawarinya untuk menetap di rumah masing-masing.</p>
<p>“Respon masyarakat sangat terbuka dan menerima dengan baik. Bahkan seminggu sebelum saya datang, mereka sudah bertanya kepada salah satu mahasiswa STID M. Natsir apakah saya jadi datang ke dusun mereka,” terang dai muda asal Aceh tersebut.</p>
<p>*Dari Musala Kecil Pedalaman, Dakwah Tetap Menyala*</p>
<p>Tidak mudah membentuk rutinitas masyarakat pedalaman untuk mengikuti kajian rutin, terlebih mereka sangat bergantung pada hasil hutan.</p>
<p>Dari pagi pukul 07.00 hingga petang hari, masyarakat desa masuk hutan untuk mencari damar. Bukan hanya para orang tua, anak-anak pun ikut keluar masuk hutan mengambil damar. Namun demikian, tidak setiap saat mereka memperoleh hasil.</p>
<p>“Terkadang masyarakat tidak dapat membeli beras karena tidak mendapat hasil dari hutan,” kata Ustaz Awi.</p>
<p>Karena itu, Ustaz Awi beberapa kali ikut menyusuri hutan belantara, selain memusatkan dakwahnya di musala kecil Nurul Huda dan berdakwah dari rumah ke rumah.</p>
<p>Mengajar anak-anak Talang Mamak menjadi aktivitas dakwah utama Ustaz Awi. Dari pagi hingga siang hari, ia mengajar anak-anak SD.</p>
<p>Sebuah sekolah rintisan, kelas filial, berdiri di Dusun Nunusan. Di sanalah anak-anak suku Talang Mamak mengenal pendidikan. Namun, banyak dari mereka yang tidak bisa melanjutkan pendidikan bahkan harus berhenti di tengah jalan karena keterbatasan biaya.</p>
<p>Meski demikian, anak-anak tersebut sangat bersemangat datang ke sekolah. Setiap hari mereka berjalan kaki, ada yang menempuh jarak lebih dari satu jam tanpa menggunakan sepatu atau alas kaki.</p>
<p>Anak-anak itu tidak hanya belajar, tetapi juga keluar masuk hutan sepulang sekolah untuk mencari damar.</p>
<p>*Belajar Mengaji di Temaram Malam*</p>
<p>Meski kelelahan sepulang dari hutan, anak-anak pedalaman tersebut tetap hadir mengaji selepas Magrib bersama Ustaz Awi.</p>
<p>Diterangi lampu LED atau lampu darurat portabel, mereka mengeja huruf demi huruf di papan tulis kapur.</p>
<p>Dusun yang tadinya sunyi tersebut perlahan hidup sejak kehadiran Ustaz Awi. Suara lantunan doa dari musala kecil di tengah hutan terpencil mengisi malam-malam hening Dusun Nunusan.</p>
<p>Perjalanan dakwah menuntut seorang dai untuk bisa melakukan apa saja yang masyarakat butuhkan. Bukan hanya mengisi rohani mereka, tapi juga siap sedia hadir dalam keseharian mereka.</p>
<p>Terlebih, pengabdian di dusun terpencil yang sangat jauh dari dunia luar membutuhkan penyesuaian diri yang luar biasa.</p>
<p>Selain turut membantu masyarakat mencari hasil alam dengan menyusuri hutan, Ustaz Awi juga membaur dalam berbagai kegiatan mereka: membantu memperbaiki jalan, panen jengkol dan petai, hingga memberikan layanan cukur gratis kepada penduduk pedalaman tersebut.</p>
<p>Satu per satu anak ia cukur dengan telaten. Tak hanya anak-anak, pria dewasa pun turut meminta untuk dicukur oleh Ustaz Awi.*</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/lima-tahun-tanpa-pembinaan-ustaz-awi-hadir-di-pedalaman-tanpa-listrik-dan-jaringan/">Lima Tahun Tanpa Pembinaan, Ustaz Awi Hadir di Pedalaman Tanpa Listrik dan Jaringan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/dashboard.laznasdewandakwah.or.id/storage/image-galleries/2025/1762312121whatsapp_image_2025_11_01_at_11_04_49_am_jpeg.webp?