<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AI Arsip - MAJALAH EKONOMI</title>
	<atom:link href="https://majalahekonomi.com/tag/ai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahekonomi.com/tag/ai/</link>
	<description>Majalah Ekonomi dan Bisnis</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Dec 2025 12:04:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://res.cloudinary.com/dfrmdtanm/images/w_100,h_100,c_fill,g_auto/f_auto,q_auto/v1725623573/MEfav/MEfav.jpg?_i=AA</url>
	<title>AI Arsip - MAJALAH EKONOMI</title>
	<link>https://majalahekonomi.com/tag/ai/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DANA Luncurkan ‘AI Enablement Playbook’ untuk Tingkatkan Kesiapan Industri</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/dana-luncurkan-ai-enablement-playbook-untuk-tingkatkan-kesiapan-industri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 12:04:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[DANA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=91904</guid>

					<description><![CDATA[<p>DANA meluncurkan AI Enablement Playbook, panduan praktis bagi pelaku industri untuk menilai dan meningkatkan kesiapan mereka dalam mengadopsi kecerdasan buatan (AI)</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dana-luncurkan-ai-enablement-playbook-untuk-tingkatkan-kesiapan-industri/">DANA Luncurkan ‘AI Enablement Playbook’ untuk Tingkatkan Kesiapan Industri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>JAKARTA</strong></a> – DANA meluncurkan AI Enablement Playbook, panduan praktis bagi pelaku industri untuk menilai dan meningkatkan kesiapan mereka dalam mengadopsi kecerdasan buatan (AI). Panduan ini merangkum wawasan, metrik, dan prinsip implementasi AI yang aman, inklusif, dan scalable. Penyusunannya berangkat dari hasil diskusi lintas sektor antara pemerintah, pelaku industri, dan para ahli di bidang AI dalam forum AI@Work Lab.</p>
<p>Dilengkapi dengan AI Enablement Checklist berupa daftar periksa kesiapan industri, pedoman ini sekaligus menjadi kontribusi nyata DANA dalam mendukung implementasi Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional (AI Roadmap), yang digagas oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk mendorong penerapan AI di Indonesia. Dalam pembuatan Peta Jalan tersebut, DANA juga berperan aktif sebagai bagian dari Gugus Tugas di bidang Kebijakan.</p>
<p>Vince Iswara, CEO &amp; Co-Founder DANA Indonesia menekankan pentingnya kerangka yang jelas dalam pemanfaatan AI. “Teknologi AI mampu membuka akses yang luas. Di saat pelaku industri global berlomba-lomba memanfaatkan AI, masih banyak organisasi yang belum memiliki kerangka kerja yang terarah dan terukur. AI Enablement Playbook bisa menjadi pedoman bagi industri memastikan implementasi AI tetap aman, inklusif, dan berdampak nyata. Dengan kolaborasi dan kesiapan lintas sektor, kemajuan teknologi seperti AI dapat memberi manfaat bagi masyarakat bahkan perekonomian Indonesia.”</p>
<p>Guna memastikan keberhasilan penerapan AI, pedoman ini memberikan rekomendasi tindakan yang strategis baik bagi pemerintah, perusahaan (enterprise), dan perusahaan rintisan (startup). Salah satunya dengan mengedepankan kerangka kerja 3P yang berfokus pada People (pemberdayaan talenta lewat literasi, pola pikir, hingga keterampilan), Platform (infrastruktur data), dan Policy (kebijakan, struktur, dan kolaborasi). Kerangka ini selaras dengan fokus utama Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional, yaitu pengembangan talenta, pembangunan infrastruktur dan data, etika dan kebijakan, serta riset dan inovasi industri.</p>
<p>Pelaku industri juga bisa memastikan kesiapannya melalui AI Enablement Checklist, yang mencakup kejelasan tujuan bisnis, kesiapan data dan infrastruktur, serta ketersediaan tools AI yang aman dan terstandarisasi, untuk mencegah praktik BYOAI (Bring Your Own AI) yang berisiko mengancam keamanan data perusahaan dan konsumen.</p>
<p>Nantinya, hasil asesmen dapat diklasifikasikan ke dalam tiga tingkat kesiapan: Curious, Committed, dan Confident, yang memberikan gambaran nyata mengenai posisi mereka dalam perjalanan transformasi AI. Ini dapat menjadi acuan perusahaan dalam mengambil langkah selanjutnya untuk menentukan prioritas, memperbaiki celah, dan membangun implementasi AI agar sesuai kebutuhan, menciptakan dampak positif bagi pengguna, dan mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan.</p>
<p>Melalui AI@Work Lab, AI Enablement Playbook, dan AI Enablement Checklist, DANA menegaskan perannya dalam membangun ekosistem AI Indonesia melalui dialog lintas sektor, berbagi praktik terbaik, serta mendorong kolaborasi yang mempercepat adopsi AI nasional.</p>
<p>“Dengan upaya, dukungan, dan kolaborasi dari semua sektor, Indonesia tidak hanya akan mampu memanfaatkan AI untuk mewujudkan Indonesia Emas, tetapi juga berpotensi menjadi pemimpin regional dalam adopsi AI yang aman, inklusif,” tutup Vince.</p>
<p>Berkolaborasi dengan Tech in Asia dan didukung oleh Alibaba Cloud, AI@Work Lab diselenggarakan oleh DANA di Jakarta pada 21 Oktober 2025. Forum ini menghadirkan diskusi mendalam mengenai pemanfaatan AI secara bertanggung jawab untuk menghasilkan dampak nyata dan memperkuat daya saing Indonesia di ekonomi digital global. Forum diskusi tertutup ini dihadiri oleh pemangku kepentingan lintas sektor dan industri, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Singapore Economic Development Board, Kata.ai, Tiket.com, Microsoft, Google Cloud, dan banyak lagi.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dana-luncurkan-ai-enablement-playbook-untuk-tingkatkan-kesiapan-industri/">DANA Luncurkan ‘AI Enablement Playbook’ untuk Tingkatkan Kesiapan Industri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/beritalima.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-2-AI-Berpotensi-Tambah-US140-Miliar-ke-Ekonomi-RI-DANA-Luncurkan-%E2%80%98AI-Enablement-Playbook-untuk-Tingkatkan-Kesiapan-Industri-1536x1024.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Optimalisasi Modal, AI, &#038; ESG Jadi Prioritas Utama Bisnis di Indonesia selama Lima Tahun ke Depan</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/optimalisasi-modal-ai-esg-jadi-prioritas-utama-bisnis-di-indonesia-selama-lima-tahun-ke-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 01:48:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Bamk DBS]]></category>
		<category><![CDATA[DBS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=89922</guid>

					<description><![CDATA[<p>Temuan laporan ‘New Realities, New Possibilities’ oleh Bank DBS tunjukkan pergeseran strategi di tengah dinamika...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/optimalisasi-modal-ai-esg-jadi-prioritas-utama-bisnis-di-indonesia-selama-lima-tahun-ke-depan/">Optimalisasi Modal, AI, &#038; ESG Jadi Prioritas Utama Bisnis di Indonesia selama Lima Tahun ke Depan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h4><em>Temuan laporan ‘New Realities, New Possibilities’ oleh Bank DBS tunjukkan pergeseran strategi di tengah dinamika lanskap bisnis global</em></h4>
