<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Banjir Arsip - MAJALAH EKONOMI</title>
	<atom:link href="https://majalahekonomi.com/tag/banjir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahekonomi.com/tag/banjir/</link>
	<description>Majalah Ekonomi dan Bisnis</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Dec 2025 23:35:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/w_100,h_100,c_fill,g_auto/f_auto,q_auto/v1725623573/MEfav/MEfav.jpg?_i=AA</url>
	<title>Banjir Arsip - MAJALAH EKONOMI</title>
	<link>https://majalahekonomi.com/tag/banjir/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Update Banjir Sumatera: 604 Korban Tewas, 464 Belum Ditemukan</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/update-banjir-sumatera-604-korban-tewas-464-belum-ditemukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 23:35:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Sumatera]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=91818</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAJALAH EKONOMI &#8211; Data korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Sumatera per...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/update-banjir-sumatera-604-korban-tewas-464-belum-ditemukan/">Update Banjir Sumatera: 604 Korban Tewas, 464 Belum Ditemukan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com"><strong>MAJALAH EKONOMI</strong></a> &#8211; Data korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Sumatera per Senin (1/12) petang menjadi 604 orang.</p>
<p>Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan jumlah korban yang ditampilkan merupakan data terbaru.</p>
<p>&#8220;Data yang tampil data ter-update,&#8221; ujar Abdul Muhari dalam keterangannya, Senin petang.</p>
<p>Berikut ini data korban bencana Sumatera yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), hingga Sumatera Barat (Sumbar) per pukul 17.00 WIB, Senin (1/12):</p>
<ul>
<li>Korban Jiwa: 604 Orang</li>
<li>Korban Hilang: 464 orang</li>
<li>Korban luka: 2.600 orang</li>
<li>Warga terdampak: 1,5 juta orang</li>
<li>Jumlah pengungsi: 570 ribu orang.</li>
</ul>
<p>Adapun rincian korban jiwa di Aceh sebanyak 156 orang, korban hilang 181 dan korban luka 1.800 orang.</p>
<p>Kemudian, korban meninggal di Sumbar sebanyak 165 orang, korban hilang 114 jiwa, dan 112 orang terluka.</p>
<p>Sementara di Sumut, jumlah korban meninggal 283 orang, 169 orang hilang, dan 613 terluka.</p>
<p>Data BNPB juga menyampaikan sebanyak 3.500 rumah rusak beras, 4.100 rumah rusak sedang, 20.500 rumah rusak ringan.</p>
<p>Kemudian, 271 jembatan rusak hingga 282 fasilitas pendidikan rusak.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/update-banjir-sumatera-604-korban-tewas-464-belum-ditemukan/">Update Banjir Sumatera: 604 Korban Tewas, 464 Belum Ditemukan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/tridinews.com/storage/post/hamparan-kayu-di-lautan-setelah-banjir-157861176.webp?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Mensos Dampingi Presiden Tinjau Lokasi Banjir di Sumatera</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/mensos-dampingi-presiden-tinjau-lokasi-banjir-di-sumatera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 06:28:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=91796</guid>

					<description><![CDATA[<p>TAPANULI TENGAH &#8211; Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/mensos-dampingi-presiden-tinjau-lokasi-banjir-di-sumatera/">Mensos Dampingi Presiden Tinjau Lokasi Banjir di Sumatera</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TAPANULI TENGAH</strong> &#8211; Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung sejumlah lokasi banjir di Sumatera, termasuk titik-titik pengungsian yang saat ini menampung warga terdampak.</p>
<p>Gus Ipul menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Bandara dan langsung menuju ke titik pengungsian di Tapanuli Tengah pada Senin (1/12/2025).</p>
<p>Presiden dan rombongan tiba di titik pertama pengungsian sekitar pukul 08.30 WIB. Titik pertama yang dikunjungi berada di kawasan pengungsian Tapanuli Tengah, dekat perbatasan dengan Kota Sibolga.</p>
<p>“Kita bersama sejumlah menteri mendampingi Pak Presiden untuk memastikan para pengungsi bisa mendapatkan bantuan yang memadai,” kata Gus Ipul di lokasi pengungsian, dikutip dari laman Kemensos.</p>