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Dengan Semangat Kemerdekaan, Dewan Dakwah Lepas 225 Da’i Muda Terbaik ke Pelosok Negeri dari Gedung MPR RI</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/dengan-semangat-kemerdekaan-dewan-dakwah-lepas-225-dai-muda-terbaik-ke-pelosok-negeri-dari-gedung-mpr-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 23:42:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=90548</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara lembaga dakwah dengan institusi negara dalam mendorong pembangunan karakter bangsa berbasis nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dengan-semangat-kemerdekaan-dewan-dakwah-lepas-225-dai-muda-terbaik-ke-pelosok-negeri-dari-gedung-mpr-ri/">Dengan Semangat Kemerdekaan, Dewan Dakwah Lepas 225 Da’i Muda Terbaik ke Pelosok Negeri dari Gedung MPR RI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> &#8211; Dalam momentum menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menggelar acara pelepasan 225 da’i muda terbaik, dan terbanyak sepanjang penugasan, di Gedung Nusantara V Komplek DPR MPR RI, Senayan, Jakarta.</p>
<p>Acara yang bertajuk &#8220;Dengan Semangat Kemerdekaan, Membangun Peradaban dari Pedalaman” ini bukan hanya menjadi agenda penting bagi dunia dakwah, namun juga menjadi bagian dari langkah nyata membangun bangsa melalui pendidikan, pencerahan, dan pelayanan umat di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).</p>
<p>Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara lembaga dakwah dengan institusi negara dalam mendorong pembangunan karakter bangsa berbasis nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin. Para da’i yang dilepas adalah lulusan terbaik dari lembaga pendidikan milik Dewan Da&#8217;wah, Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) M. Natsir, dan telah menjalani pelatihan intensif, pembekalan dakwah, serta kesiapan menghadapi kondisi sosial dan geografis daerah tugas masing-masing.</p>
<p>Para da&#8217;i membawa misi besar dan strategis untuk dakwah dan kemajuan bangsa, salah satunya adalah menamkan nilai-nilai pembangunan berkelanjutan (SDGs) pada masyarakat binaan.</p>
<p>Acara ini mempertemukan elemen-elemen penting dan strategis bangsa, di antaranya; Dr. H. Muhammad Hidayat Nur Wahid, Lc., M.A, Wakil Ketua MPR RI, Tamsil Linrung, Wakil Ketua DPD RI, Menteri Transmigrasi RI, yang diwakili oleh Direktur Jenderal Pembangunan &amp; Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Dr. Sigit Mustofa Nurudin, ST.MM, Menteri Pertanian Republik Indonesia, diwakili oleh Ketua BRMP Pascapanen Pertanian, Dr. Zainal Abidin, S.P., M.P, Ir. H. Muhammad Noor Rifani, S.H., S.T., M.T, Bupati Tabalong, Dato’ Aneng Bupati Kabupaten Anambas, hingga Prof.(H.C.) Dr.Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec, Pimpinan BAZNAS RI.</p>
<p>Ketua Umum Dewan Dakwah, Dr. Adian Husaini, dalam sambutannya menegaskan bahwa misi pengiriman da’i bukan sekadar aktivitas keagamaan, tetapi bagian dari membangun peradaban bangsa dari wilayah pedalaman. “Da’i adalah agen perubahan. Mereka menjalankan misi Bapak Mohammad Natsir dalam mengokohkan Indonesia dalam persatuan umat dan juga memajukan bangsa,” ujarnya.</p>
<p>Islam inilah yang mengikat nusantara, pengiriman da&#8217;i ini adalah cara kita memajukan Indonesia,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Pada momen kenegaraan ini, Dewan Dakwah sekaligus melakukan penandatangan kerjasama (MoU) dengan Baznas RI dan Kabupaten Tabalong.</p>