</blockquote>
<p><b><a href="https://www.depokpos.com/">DEPOKPOS</a> </b>– Sebagai mitra terpercaya dalam mendukung pertumbuhan bisnis nasabah, DBS Bank Ltd (Bank DBS) kembali mempertegas komitmennya melalui laporan survei terbaru bertajuk “New Realities, New Possibilities”. Dalam riset ini, Bank DBS mengumpulkan insights lebih dari 800 pemimpin keuangan, khususnya Chief Financial Officer (CFO) dan Corporate Treasurers, di tujuh sektor dan 14 pasar1 untuk mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai dampak tren ekonomi makro terkini terhadap strategi yang perlu mereka terapkan untuk mempertahankan keadaan finansial di tengah kompleksitas pasar.</p>
<p>Sebagai dasar, riset tersebut mencatat tiga tren makroekonomi yang dianggap menjadi tantangan akan stabilitas dan pertumbuhan: ketegangan geopolitik (58 persen), volatilitas akibat inflasi dan ketidakstabilan suku bunga (57 persen), dan gangguan rantai pasokan (55 persen). Sebaliknya, kehadiran teknologi baru, seperti Generative AI dan Blockchain (83 persen), serta meningkatnya fokus pada keberlanjutan (76 persen), dianggap sebagai tren yang memiliki potensi dampak positif, mampu mendorong inovasi, dan meningkatkan efisiensi operasional.</p>
<p>Untuk lebih memahami bagaimana tren makroekonomi mempengaruhi peran dan prioritas para pemimpin keuangan, Bank DBS melakukan survei ini dalam periode berbeda, sebelum dan sesudah pengumuman tarif AS pada April tahun ini. Berdasarkan tujuh prioritas yang diteliti, pemanfaatan financial intelligence berbasis data tetap menjadi prioritas utama perusahaan dalam memperkuat ketahanan keuangan mereka. Hasil survei dari kedua periode konsisten menunjukkan bahwa penggunaan AI untuk analisis dan visualisasi data menjadi penting untuk meningkatkan fungsi perbendaharaan perusahaan.</p>
<p>Lonjakan signifikan berada pada manajemen likuiditas dan valuta asing (FX). Berdasarkan hasil survei kedua, aspek ini meningkat lima posisi dari ketujuh menjadi kedua. Manajemen likuiditas dan valuta asing dipandang semakin krusial dalam merencanakan penguatan stabilitas keuangan di tengah biaya awal yang lebih tinggi dan potensi penimbunan inventaris akibat meningkatnya volatilitas pasar.</p>
<h3>Optimalisasi Modal Jadi Prioritas Pemimpin Indonesia, dengan AI dan Otomatisasi Jadi Solusi</h3>
<p>Di Indonesia, studi ini menjelaskan bahwa ada pergeseran prioritas dalam menghadapi lanskap bisnis global yang terus berkembang. Para pemimpin keuangan di Indonesia menyadari bahwa volatilitas ekonomi dunia memberikan tekanan baru bagi industri dalam negeri. Meski demikian, situasi ini juga membuka peluang strategis bagi Indonesia untuk tampil sebagai alternatif pusat manufaktur yang kompetitif, didukung oleh ekspansi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang semakin agresif. Perubahan ini diperkirakan akan secara signifikan membentuk ulang lanskap perdagangan, investasi, dan sektor industri nasional dalam beberapa tahun ke depan.</p>
<p>Head of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia Anthonius Sehonamin mengatakan, “Bank DBS Indonesia menyadari bahwa para CFO kini menghadapi tantangan yang lebih luas–lebih dari sekadar teknologi dan data–tetapi juga perlu memikirkan likuiditas dan valuta asing di tengah volatilitas global. Penelitian ‘New Realities, New Possibilities’ menawarkan wawasan yang tepat waktu, mencerminkan komitmen kami untuk menjadi mitra tepercaya dalam menavigasi pergeseran pasar dan memanfaatkan peluang pertumbuhan.”</p>
<p>Ketika para eksekutif global yang memprioritaskan financial intelligence berbasis data, manajemen likuiditas, dan valuta asing (FX), 80 persen pemimpin keuangan Indonesia justru menempatkan optimalisasi biaya modal sebagai prioritas utama mereka. Hal ini mencerminkan respons terhadap tekanan perdagangan, pelemahan rupiah, dan inflasi yang terus berlangsung.</p>
<p>Di saat yang sama, 78 persen perusahaan di Indonesia mengidentifikasi kinerja ESG (Environmental, Social, Governance) sebagai agenda strategis utama, seiring dengan diberlakukannya kewajiban pelaporan dan meningkatnya ekspektasi investor, termasuk untuk memastikan akses terhadap pendanaan. Menempati posisi selanjutnya, peningkatan aktivitas kebendaharaan dinilai 76 persen responden menjadi prioritas kritikal agar perusahaan dapat mengidentifikasi peluang untuk menyempurnakan proses, mendorong efisiensi, dan memperkuat dampak strategis.</p>
<p>Selain itu, pada survei ini dilakukan penelitian dengan indikator terbaru, yakni Strategic Effectiveness Indicator (SEI) untuk mengevaluasi efektivitas strategi sebuah organisasi. Dari ketiga fokus utama CFO dan treasurer Indonesia yang telah disebutkan sebelumnya, kinerja ESG mendapatkan rata-rata tingkat SEI tertinggi (82 persen), diikuti dengan optimalisasi biaya modal (78 persen), dan peningkatan aktivitas kebendaharaan (76 persen).</p>
<p>Lalu, apa solusi selanjutnya yang dapat dikembangkan oleh CFO dan treasurer di Indonesia? Riset ini menyoroti tiga stretegi:</p>
<p>Mengikuti jejak eksekutif global dalam mengeksplorasi pemanfaatan teknologi Gen AI dan otomatisasi cerdas untuk mendukung ketahanan finansial.</p>
<p>Mengandalkan layanan konsultasi ESG untuk mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam perencanaan keuangan serta mendukung akses terhadap pembiayaan hijau.</p>
<p>Menyeimbangkan kembali rasio utang dan ekuitas, menjajaki pendanaan jangka panjang, serta mendiversifikasi sumber pembiayaan guna mengoptimalkan biaya modal.</p>
<p>Head of Global Transaction Services PT Bank DBS Indonesia Dandy Indra Wardhana Pandi mengatakan “Di tengah ketidakpastian global dan disrupsi teknologi, para pemimpin bisnis harus mengelola risiko sambil tetap beradaptasi. Inovasi digital dan evaluasi kinerja adalah kunci untuk pertumbuhan, peningkatan, dan perluasan pasar–memposisikan mitra bisnis tepercaya menjadi lebih penting dari sebelumnya dalam menghadapi momen kritis ini.”</p>
<p>‘New Realities, New Possibilities’ adalah edisi ketiga dari serial studi yang dikembangkan oleh Bank DBS, ditujukan bagi para profesional di bidang treasury dan keuangan. Setiap edisi bertujuan untuk membantu perusahaan memahami dinamika yang tengah berlangsung serta mengidentifikasi peluang strategis di tengah lanskap bisnis yang terus berubah.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/optimalisasi-modal-ai-esg-jadi-prioritas-utama-bisnis-di-indonesia-selama-lima-tahun-ke-depan/">Optimalisasi Modal, AI, &#038; ESG Jadi Prioritas Utama Bisnis di Indonesia selama Lima Tahun ke Depan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/asset.kompas.com/crops/2gXG_fnKF48I5QBpXFVwoqiEVXI=/16x0:862x564/1200x800/data/photo/2024/10/16/670f5be0b59cf.png?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Bantu Perusahaan Optimalkan Bisnis, Antares Eazy Kenalkan Fitur AI Analytics</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/bantu-perusahaan-optimalkan-bisnis-antares-eazy-kenalkan-fitur-ai-analytics/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2025 23:21:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Antares Eazy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=79532</guid>