<p>Usai dari Tapanuli Tengah, Presiden bersama rombongan dijadwalkan melanjutkan kunjungan kerja ke sejumlah titik terdampak banjir di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat untuk meninjau kondisi warga serta kesiapan layanan perlindungan sosial di lapangan.</p>
<p>Sementara itu, Kementerian Sosial terus memperkuat dukungan bagi warga terdampak banjir di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.</p>
<p>Hingga hari ini, total nilai bantuan logistik bufferstock yang telah didistribusikan Kemensos untuk tiga provinsi tersebut mencapai sekitar Rp14.599.409.350.</p>
<p>Selain bantuan logistik bufferstock, Kemensos melalui juga menggerakkan layanan Bantuan Bahan Natura melalui dapur umum dan dapur mandiri dengan nilai sekitar Rp4.500.000.000.</p>
<p>Layanan dapur umum dan dapur mandiri tersebut menjangkau beberapa titik dengan kapasitas sajian sebagai berikut:</p>
<p>Sumatera Barat: 9 titik (Kota Padang, Padang Pariaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan) melayani sekitar 30.000 bungkus makanan per hari.</p>
<p>Sumatera Utara: 12 titik (Mandailing Natal, Langkat, Tapanuli Utara), melayani sekitar 30.000 bungkus makanan per hari.</p>
<p>Aceh: 7 titik (Subulussalam, Pidie Jaya, dan sekitarnya), melayani sekitar 28.000 bungkus makanan per hari.</p>
<p>Angka-angka tersebut merupakan capaian per hari ini dan masih terus bergerak naik, seiring penambahan titik layanan dapur umum yang akan diperbarui setiap hari sesuai perkembangan situasi di lapangan.</p>
<p>Dengan demikian, total dukungan penanganan bencana dari Kementerian Sosial, gabungan antara logistik bufferstock dan bantuan bahan natura untuk dapur umum, hingga hari ini tercatat sekitar: Rp19.099.409.350.</p>
<p>Kemensos juga berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah, BPBD, dan unsur lainnya untuk memastikan bantuan tepat sasaran, terutama bagi kelompok rentan seperti lanjut usia, balita, penyandang disabilitas, dan ibu hamil di lokasi pengungsian. (B. Karmila)</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/mensos-dampingi-presiden-tinjau-lokasi-banjir-di-sumatera/">Mensos Dampingi Presiden Tinjau Lokasi Banjir di Sumatera</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2025/12/01/kemensos-1764563423695.jpeg?w=1200&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Laznas Dewan Dakwah Evakuasi Warga Stroke Terdampak Banjir di Bekasi</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/laznas-dewan-dakwah-evakuasi-warga-stroke-terdampak-banjir-di-bekasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 10:38:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Laznas Dewan Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=79206</guid>

					<description><![CDATA[<p>BEKASI – Cuaca ektsrem yang terjadi sejak Ahad (2/3) lalu telah membuat Sungai-sungai meluap dan...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/laznas-dewan-dakwah-evakuasi-warga-stroke-terdampak-banjir-di-bekasi/">Laznas Dewan Dakwah Evakuasi Warga Stroke Terdampak Banjir di Bekasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BEKASI – Cuaca ektsrem yang terjadi sejak Ahad (2/3) lalu telah membuat Sungai-sungai meluap dan mengalirkan air ke wilayah Bekasi. Sejak dini hari pada Selasa, 4 Maret 2025, banjir besar tiba-tiba terjadi di beberapa wilayah di Bekasi. Ketinggian air yang mencapai 1-2 meter membuat banyak warga terjebak dan membutuhkan evakuasi segera. Menyikapi kondisi ini, Laznas Dewan Dakwah bergerak cepat dengan menerjunkan satu unit ambulans untuk membantu penyelamatan warga terdampak, terutama di wilayah Babelan.</p>
<p>Salah satu respon cepat yang dilakukan LAZNAS Dewan Dakwah adalah mengirimkan 1 unit ambulans ke salah satu Lokasi banjir, tepatnya di Taman Kebalen, babelan, Bekasi Utara. Salah satu kisah yang dramatis adalah penyelamatan seorang lansia penderita stroke yang terjebak di dalam rumahnya. Dengan kondisi warga tersebut yang hanya bisa berbaring di atas kasur sedangkan air terus menerus naik, dan belum ada petugas evakuasi yang membantu, tim Laznas Dewan Dakwah hadir di masa kritis tersebut.</p>
<p>Akses jalanan yang terbatas akibat genangan air yang tinggi, tim Laznas Dewan Dakwah melakukan evakuasi dan membawa lansia tersebut ke tempat yang lebih aman. Kecepatan respons dalam situasi darurat seperti ini menjadi sangat krusial dalam menyelamatkan nyawa.</p>