<p>&#8220;Pelepasan dai ini juga sejalan dengan visi misi kami, Tabalong SMART (Sejahtera, Maju, Religius, dan Terdepan), di mana salah satu poinnya adalah hadirnya para da&#8217;i di setiap desa dan pertemuan ini jadi langkah awal da&#8217;i-da&#8217;i Dewan Dakwah akan ada di setiap desa kami di Tabalong,&#8221; tutur Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong</p>
<p>Para da’i yang dilepas akan diberangkatkan menuju tempat bertugas dan mengabdi selama 1 hingga 2 tahun di 175 titik di 29 Provinsi di Indonesia, seperti Papua, NTT, pedalaman Kalimantan, pesisir Sulawesi, hingga perbatasan Sumatera dan Malaysia. Mereka akan menjadi pelopor dakwah, pendidikan, hingga penguatan ekonomi umat di komunitas-komunitas Muslim minoritas.</p>
<p>Dewan Dakwah memastikan bahwa setiap da’i tidak hanya membawa ilmu, tetapi juga keteladanan. Sehingga pengiriman da&#8217;i berdampak luas terhadap masyarakat dari akar rumput.</p>
<p>“Ini adalah bukti konkret Dewan Dakwah untuk mewujudkan keadilan sosial dengan membangun indonesia dari pinggiran. Para da&#8217;i yang jadi pelita di tengah pedalaman yang bukan hanya menerangi tapi juga menghangatkan masyarakat dengan dakwah kita,&#8221; ujar Tamsil Linrung dalam sambutannya.</p>
<p>Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid menyampaikan nasihat untuk para dai tentang kesatuan Indonesia yang telah dilakukan oleh Bapak Mohammad Natsir saat merangkai dan memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sehingga bisa terus berjalan hingga hari ini.</p>
<p>&#8220;Hal ini senafas dengan bagaimana dakwah yang telah dicontohkan Rasulullah SAW tentang pendekatan secara universal untuk persatuan,&#8221; kata Hidayat.</p>
<p>Lebih dari itu, Wakil Ketua MPR RI juga memberikan suntikan semangat dalam nasihatnya untuk para da&#8217;i agar bisa berdakwah, berdampak dan jadi manifestasi kebaikan yang akan digapai pada momen Indonesia Emas 2045 nanti. &#8220;Apa yang kita tanam hari ini melalui para dai yang dikirim ke penjuru negeri adalah apa yang akan kita tuai saat Indonesia Emas 2045 nanti,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Turut serta di dalam kegiatan Pelepasan Da&#8217;i ini kisah inspiratif dari Ustadz Sigit, da&#8217;i senior Dewan Dakwah, yang telah mengabdi lebih dari 21 tahun di pedalaman Morowali Utara. Ia membawa surat-surat harapan anak bangsa di Dusun Ngoyo untuk kita semua</p>
<p>&#8220;Dan hari ini, 225 dai di hadapan kita menjadi bagian tali estafet yang akan melanjutkan perjuangan untuk memerdekakan anak bangsa yang belum merasakan arti kemerdekaan di wilayah pedalaman,&#8221; tutur Ustadz Sigit menatap penuh arti para da&#8217;i dari podium tempatnya bicara.</p>
<p>Kegiatan ini menegaskan bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya dirayakan, tapi juga diwujudkan melalui kontribusi nyata ke wilayah yang selama ini sering terlupa bahkan belum tersentuh secara merata. Bahwa dakwah bukan hanya domain agama, tetapi juga instrumen kenegaraan dalam membina masyarakat. Melalui dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan, LAZNAS Dewan Dakwah ikut hadir dan berkomitmen membersamai para dai dan menjadikan pedalaman sebagai titik tolak peradaban baru; kuat dalam iman, mandiri dalam ekonomi, dan kokoh dalam semangat kebangsaan.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dengan-semangat-kemerdekaan-dewan-dakwah-lepas-225-dai-muda-terbaik-ke-pelosok-negeri-dari-gedung-mpr-ri/">Dengan Semangat Kemerdekaan, Dewan Dakwah Lepas 225 Da’i Muda Terbaik ke Pelosok Negeri dari Gedung MPR RI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcQSP0fgp28AOG6frtfMZNLN5IFAcLVc2tgxKA&#038;s&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Warga Gaza Hadapi Musim Dingin Tanpa Rumah, Laznas Dewan Dakwah Salurkan Paket 50 Tenda Darurat</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/warga-gaza-hadapi-musim-dingin-tanpa-rumah-laznas-dewan-dakwah-salurkan-paket-50-tenda-darurat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 00:31:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=79140</guid>