					<description><![CDATA[<p>Antares Eazy memperkenalkan fitur-fitur &#8220;AI Analytics&#8221; atau analisa kecerdasan buatan terbaru yang berpotensi mengoptimalkan bisnis...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/bantu-perusahaan-optimalkan-bisnis-antares-eazy-kenalkan-fitur-ai-analytics/">Bantu Perusahaan Optimalkan Bisnis, Antares Eazy Kenalkan Fitur AI Analytics</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em><strong>Antares Eazy memperkenalkan fitur-fitur &#8220;AI Analytics&#8221; atau analisa kecerdasan buatan terbaru yang berpotensi mengoptimalkan bisnis perusahaan.</strong></em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://majalahekonomi.com/"><strong>MAJALAH EKONOMI</strong></a> &#8211; EVP Digital Business &amp; Technology Telkom Indonesia, Komang Budi Aryasa menyatakan fitur-fitur tersebut dapat dimanfaatkan oleh pengguna untuk menemukan pola, membuat prediksi, dan mendapatkan rekomendasi yang mendukung pengambilan keputusan sehingga mampu mendukung operasional, cukup dengan sekali klik pada aplikasi Antares Eazy.</p>
<p>&#8220;Kami terus berinovasi mengembangkan solusi yang berdampak terhadap pemanfaatan data untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan berdaya saing, seperti pengembangan AI Analytics di Antares Eazy,&#8221; ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Senin.</p>
<p>Fitur AI Analytics, lanjutnya, juga dapat meningkatkan kapabilitas dalam fungsi deteksi seperti sistem pendeteksian orang asing atau aktivitas mencurigakan di suatu area lewat fitur Intruder Detection.</p>
<p>Ada juga Fire &amp; Smoke Detection yang bisa memberi peringatan dini saat terdeteksi asap atau api, sehingga kebakaran dapat dicegah.</p>
<p>Untuk membantu pengelolaan tempat, tersedia fitur People Counting yang dapat menghitung jumlah orang yang masuk ataupun keluar dari suatu area.</p>
<p>Crowd Detection juga mampu memantau kerumunan atau kepadatan yang mungkin dapat mengganggu atau membahayakan.</p>
<p>Antares Eazy juga memiliki fitur Employee Presence yang berguna untuk membantu manajemen kehadiran karyawan, dimana presensi dapat dilakukan secara otomatis.</p>
<p>Fitur lain seperti Vehicle Counting dan pembaca plat nomor bisa dimanfaatkan untuk manajemen parkir, tata kelola gedung, bahkan lalu lintas.</p>
<p>Kendaraan yang melintas dapat dihitung dan dikenali, begitu pula dengan identifikasi nomor plat kendaraan yang bisa dicatat secara otomatis.</p>
<p>&#8220;Keseluruhan teknologi ini mendukung sistem pengawasan real-time yang lebih cerdas, efisien, dan proaktif di berbagai sektor,&#8221; ujar Komang Budi Aryasa.</p>
<p>Menurut dia Antares Eazy dirancang untuk membantu pelaku usaha memantau lokasi bisnis secara efisien, dan telah digunakan oleh ribuan pelaku usaha dari berbagai skala, mulai dari UMKM hingga enterprise.</p>
<p>Salah satu pengguna yang telah merasakan manfaat dari Antares Eazy adalah Universitas Suryakancana di Cianjur, Jawa Barat berhasil melakukan transformasi digital dan meningkatkan kualitas institusi melalui fitur People Counting.</p>
<p>Wakil Kepala IT Rektorat Universitas Suryakancana, Hasbu Naim Syaddad menyatakan fitur ini memudahkan kampus dalam pelaporan akademik dengan evaluasi kehadiran mahasiswa dan aktivitas perkuliahan secara otomatis sehingga berdampak positif terhadap kredibilitas administratif di Universitas tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami memaksimalkan berbagai fitur AI Analytics yang ada di Antares Eazy, selain meningkatkan keamanan kampus, kami juga berhasil meningkatkan akreditasi kampus dengan pemutakhiran teknologi dalam operasional dan manajemen risiko,” katanya.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/bantu-perusahaan-optimalkan-bisnis-antares-eazy-kenalkan-fitur-ai-analytics/">Bantu Perusahaan Optimalkan Bisnis, Antares Eazy Kenalkan Fitur AI Analytics</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/img.antaranews.com/cache/1200x800/2025/05/19/antares.jpg.webp?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Wujudkan Kota Tangguh, IBM dan Kota Kita Kolaborasi Proyek AI</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/wujudkan-kota-tangguh-ibm-dan-kota-kita-kolaborasi-proyek-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Feb 2025 03:12:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[IBM]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=79056</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAJALAH EKONOMI &#8211; IBM  dan Kota Kita mengumumkan kolaborasi mereka melalui IBM Sustainability Accelerator, yang...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/wujudkan-kota-tangguh-ibm-dan-kota-kita-kolaborasi-proyek-ai/">Wujudkan Kota Tangguh, IBM dan Kota Kita Kolaborasi Proyek AI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com/"><strong>MAJALAH EKONOMI</strong></a> &#8211; IBM  dan Kota Kita mengumumkan kolaborasi mereka melalui IBM Sustainability Accelerator, yang bertujuan meningkatkan inovasi sosial di kota-kota di seluruh dunia. Selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goal &#8211; SDG) 11 PBB, proyek baru ini akan mengembangkan solusi kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan ketahanan kota, serta mengatasi tantangan spesifik yang dihadapi masyarakat perkotaan.</p>
<p>Di awal tahun 2024, IBM membuka permintaan proposal (Request for Proposal/ RFP) bagi organisasi nirlaba dan pemerintah untuk proyek berbasis teknologi yang bertujuan meningkatkan ketahanan kota. Dari lebih dari 100 pendaftar, Kota Kita adalah salah satu dari lima organisasi yang terpilih untuk berpartisipasi dalam grup proyek IBM Sustainability Accelerator terbaru.</p>
<p>Peserta dipilih berdasarkan tingkat dukungan terhadap komunitas yang mereka layani, serta pendekatan inovatif untuk memanfaatkan teknologi AI dalam membangun kota yang lebih tangguh. Setiap organisasi akan menerima hingga $3 juta dalam bentuk dana tunai serta donasi teknologi dan dukungan layanan.</p>
<p>IBM dan Kota Kita, sebuah organisasi nirlaba yang mempromosikan kota-kota berkelanjutan, keadilan sosial, inklusif, dan demokratis, akan berkolaborasi untuk mengembangkan model AI baru guna mengidentifikasi dan merespons kebutuhan warga Samarinda yang terdampak tekanan iklim. Model ini akan dirancang untuk mempertimbangkan kerentanan fisik, seperti bencana alam, serta variabel ekonomi dan sosial, termasuk pertumbuhan demografi dan akses terhadap air bersih. Model baru ini akan mendorong pengembangan inisiatif peningkatan ketahanan dan memungkinkan implementasi proyek-proyek baru untuk mengurangi kerentanan masyarakat setempat.</p>