<p>Selain evakuasi, tim juga membantu warga lain yang kesulitan keluar dari rumah akibat derasnya arus air. Banyak warga yang harus dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi atau ke posko pengungsian terdekat untuk menghindari risiko lebih besar. Dalam situasi ini, kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk relawan dan masyarakat setempat, menjadi kunci keberhasilan penyelamatan.</p>
<p>Di tengah kondisi darurat dengan genangan air yang tinggi, semangat kebaikan tim yang bertugas tetap menyala. Rully, Tim Ambulans Laznas Dewan Dakwah menyatakan bahwa tim akan terus berada di lapangan untuk membantu warga yang membutuhkan. “Kondisi air semakin naik, sementara masih banyak penyintas yang belum terevakuasi. Kami akan berada di sini memastikan para penyintas bisa keluar dari terjebak banjir ke tempat yang lebih aman,” ungkapnya.</p>
<p>Melalui aksi tanggap darurat ini, Laznas Dewan Dakwah mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan berpartisipasi dalam membantu warga terdampak bencana. Ramadan adalah bulan penuh berkah, dan membantu sesama adalah salah satu bentuk ibadah yang bisa kita lakukan. Karena Kebaikan Ramadan Tanpa Batas.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/laznas-dewan-dakwah-evakuasi-warga-stroke-terdampak-banjir-di-bekasi/">Laznas Dewan Dakwah Evakuasi Warga Stroke Terdampak Banjir di Bekasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/jakpos.id/go/wp-content/uploads/2025/03/WhatsApp-Image-2025-03-06-at-15.07.23_844bb257-FILEminimizer.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Rumah Zakat Kirim Relawan untuk Evakuasi Warga Terdampak Banjir Jabodetabek</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/rumah-zakat-kirim-relawan-untuk-evakuasi-warga-terdampak-banjir-jabodetabek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2025 07:19:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Zakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=79203</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAJALAH EKONOMI &#8211; Hingga Rabu (5/3/2025), Rumah Zakat telah mengerahkan sebanyak 23 relawan untuk membantu...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/rumah-zakat-kirim-relawan-untuk-evakuasi-warga-terdampak-banjir-jabodetabek/">Rumah Zakat Kirim Relawan untuk Evakuasi Warga Terdampak Banjir Jabodetabek</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com/"><strong>MAJALAH EKONOMI</strong></a> &#8211; Hingga Rabu (5/3/2025), Rumah Zakat telah mengerahkan sebanyak 23 relawan untuk membantu proses evakuasi warga yang terdampak banjir di wilayah Jabodetabek. Selain melakukan evakuasi, para relawan juga mendistribusikan makanan siap saji, hygiene kit, Superqurban, pos segar, serta melakukan aksi bersih-bersih. Guna memperlancar proses evakuasi, Rumah Zakat juga menurunkan perahu karet dan ambulans.</p>
<p>“Dalam menjalankan aksi kemanusiaan ini, para relawan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait serta melakukan kaji cepat untuk memetakan kebutuhan darurat di lapangan,” ujar Izzatul Yazid, Kepala Divisi Kemanusiaan Rumah Zakat.</p>
<p>Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bekasi, Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Depok ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama, serta ditambah dengan adanya kiriman air dari wilayah hulu.</p>
<p>Saat ini, para penyintas bencana banjir di Jabodetabek masih sangat membutuhkan bantuan berupa makanan siap saji, air bersih, perahu karet, selimut, alas tidur, hygiene kit, obat-obatan, dan pakaian.</p>
<p>“Rumah Zakat akan mendirikan Pos Layanan Rumah Zakat di Bekasi untuk membantu para penyintas banjir dengan menyediakan berbagai kebutuhan logistik,” tambah Yazid. Ia juga menjelaskan bahwa para relawan terus berkoordinasi dengan BPBD dan pihak terkait lainnya guna memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan baik kepada masyarakat terdampak di Jabodetabek.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/rumah-zakat-kirim-relawan-untuk-evakuasi-warga-terdampak-banjir-jabodetabek/">Rumah Zakat Kirim Relawan untuk Evakuasi Warga Terdampak Banjir Jabodetabek</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/f_auto,q_auto/v1741159127/Rumah-Zakat-1/Rumah-Zakat-1.