					<description><![CDATA[<p>GAZA, PALESTINA &#8211; Lembaga Amil Zakat Nasional Dewan Dakwah menyalurkan 50 paket tenda untuk warga...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/warga-gaza-hadapi-musim-dingin-tanpa-rumah-laznas-dewan-dakwah-salurkan-paket-50-tenda-darurat/">Warga Gaza Hadapi Musim Dingin Tanpa Rumah, Laznas Dewan Dakwah Salurkan Paket 50 Tenda Darurat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://www.depokpos.com/tag/gaza">GAZA</a>, <a href="https://www.depokpos.com/tag/palestina">PALESTINA</a></strong> &#8211; Lembaga Amil Zakat Nasional Dewan Dakwah menyalurkan 50 paket tenda untuk warga Gaza, Palestina yang tengah menghadapi musim dingin yang ekstrem dan kehilangan rumah akibat genosida Israel.</p>
<p>Pengiriman tenda ini dilakukan melalui pintu Rafah, Mesir yang berbatasan dengan jalur Gaza. Paket tenda ini berukuran 5&#215;5 meter yang dapat menampung satu keluarga Gaza dengan total bantuan untuk sekitar 500 orang.</p>
<p>“Tenda-tenda ini hasil sumbangan dari warga Indonesia melalui Laznas Dewan Dakwah. Kami masih terus membuka pintu donasi agar lebih banyak lagi bantuan yang dapat kita berikan,” ujar Manajer Kemanusiaan Dunia Islam Laznas Dewan Dakwah Muhammad Said di Kairo, Mesir saat mengecek persiapan.</p>
<p>Said mengatakan bantuan-bantuan ini akan disalurkan dengan bekerja sama dengan Bulan Sabit Merah Mesir sebagai pihak otoritas di Mesir.</p>
<p>Duta Kemanusiaan Dewan Dakwah Pizaro Gozali Idrus mengatakan salah satu kebutuhan mendasar bagi warga Gaza sekarang adalah tenda-tenda darurat karena para pengungsi Gaza kini mulai kembali ke rumahnya usai gencatan senjata.</p>
<p>“Saat mereka kembali mereka tidak punya rumah, tidak punya fasilitas tempat tinggal karena diratakan oleh Israel,” ujar dia di Kairo.</p>
<p>Akibatnya, lanjut Pizaro, banyak bayi-bayi Gaza juga meninggal akibat cuaca dingin.</p>
<p>“Ini fenomena yang sangat memprihatinkan, maka kita berkewajiban mengirimkan tenda-tenda darurat yang layak bagi mereka,” ujar Pizaro.</p>
<p>Selain tenda darurat, Laznas Dewan Dakwah juga akan menyalurkan paket buka puasa Ramadhan, sayur-sayuran segar, dan bantuan bagi pasien warga Gaza di rumah sakit.</p>
<p>Yuk bersama kita bantu masyarakat Gaza, Palestina pada Musim Dingin di Bulan Ramadhan melalui:</p>
<p>Rekening Infaq<br />
Bank Syariah Indonesia (BSI) # 184 462 1140<br />
(Lazis Dewan Da&#8217;wah Islamiyah Indonesia)</p>
<p>Informasi &amp; Konfirmasi<br />
0858 8282 4343</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/warga-gaza-hadapi-musim-dingin-tanpa-rumah-laznas-dewan-dakwah-salurkan-paket-50-tenda-darurat/">Warga Gaza Hadapi Musim Dingin Tanpa Rumah, Laznas Dewan Dakwah Salurkan Paket 50 Tenda Darurat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/dashboard.laznasdewandakwah.or.id/storage/image-galleries/2025/1740371783ok_bantuan_tenda_darurat_gaza_palestina_1_jpg.webp?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