<p>&#8220;Pengalaman kami bekerja di lebih dari 20 kota di seluruh Indonesia menunjukkan bahwa membangun ketahanan kota dalam menghadapi tekanan iklim yang meningkat membutuhkan solusi inovatif dan kolaborasi yang inklusif. Pemerintah daerah dan masyarakat yang terkena dampak harus bekerja sama untuk mendorong perubahan yang berdampak. Teknologi selalu menjadi alat penting dalam memfasilitasi kolaborasi tersebut. Melalui IBM Sustainability Accelerator, Kota Kita berharap dapat mengeksplorasi bagaimana solusi berbasis AI dapat melengkapi perencanaan kota secara partisipatif, mendukung aksi iklim berbasis data dan berpusat pada masyarakat. Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan IBM dan mitra lainnya untuk memperkuat ketahanan di kota-kota Indonesia dan sekitarnya,” kata Rizqa Hidayani, Program Manager for Urban Resilience, Kota Kita.</p>
<p>IBM Sustainability Accelerator merupakan program inovasi sosial yang memanfaatkan teknologi IBM, seperti hybrid cloud dan AI, serta ekosistem ahli untuk meningkatkan dan memperluas inisiatif organisasi nirlaba dan pemerintah, guna mempercepat dampak ekonomi bagi masyarakat yang rentan terhadap tekanan iklim.</p>
<p>“AI memiliki potensi untuk membuka era baru dalam ekonomi dan inovasi bagi masyarakat di seluruh dunia, membantu mereka mengatasi tantangan saat ini dan di masa mendatang. Kami yakin bahwa sebagian besar potensi ini terletak pada transformasi kota yang bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan inilah yang ingin kami capai dengan teknologi dan keahlian AI kami,” kata Justina Nixon-Saintil, IBM Vice President and Chief Impact Officer.</p>
<p>IBM dan Kota Kita akan berkolaborasi selama dua tahun dan dalam dua fase. Fase pertama akan dimulai dengan IBM Garage, metodologi IBM yang terbukti bisa mempercepat transformasi digital dan memperoleh hasil yang bermakna dan terukur. Selanjutnya, selama fase Pengembangan dan Implementasi, para ahli IBM akan mengonfigurasi sumber daya dan teknologi IBM untuk membantu peserta mencapai tujuan mereka, serta mendukung penerapan project pilot di masyarakat dan memfasilitasi peningkatan solusi di skala yang lebih luas.</p>
<p>Sebagai bagian dari grup IBM Sustainability Accelerator saat ini, tim EY akan mengadakan lokakarya peningkatan kapasitas dan sesi pendampingan bagi kelompok kota tangguh, mendukung organisasi-organisasi yang inovatif dalam misi mereka untuk menjadikan kota lebih berkelanjutan, inklusif, dan tangguh.</p>
<p>Hingga saat ini, 20 organisasi telah bergabung dalam IBM Sustainability Accelerator untuk mendukung populasi rentan di seluruh dunia. Pada tahun lalu, IBM telah mendukung sekitar 65.300 penerima manfaat langsung melalui kelompok pertanian berkelanjutan mereka, dengan sekitar 1,1 juta lainnya diproyeksikan akan menerima manfaat dari kelompok energi bersih kami. Kami berharap proyek kota tangguh ini akan memberikan manfaat bagi ribuan warga di berbagai belahan dunia.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/wujudkan-kota-tangguh-ibm-dan-kota-kita-kolaborasi-proyek-ai/">Wujudkan Kota Tangguh, IBM dan Kota Kita Kolaborasi Proyek AI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/foto.kontan.co.id/k7sdubYb1kJzN-QcyKTNIlx13HM=/smart/2025/02/12/1024023891p.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Qiscus Umumkan Transformasi AI untuk Akselerasi Pasar Asia Tenggara</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/qiscus-umumkan-transformasi-ai-untuk-akselerasi-pasar-asia-tenggara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2024 02:49:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Qiscus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahekonomi.com/?p=78847</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAJALAH EKONOMI &#8211; Qiscus, perusahaan teknologi penyedia platform Omnichannel Customer Engagement untuk bisnis dengan bangga...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/qiscus-umumkan-transformasi-ai-untuk-akselerasi-pasar-asia-tenggara/">Qiscus Umumkan Transformasi AI untuk Akselerasi Pasar Asia Tenggara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahekonomi.com/"><strong>MAJALAH EKONOMI</strong></a> &#8211; Qiscus, perusahaan teknologi penyedia platform Omnichannel Customer Engagement untuk bisnis dengan bangga mengumumkan transformasi signifikan dari platform Omnichannel menjadi AI-Powered Omnichannel Customer Engagement Platform. Langkah ini merupakan komitmen Qiscus untuk menghadirkan pengalaman interaksi pelanggan yang lebih intuitif, personal, dan responsif bagi bisnis di kawasan Asia Tenggara.</p>
<p>Seiring dengan perubahan lanskap industri oleh artificial intelligence (AI), Qiscus memahami bahwa interaksi secara real-time dan personal kini tidak lagi cukup—pelanggan menuntut pengalaman (Customer Experience atau CX) yang lebih cerdas, intuitif, dan terintegrasi di setiap titik interaksi.</p>
<p>Laporan Accenture mencatat bahwa teknologi adalah faktor utama dalam transformasi bisnis untuk 98% perusahaan, dengan generative AI kini menjadi salah satu penggerak utama. Angka ini menegaskan pentingnya AI sebagai alat strategis untuk bisnis tetap relevan dan kompetitif dalam menghadapi perubahan ekspektasi pelanggan tersebut.</p>
<p><strong>Perjalanan Menuju AI:</strong></p>
<p>Dari Automasi Chatbot Hingga Qiscus AI Sejak 2021, Qiscus telah meluncurkan berbagai solusi berbasis AI, dimulai dengan automasi chatbot untuk meningkatkan efisiensi bisnis. Inovasi ini berlanjut hingga peluncuran terbaru, Qiscus AI, yang diperkenalkan di Conversa 4.0. Platform ini dirancang dengan tiga pilar utama: knowledge-driven intelligence, brand-aligned persona, dan governance, untuk mendukung bisnis menciptakan pengalaman pelanggan yang unggul.</p>
<p>Selama setahun terakhir, Qiscus mencatat peningkatan penggunaan solusi berbasis AI hingga 300%, mencerminkan tingginya permintaan pasar terhadap teknologi yang dapat memberikan interaksi pelanggan yang lebih cerdas dan efisien.</p>
<p>Kini, Qiscus secara resmi telah bertransformasi menjadi AI-Powered Omnichannel Customer Engagement Platform, siap membentuk interaksi yang lebih intuitif dan bersaing di pasar global. Untuk mendukung langkah strategis ini, Qiscus juga telah membentuk tim AI khusus yang berdedikasi mengeksplorasi potensi penuh AI. Tim ini fokus pada area riset strategis yang akan menentukan arah pengembangan Qiscus AI ke depan.</p>
<p>Komitmen Memperkuat Posisi di Asia Tenggara</p>
<p>Transformasi ini sejalan dengan visi strategis Qiscus untuk tahun 2024: memperkuat posisi di Asia Tenggara sebagai fondasi untuk ekspansi yang lebih luas di kawasan Asia. Dengan peluncuran Qiscus AI dan berbagai langkah strategis lainnya, Qiscus bertekad memantapkan dirinya sebagai salah satu pemain utama di ranah AI, tidak hanya di Asia Tenggara tetapi juga di pasar global.</p>