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/warga-pesisir-jakarta-diminta-waspada-banjir-rob/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Dec 2024 04:40:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[JABOTABEK]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=78935</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAJALAH EKONOMI &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta kembali mengingatkan warga yang tinggal...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/warga-pesisir-jakarta-diminta-waspada-banjir-rob/">Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com/"><strong>MAJALAH EKONOMI</strong></a> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta kembali mengingatkan warga yang tinggal di wilayah pesisir untuk mewaspadai banjir rob pada tanggal 26 Desember 2024 &#8211; 3 Januari 2025.</p>
<p>Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok telah memberikan peringatan dini banjir pesisir (rob) mulai tanggal 26 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025.</p>
<p>&#8220;Akibat adanya fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase bulan baru, yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta,&#8221; ujar Isnawa, Kamis (26/12).</p>
<p>Dikatakan Isnawa, rob tersebut berpotensi mengakibatkan banjir di 10 wilayah pesisir Jakarta seperti, Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, hingga Kepulauan Seribu.</p>
<p>&#8220;Untuk hari ini, genangan yang terjadi hanya mencakup 0,003% dari total 30.772 RT di Jakarta. Di mana, dari info petugas di lapangan tidak ada warga yang mengungsi akibat banjir rob hari ini. Kami juga sudah berkoordinasi dengan stekholder setempat seperti, SDA untuk bersama mengatasi permasalahan rob ini,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Namun demikian, Isnawa mengimbau masyarakat bila mendapati atau mengalami keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, agar segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112.</p>
<p>&#8220;Tentunya kami dalam mengantisipasi dampak negatif berkelanjutan, akan mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah. Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen kami untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan warga Jakarta di tengah potensi cuaca ekstrem,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/warga-pesisir-jakarta-diminta-waspada-banjir-rob/">Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/multimedia.beritajakarta.id/photo/2014_508c75c8507a2ae5223dfd2faeb98122/68dcb17ff45642fbc0dc2bf97bb7e5ed.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Hingga Minggu Pagi, 4 RT di Jakbar Masih Terendam Banjir</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/hingga-minggu-pagi-4-rt-di-jakbar-masih-terendam-banjir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jul 2024 04:14:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[JABOTABEK]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71555</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (6/7) menyebabkan kenaikan debit air sungai di sejumlah pintu air</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/hingga-minggu-pagi-4-rt-di-jakbar-masih-terendam-banjir/">Hingga Minggu Pagi, 4 RT di Jakbar Masih Terendam Banjir</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Banjir masih merendam sedikitnya empat rukun tetangga (RT) di Jakarta Barat dengan ketinggian air sekitar 30-60 sentimeter (cm) pada Minggu pagi.</p>
<p>&#8220;Banjir saat ini masih terjadi di empat RT atau 0,013 persen dari 30.772 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta,&#8221; kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam pesan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.</p>
<p>Isnawa mengatakan hujan lebat yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (6/7) menyebabkan adanya genangan dan kenaikan status pintu air.</p>
<p>Dari empat RT yang terdampak banjir, tiga RT berada di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian 30 cm yang disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke.</p>
<p>Sementara itu, satu RT lainnya yang masih banjir terletak di Kelurahan Rawa Buaya dengan ketinggian 60 cm dengan penyebab serupa.</p>
<p>Kendati demikian, setidaknya 18 RT di Jakarta Utara, Barat, Selatan dan Timur sudah surut dan dapat dilewati oleh pengguna jalan.</p>
<p>Hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (6/7) menyebabkan kenaikan debit air sungai di sejumlah pintu air.</p>