<p>“Melalui transformasi ini, kami melihat tahun 2025 akan menjadi momentum besar untuk mengukuhkan posisi kami sebagai salah satu pemimpin di ranah AI. Kami percaya AI akan menjadi pilar utama yang memungkinkan bisnis menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih intuitif, efisien, dan relevan di masa depan,” ujar Delta Purna Widyangga, CEO &amp; Co-founder Qiscus.</p>
<p>Qiscus terus berinovasi dengan menghadirkan teknologi yang memberdayakan bisnis di era digital. Melalui integrasi lebih dari 20 kanal komunikasi, termasuk WhatsApp, Instagram, dan berbagai platform e-commerce, serta peluncuran Robolabs LLM dan Agent Copilot dalam ekosistem Qiscus AI, Qiscus mendukung ribuan perusahaan dan lebih dari 265 juta end-user untuk meraih kesuksesan di tengah lanskap digital yang terus berkembang.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/qiscus-umumkan-transformasi-ai-untuk-akselerasi-pasar-asia-tenggara/">Qiscus Umumkan Transformasi AI untuk Akselerasi Pasar Asia Tenggara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/foto.kontan.co.id/LCdjG4QZdx9mT8gZBU3NKwNXiFg=/640x360/smart/2024/12/17/1677845373p.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Pemanfaatan AI Jadi Solusi Tantangan Industri Manufaktur</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/pemanfaatan-ai-jadi-solusi-tantangan-industri-manufaktur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2024 03:29:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=77936</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Seiring dengan kemajuan teknologi, tantangan industri manufaktur kian kompleks. Adaptasi dengan teknologi menjadi...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/pemanfaatan-ai-jadi-solusi-tantangan-industri-manufaktur/">Pemanfaatan AI Jadi Solusi Tantangan Industri Manufaktur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Seiring dengan kemajuan teknologi, tantangan industri manufaktur kian kompleks. Adaptasi dengan teknologi menjadi sebuah keharusan, khususnya dengan Artificial Intelligence (AI) yang dapat mempermudah kinerja dan menghemat waktu kita.</p>
<p>Teknologi AI dapat membuat industri manufaktur Indonesia meningkatkan daya saing secara signifikan. Pasalnya, AI dapat dimanfaatkan di setiap proses bisnis, mulai dari meningkatkan layanan pelanggan, memudahkan pekerjaan karyawan, sampai membantu pengelolaan aset yang optimal.</p>
<p>Hal inilah yang dapat disimpulkan dari seminar “Transforming the Future of Manufacturing Through AI and Hybrid Cloud” yang telah berlangsung di Surabaya pada Selasa (29/10). Acara ini diselenggarakan oleh Kitatama bersama Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) serta Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Timur (APINDO Jatim) dan disponsori oleh IBM</p>
<p>Di hadapan IT professional dari puluhan perusahaan manufaktur Jawa Timur, Andi Fardiansyah selaku Country Technology Leader, IBM Indonesia mengungkapkan komitmen IBM dalam mendukung pelaku industri manufaktur di Indonesia.</p>
<p>“IBM siap membantu perusahaan manufaktur Indonesia meningkatkan produktivitas dan proses produksi melalui teknologi yang tepat,” ungkap Andi.</p>
<p>Pendekatan praktis yang dimiliki IBM, dijelaskan Andi akan membantu dalam mencapai hal tersebut. Hal yang paling mendasar adalah memastikan implementasi teknologi memberikan quick win atau manfaat yang langsung dirasakan. Secara bersamaan, seluruh solusi tersebut juga menjadi bagian dari proses transformasi digital yang menyeluruh.</p>
<p>“Dengan begitu, perusahaan Indonesia bisa menjadi yang terdepan di tengah perubahan bisnis yang begitu cepat,” tambah Andi.</p>
<p>Utami Prasetyawati, selaku Wakil Ketua Umum APINDO Jatim turut meyakini hal tersebut. Digitalisasi akan menjadi bagian penting dari pertumbuhan pelaku industri manufaktur, tidak hanya di Jawa Timur tetapi juga di Indonesia. Utami merujuk pada kesuksesan China yang berhasil menjadi negara industri berkat kemampuan menarik investasi asing dan melakukan transfer teknologi.</p>
<p>“Ini satu hal yang juga bisa kita lakukan untuk memajukan industri manufaktur di Jawa Timur dan juga Indonesia,” ungkap Utami.</p>
<p>Sementara itu, Mohammad Noor Al Azam selaku Anggota Dewan Pembina APJII Jawa Timur menyebut pihaknya siap mendukung pelaku industri Jawa Timur untuk melakukan digitalisasi.</p>
<p>“Kami berkomitmen untuk mendukung infrastruktur jaringan di Jawa Timur, sehingga pelaku industri, termasuk industri manufaktur, mendapatkan kecepatan dan layanan yang maksimal,” ungkap Noor Al Azam.</p>
<h3>Implementasi AI Guna Meningkatkan Industri Manufaktur</h3>
<p>Untuk menunjukkan manfaat AI, IBM Indonesia mendemonstrasikan beberapa contoh implementasi yang telah dilakukan bagi industri manufaktur. Salah satunya IBM Visual Inspector, solusi AI berbasis computer vision yang diimplementasikan di sebuah perusahaan otomotif. Solusi ini berfungsi mendeteksi produk yang tidak memenuhi standar berdasarkan citra yang ditangkap kamera.</p>
<p>Kehadiran IBM Visual Inspector membawa dampak yang sangat positif, khususnya dalam menemukan masalah. Sekitar 250 produk di bawah standar dapat ditemukan setiap harinya. Berbekal temuan tersebut, perusahaan bisa langsung meneliti sumber masalah sehingga proses produksi tidak terganggu. Solusi ini mencegah beredarnya produk cacat di pasaran, sekaligus menurunkan risiko recall maupun rusaknya reputasi perusahaan.</p>
<p>Kemunculan Generative AI yang fenomenal itu juga dapat dimanfaatkan perusahaan manufaktur. Salah satunya untuk mengotomatisasi pengelolaan order. Dalam demonya, IBM menunjukkan chatbot yang memiliki kemampuan untuk memahami pemesanan dari pelanggan yang menggunakan bahasa sehari-hari. Generative AI juga dapat digunakan pengambil keputusan di perusahaan untuk “berdiskusi” dan mendapatkan temuan menarik dari berbagai data perusahaan.</p>
<p>Untuk membantu implementasi AI yang tepat, IBM Indonesia juga melibatkan mitra kerja berpengalaman seperti Sinergi Wahana Gemilang (SWG) dan Synnex Metrodata Indonesia.</p>
<p>“Kami memiliki demo station bagi perusahaan yang ingin mencoba implementasi solusi tertentu, termasuk AI,“ ungkap Christina Sutedja selaku Sales Manager for Geo Expansion SWG. Sementara Jimmy Luciano selaku Channel Sales Manager &#8211; East Java, Bali, Nusa Tenggara, SMI, menyebut SMI memiliki tim berpengalaman dalam membantu perusahaan Indonesia dalam memilih use case implementasi AI yang tepat.</p>
<p>Di acara tersebut turut hadir Algobash, startup yang menyediakan platform perekrutan karyawan berbasis AI. Solusi Algobash tersebut menggunakan IBM watsonx, platform LLM milik IBM dalam menilai kemampuan calon karyawan.</p>
<p>“Dengan IBM watsonx, kami dapat dengan mudah mengintegrasikan Gen AI ke dalam solusi kami sehingga dapat berinovasi dan menawarkan produk baru kepada para pelanggan,” ungkap Elfino Sitompul, selaku Chief Technology Officer Algobash.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/pemanfaatan-ai-jadi-solusi-tantangan-industri-manufaktur/">Pemanfaatan AI Jadi Solusi Tantangan Industri Manufaktur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/static.promediateknologi.id/crop/0x0:0x0/0x0/webp/photo/p2/254/2024/11/05/IMG-20241105-WA0085-2823355615.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Apple Intelligence Bakal Tetap Gratis hingga 2027</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/apple-intelligence-bakal-tetap-gratis-hingga-2027/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2024 03:06:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Apple]]></category>
		<category><![CDATA[Apple Intelligence]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=73533</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat ini, fitur-fitur Apple Intelligence pertama hanya tersedia sebagian di iOS 18.1, iPadOS 18.1, dan macOS Sequoia 15.1 beta</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/apple-intelligence-bakal-tetap-gratis-hingga-2027/">Apple Intelligence Bakal Tetap Gratis hingga 2027</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Perusahaan teknologi asal AS, Apple, disebutkan tidak akan memberikan layanan berbayar untuk kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) miliknya yaitu Apple Intelligence setidaknya hingga 2027.</p>
<p>Kabar ini datang dari jurnalis senior Mark Gurman dari Bloomberg dalam buletin mingguannya bernama &#8220;Power On&#8221; dan dilaporkan oleh Macrumors, Senin (12/8).</p>
<p>Apple Intelligence yang harusnya tahun ini mulai bisa banyak dirasakan lewat kehadiran iPhone 16 series pada Oktober mendatang merupakan produk yang masih sangat baru sehingga untuk bisa menghadirkan produk dengan skema berbayar masih diperlukan pengembangan yang lebih serius.</p>
<p>Gurman memproyeksikan setidaknya pengembangan produk Apple Intelligence berbayar akan memakan waktu tiga tahun dengan waktu tersebut merupakan skenario terbaik.</p>
<p>Mengenai layanan Apple Intelligence berbayar, Mark Gurman sebenarnya pernah mengungkitnya pada bulan lalu dan menyebutkan bahwa mungkin saja perusahaan yang berbasis di Cupertino itu mengembangkan layanan bernama Apple Intelligence+.</p>
<p>Pada dasarnya itu merupakan Apple Intelligence namun disertai dengan fitur tambahan yang mengharuskan pengguna membayar biaya bulanan untuk mengaksesnya.</p>
<p>Apple telah memiliki pengaturan langganan berjenjang untuk iCloud, sehingga Apple Intelligence dapat bekerja mirip dengan itu.</p>
<p>iCloud menyediakan penyimpanan gratis sebesar 5 GB untuk semua pengguna, tetapi dengan biaya tertentu, paket langganan iCloud+ mencakup penyimpanan yang lebih besar dan juga akses ke fitur-fitur seperti iCloud Private Relay.</p>
<p>Di masa mendatang, akses dasar Apple Intelligence dapat tetap gratis, dengan fitur-fitur yang lebih canggih memerlukan langganan.</p>
<p>Hal serupa juga telah diambil kompetitornya yakni OpenAI yang mengenakan biaya untuk kueri AI dan pembuatan gambar, setelah batas gratis yang ditetapkan karena daya komputasi dan biaya yang terkait dengan AI.</p>
<p>Saat ini, fitur-fitur Apple Intelligence pertama hanya tersedia sebagian di iOS 18.1, iPadOS 18.1, dan macOS Sequoia 15.1 beta.</p>
<p>Apple telah menambahkan Writing Tools, beberapa peningkatan dasar Siri, balasan cerdas di Pesan dan Mail, dan beberapa fitur lain seperti opsi Memory Maker di Foto, tetapi Image Playground, Genmoji, dan sebagian besar peningkatan ‌Siri‌ tidak akan hadir hingga akhir 2024 dan 2025.</p>
<p>Selain meluncurkan sepenuhnya fitur Apple Intelligence pertama yang diumumkan di WWDC 2024, Apple masih perlu berupaya memperluas fungsionalitas ke lebih banyak negara, termasuk Tiongkok dan Uni Eropa.</p>
<p>Fitur-fitur yang dipamerkan Apple pada bulan Juni kemungkinan tidak akan tersedia hingga 2025, dan belum ada kabar kapan fitur ini akan diperluas ke lebih banyak negara termasuk bahasa lain jadi tidak sulit untuk melihat perlunya waktu hingga 2027 atau lebih untuk memiliki produk yang tangguh.</p>
<p>Sebagai titik referensi lainnya, Apple memperkenalkan Emergency SOS melalui satelit bersamaan dengan iPhone 14 pada 2022.</p>
<p>Fitur ini direncanakan akan menjadi layanan berlangganan, dan pemilik iPhone 14 apabila menginginkan layanan ini tetap berfungsi seharusnya mulai membayar pada 2025. Biaya Apple untuk Emergency SOS belum diumumkan.</p>
<p>Saat Apple mulai mengenakan biaya untuk Apple Intelligence, layanan tersebut dapat dimasukkan ke dalam paket ‌iCloud‌+ yang ada atau disertakan sebagai bagian dari Apple One, paket langganan Apple.</p>
<p>Analis Counterpoint Research, Neil Shah baru-baru ini berspekulasi bahwa Apple dapat mengenakan biaya antara 10-20 dolar AS (sekitar Rp159 ribuan-Rp319 ribuan) untuk Apple Intelligence, dengan biaya tersebut dimasukkan ke dalam paket ‌Apple One‌.</p>
<p>Paket dasar ‌Apple One‌ saat ini dibanderol dengan harga 19,95 per bulan (sekitar Rp318 ribuan), dan mencakup penyimpanan ‌iCloud‌+ 50 GB, Apple TV+, Apple Music, dan Apple Arcade.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/apple-intelligence-bakal-tetap-gratis-hingga-2027/">Apple Intelligence Bakal Tetap Gratis hingga 2027</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcQ0Lk5a8pw-d4mKboBaqjUYrSNYx5FPicAolA&#038;s&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Google: Dampak Negatif AI Pada Keamanan Internet</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/peringatan-google-dampak-negatif-ai-pada-keamanan-internet/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jul 2024 00:14:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71822</guid>

					<description><![CDATA[<p>Para peneliti Google meluncurkan makalah yang menggemparkan, mengungkap sisi kelam kecerdasan buatan (AI)</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/peringatan-google-dampak-negatif-ai-pada-keamanan-internet/">Peringatan Google: Dampak Negatif AI Pada Keamanan Internet</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Baru-baru ini, para peneliti Google meluncurkan makalah yang menggemparkan, mengungkap sisi kelam kecerdasan buatan (AI) generatif. Mereka memperingatkan potensi bahaya teknologi ini dalam merusak internet dan mengikis kepercayaan terhadap informasi digital.</p>
<p>Studi yang belum di-peer review ini menemukan bahwa AI generatif banyak disalahgunakan untuk membuat konten palsu, seperti gambar dan video yang direkayasa. Konten-konten ini dimanipulasi untuk mengaburkan batas antara kenyataan dan fiksi, dengan tujuan jahat seperti:</p>
<p><strong>Memanipulasi opini publik</strong><br />
Konten palsu dapat digunakan untuk menyebarkan propaganda, berita bohong, atau informasi yang menyesatkan untuk mempengaruhi opini publik terhadap suatu isu atau individu.</p>