<p>Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir (rob) pada 3-9 Juli akibat fenomena fase bulan baru pada 6 Juli 2024.</p>
<p>Fenomena tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa rob di wilayah pesisir utara Jakarta.</p>
<p>Pintu air Karet menjadi Siaga 3 (Waspada) pada pukul 15.00 WIB, Pos Pantau Angke Hulu menjadi Siaga 3 (Waspada) pada pukul 14.00 WIB, kemudian menjadi Siaga 2 (Siaga) pada pukul 17.00 WIB dan menjadi Siaga 1 (Bahaya) pada pukul 19.00 WIB.</p>
<p>Selain itu, Pos Pantau Sunter Hulu menjadi Siaga 3 (Waspada) pada pukul 15.00 WIB, kemudian menjadi Siaga 2 (Siaga) pada pukul 17.00 WIB, dan Pintu Air Pulo Gadung menjadi Siaga 3 (Waspada) pada Pukul 15.00 WIB.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/hingga-minggu-pagi-4-rt-di-jakbar-masih-terendam-banjir/">Hingga Minggu Pagi, 4 RT di Jakbar Masih Terendam Banjir</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/cms.disway.id/uploads/78b77404e44e57e2708223a194d444cc.png?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Banjir Bandang Sumbar: 44 Meninggal, 15 Hilang</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/banjir-bandang-sumbar-44-meninggal-15-hilang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2024 10:18:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=68682</guid>

					<description><![CDATA[<p>19 orang dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Tanah Datar, 19 orang di Kabupaten Agam, dua orang di Kota Padang Panjang, satu orang di Kota Padang dan tiga orang di Kabupaten Padang Pariaman</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/banjir-bandang-sumbar-44-meninggal-15-hilang/">Banjir Bandang Sumbar: 44 Meninggal, 15 Hilang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang di Sumatera Barat (Sumbar) bertambah menjadi 44 orang.</p>
<p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Sumbar Fajar Sukma mengatakan jumlah tersebut berdasarkan data hingga Senin (13/5) pukul 14.15 WIB.</p>
<p>&#8220;Total meninggal dunia 44 orang,&#8221; kata Fajar Dilansir CNN Indonesia, Senin.</p>
<p>Rinciannya, 19 orang dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Tanah Datar, 19 orang di Kabupaten Agam, dua orang di Kota Padang Panjang, satu orang di Kota Padang dan tiga orang di Kabupaten Padang Pariaman.</p>
<p>Selain itu, BPBD Provinsi Sumbar juga mencatat ada sebanyak 15 orang yang masih dilaporkan hilang dan dalam proses pencarian.</p>
<p>&#8220;Korban hilang total 15 orang,&#8221; ucap Fajar.</p>
<p>Fajar menerangkan sebanyak 12 orang dilaporkan hilang di Kabupaten Tanah Datar dan tiga orang lainnya di Kabupaten Agam.</p>
<p>Sejumlah daerah terdampak banjir bandang dan lahar dingin Gunung Marapi di Sumatera Barat, diantaranya di Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang dan Pariaman. Tiga daerah yakni Agam, Tanah Datar dan Padang Panjang menetapkan masa tanggap darurat bencana selama 14 hari hingga 25 Mei 2024.</p>
<p>Sementara itu Kantor SAR Padang menyampaikan proses evakuasi hari ini berhasul menemukan enam korban tewas. Total korban yang berhasil ditemukan menjadi 43 orang.</p>
<p>&#8220;Kami sampaikan update data operasi SAR per hari Senin siang, pukul 13.00 WIB, tim gabungan menemukan enam korban, sehingga total korban yang sudah kita temukan berjumlah 43 orang,&#8221; kata Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, dalam keterangan video yang diterima CNNIndonesia.com.</p>
<p>Menurut Malik, lima dari enam korban itu ditemukan di wilayah Kabupaten Tanah Datar, sementara satu korban di wilayah Sungai Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.</p>
<p>Dari keenam korban yang ditemukan tersebut, baru dua jenazah yang berhasil diidentifikasi. Mereka adalah Nofrizal dan Firdaus yang masing-masing berasal dari Rambatan dan Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>&#8220;Empat korban yang belum teridentifikasi, kami serahkan ke pihak rumah sakit. Satu korban ke Rumah Sakit Bhayangkara (Padang) dan 3 korban lainnya ke RSUD Batusangkar,&#8221; katanya.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/banjir-bandang-sumbar-44-meninggal-15-hilang/">Banjir Bandang Sumbar: 44 Meninggal, 15 Hilang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/statik.tempo.co/data/2024/05/13/id_1301548/1301548_720.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