<p><strong>Melakukan penipuan</strong><br />
Konten palsu yang dibuat dengan AI generatif bisa sangat meyakinkan, sehingga dapat digunakan untuk menipu orang secara online, seperti penipuan keuangan atau pencurian identitas.</p>
<p><strong>Meraih keuntungan</strong><br />
Konten palsu juga dapat digunakan untuk menarik perhatian dan traffic ke situs web tertentu, menghasilkan keuntungan finansial melalui iklan atau skema clickbait.</p>
<p>Parahnya, kemudahan akses terhadap platform AI generatif dan rendahnya literasi digital masyarakat memperparah situasi ini. Banyak pengguna internet tidak dapat membedakan konten asli dan buatan AI, sehingga mudah tertipu oleh konten palsu yang beredar. Peneliti Google menyoroti bahaya &#8220;produksi massal konten sintetis berkualitas rendah, mirip spam, dan berniat jahat&#8221; yang dapat menimbulkan dua konsekuensi serius bagi pengguna internet.</p>
<p>Pertama, hal ini dapat meningkatkan keraguan masyarakat terhadap informasi digital. Jika terus menerus dibombardir dengan konten palsu, pengguna internet akan semakin sulit untuk membedakan mana yang asli dan mana yang dimanipulasi. Hal ini dapat mengikis kepercayaan terhadap informasi online secara keseluruhan, sehingga membahayakan demokrasi dan pengambilan keputusan yang tepat.</p>
<p>Kedua, &#8220;produksi massal konten sintetis berniat jahat&#8221; ini akan membebani pengguna dengan tugas verifikasi yang rumit. Pengguna harus lebih berhati-hati dan kritis dalam memilih informasi yang mereka konsumsi. Mereka perlu memverifikasi kebenarannya dari berbagai sumber terpercaya, yang membutuhkan waktu dan usaha ekstra. Hal ini dapat menjadi beban yang signifikan bagi pengguna, terutama bagi mereka yang tidak memiliki literasi digital yang memadai.</p>
<p>Lebih mengkhawatirkan lagi, peneliti menemukan bahwa AI generatif bahkan digunakan oleh figur publik untuk membantah rumor atau berita negatif tentang mereka, dengan membuat konten palsu yang seolah-olah berasal dari sumber terpercaya.</p>
<p>Ironisnya, laporan Google ini tidak menyinggung fitur AI mereka sendiri yang menuai kontroversi, yaitu AI Overviews di Google Search. Fitur ini sebelumnya dikritik karena memberikan hasil pencarian yang aneh dan tidak masuk akal, seperti saran untuk menempelkan keju di pizza dengan lem tidak beracun atau memakan batu kecil per hari. Google telah menghapus hasil pencarian yang nyeleneh tersebut dan membatasi fitur AI Overviews.</p>
<p>Temuan Google ini bagaikan tamparan keras bagi dunia teknologi dan masyarakat digital. Di satu sisi, AI generatif menawarkan potensi luar biasa untuk kemajuan dan inovasi. Di sisi lain, teknologi ini juga membuka celah baru untuk penyalahgunaan dan manipulasi informasi.</p>
<p>Tantangannya adalah bagaimana memanfaatkan AI generatif secara bertanggung jawab dan etis, serta membekali masyarakat dengan literasi digital yang memadai untuk melawan konten palsu dan melindungi diri dari penipuan online.</p>
<p>Masa depan internet dan kepercayaan terhadap informasi digital bergantung pada upaya kolaboratif dari berbagai pihak, termasuk:</p>
<p>Pengembang teknologi harus merancang platform AI generatif dengan kontrol dan batasan yang jelas untuk mencegah penyalahgunaan.</p>
<p>Pemerintah perlu merumuskan regulasi dan kebijakan yang mendorong penggunaan AI generatif secara bertanggung jawab.</p>
<p>Masyarakat harus meningkatkan literasi digital dan kritis dalam menerima informasi, serta berani melaporkan konten palsu yang mereka temukan.</p>
<p>Media massa bertanggung jawab dalam memverifikasi informasi dan menyebarkan konten yang akurat dan terpercaya.</p>
<p>Masa depan internet di era AI generatif bagaikan pisau bermata dua. Di satu sisi, teknologi ini menawarkan peluang luar biasa untuk kemajuan dan inovasi. Di sisi lain, AI generatif juga membuka celah baru untuk penyalahgunaan dan manipulasi informasi. Penting bagi kita untuk menyadari bahaya AI generatif dan membangun internet yang sehat dan terpercaya.</p>
<p>Kolaborasi dari berbagai pihak, seperti pemerintah, pengembang teknologi, media massa, dan masyarakat umum, diperlukan untuk memastikan AI generatif digunakan untuk kebaikan dan bukan untuk kejahatan. Mari kita jadikan internet sebagai ruang yang positif dan konstruktif, di mana kita dapat belajar, bertukar informasi, dan membangun hubungan yang meaningful. Masa depan internet ada di tangan kita.</p>
<p><em>Tiara Ratna Suminar, mahasiswa Program Studi Manajemen Informatika di Politeknik Astra</em></p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/peringatan-google-dampak-negatif-ai-pada-keamanan-internet/">Peringatan Google: Dampak Negatif AI Pada Keamanan Internet</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/keamanan-siber-_150805052843-213.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Monitoring Kualitas Udara Menggunakan Drone Berbasis IoT</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/monitoring-kualitas-udara-menggunakan-drone-berbasis-iot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jul 2024 03:26:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Drone]]></category>
		<category><![CDATA[Internet of Things]]></category>
		<category><![CDATA[IoT]]></category>
		<category><![CDATA[Kualitas Udara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71378</guid>

					<description><![CDATA[<p>Drone yang dilengkapi dengan sensor canggih mampu mengukur berbagai parameter kualitas udara</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/monitoring-kualitas-udara-menggunakan-drone-berbasis-iot/">Monitoring Kualitas Udara Menggunakan Drone Berbasis IoT</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Drone, dengan kemampuan mobilitas dan akses ke area yang sulit dijangkau, dapat memberikan data kualitas udara secara real-time</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Meningkatnya laju urbanisasi dan aktivitas industri global telah menghasilkan dampak signifikan terhadap kualitas udara di berbagai wilayah. Polusi yang disebabkam oleh emisi gas berbahaya dan partikulat dari berbagai sumber, telah menjadi tantangan serius bagi kesehatan manusia.</p>
<p>Meluasnya kawasan perkotaan telah memperburuk situasi ini, menciptakan kebutuhan mendesak untuk sistem monitoring kualitas udara yang efisien dan responsif. Dalam konteks ini, penggunaan teknologi drone dan <a href="https://www.depokpos.com/2024/07/smart-garden-mengontrol-penyiraman-tanaman-berbasis-iot/">Internet of Things</a> (IoT) menawarkan potensi untuk mengatasi keterbatasan tersebut.</p>
<p>Drone, dengan kemampuan mobilitas dan akses ke area yang sulit dijangkau, dapat memberikan data kualitas udara secara real-time dengan cakupan yang lebih luas. Kombinasi sensor kualitas udara yang dipasang pada drone dengan teknologi IoT memungkinkan pengumpulan data yang akurat, sekaligus memberikan solusi yang lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan kondisi udara.</p>
<p>Sistem monitoring kualitas udara menggunakan drone adalah suatu sistem yang memanfaatkan teknologi drone (pesawat tanpa awak) yang dilengkapi dengan sensor kualitas udara untuk mengumpulkan, menganalisis, dan memantau parameter kualitas udara di suatu wilayah atau lokasi tertentu.</p>
<p>Sistem ini biasanya terintegrasi dengan konsep Internet of Things (<a href="https://www.depokpos.com/2024/07/pengembangan-sistem-pengiriman-barang-otomatis/">IoT</a>) untuk mentransmisikan data secara real-time ke platform pusat, sehingga memungkinkan pemantauan yang akurat dan responsif terhadap perubahan kondisi udara.</p>
<p>Drone yang dilengkapi dengan sensor canggih mampu mengukur berbagai parameter kualitas udara seperti konsentrasi gas berbahaya (misalnya karbon monoksida, nitrogen dioksida, dan sulfur dioksida), partikel debu, dan kelembaban.</p>
<p>Dalam konteks pemantauan kualitas udara, sensor IoT dapat dipasang pada drone untuk mengukur berbagai parameter udara. Data yang dikumpulkan oleh sensor-sensor ini dapat dikirimkan ke cloud seperti blynk, untuk dianalisis secara real-time.</p>
<p>Penggunaan machine learning dan artificial intelligence (AI) dapat meningkatkan akurasi dan kecepatan analisis data, sehingga memungkinkan deteksi dini terhadap peningkatan polusi udara.</p>
<p>Penerapan drone berbasis IoT untuk memantau kualitas udara melibatkan beberapa langkah penting. Pertama, untuk pengumpulan data, drone yang dilengkapi sensor IoT terbang di atas area yang dipantau dan mengumpulkan data secara real time.</p>
<p>Sensor ini dapat mendeteksi berbagai polutan seperti partikel karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), PM2.5 dan PM10.</p>
<p>Selain itu, drone dapat dilengkapi dengan kamera dan perangkat GPS untuk memetakan area pengawasan dengan lebih akurat. Data yang dikumpulkan oleh drone dikirim ke cloud melalui koneksi internet. Di cloud, data kualitas udara yang dikumpulkan oleh drone diproses dan dianalisis menggunakan algoritma cerdas.</p>
<p>Teknologi pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan (AI) digunakan untuk mengidentifikasi pola dan tren data serta memprediksi perubahan kualitas udara di masa depan. Menganalisis data ini menghasilkan laporan kualitas udara yang akurat dan tepat waktu.</p>
<p>Informasi ini sangat berguna bagi pemerintah dan pihak berwenang untuk mengambil tindakan cepat ketika kualitas udara mencapai tingkat berbahaya.</p>
<p>Keuntungan penggunaan drone berbasis IoT untuk pemantauan kualitas udara meliputi mobilitas dan fleksibilitas, real-time monitoring, efisiensi biaya, serta kecepatan dan efisiensi. Drone dapat menjangkau area yang sulit diakses oleh alat pemantauan konvensional, yang sangat berguna di daerah perkotaan dengan banyak bangunan tinggi atau di daerah pedesaan yang sulit dijangkau.</p>
<p>Data kualitas udara dapat dikumpulkan dan dianalisis secara real-time, memungkinkan deteksi dini terhadap peningkatan polusi udara. Penggunaan drone juga mengurangi biaya operasional dibandingkan dengan metode pemantauan tradisional yang memerlukan infrastruktur dan tenaga kerja yang signifikan. Selain itu, drone dapat dengan cepat menavigasi dan memantau area yang luas dalam waktu singkat, memberikan data yang cepat dan akurat.</p>
<p>Penggunaan drone berbasis IoT untuk pemantauan kualitas udara menawarkan solusi inovatif untuk menghadapi tantangan lingkungan modern. Dengan kemampuan untuk mengumpulkan dan menganalisis data secara real-time, teknologi ini dapat membantu pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kualitas udara yang lebih baik dan mencegah dampak negatif polusi terhadap kesehatan dan lingkungan.</p>
<p>Pengembangan lebih lanjut dan integrasi teknologi ini ke dalam sistem pemantauan lingkungan global dapat menjadi langkah signifikan menuju masa depan yang lebih bersih dan sehat. Seiring dengan kemajuan teknologi dan penurunan biaya produksi, diharapkan bahwa drone berbasis IoT akan menjadi alat yang lebih umum digunakan dalam pemantauan lingkungan di seluruh dunia.</p>
<p><em>Muhammad Rayidha Rafsanjani Sukarya</em><br />
<em>Program Studi Mekatronika Politeknik Astra</em></p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/monitoring-kualitas-udara-menggunakan-drone-berbasis-iot/">Monitoring Kualitas Udara Menggunakan Drone Berbasis IoT</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcQt-h1b1wY5cv1owMAeU3l2xnJxwU8dtQ-mlg&#038;s&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Dampak Penggunaan AI Terhadap Semangat Belajar Mahasiswa</title>
		<link>https://majalahekonomi.com/dampak-penggunaan-ai-terhadap-semangat-belajar-mahasiswa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jun 2024 23:34:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=69561</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Seiring berkembangnya zaman, teknologi semakin mengalami kemajuan. Artificial Intelligence atau yang biasa disebut...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dampak-penggunaan-ai-terhadap-semangat-belajar-mahasiswa/">Dampak Penggunaan AI Terhadap Semangat Belajar Mahasiswa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Seiring berkembangnya zaman, teknologi semakin mengalami kemajuan. Artificial Intelligence atau yang biasa disebut AI adalah sebuah inovasi yang dirancang untuk memudahkan manusia dalam menyelesaikan suatu masalah, baik itu permasalahan yang kompleks maupun sederhana.</p>
<p>AI ini sendiri memiliki kontribusi dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, politik, kesehatan, dan juga pendidikan. Pendidikan di era sekarang memiliki tingkat kesulitan yang berbeda seiring berjalannya waktu. Baik tenaga pendidik maupun mahasiswa cenderung menggunakan AI untuk membantu kegiatan pembelajaran mereka agar dapat terselesaikan dengan baik dan dengan waktu yang instan.</p>
<p>AI ini sendiri memiliki berbagai manfaat seperti mahasiswa dapat menyelesaikan tugas mereka dengan tepat waktu, dapat melakukan brainstorming untuk mendapatkan jawaban tertentu, dan juga mahasiswa bisa mendapatkan referensi yang menjadi acuan untuk menyelesaikan tugas mereka.</p>
<p>Mahasiswa memiliki semangat yang berbeda-beda tergantung kepada tingkat kesulitan tugas yang diberikan kepada mereka, semakin sulit tugas mereka maka semakin lama mereka akan mengerjakan tugas tersebut begitupun sebaliknya jika tugas yang diberikan tergolong mudah dan cepat maka mereka akan menyelesaikan tugas tersebut secara langsung. AI ini memiliki kemampuan yang sangat luas sehingga dapat membantu menyelesaikan tugas yang kompleks maupun sederhana.</p>
<p>Di sisi lain penggunaan AI memiliki dampak negatif bagi keberlangsungan bidang pendidikan. Mahasiswa pada akhirnya cenderung bergantung pada AI dalam menyelesaikan tugas mereka. AI sendiri membuat mahasiswa memiliki jalan pintas untuk menyelesaikan suatu masalah, dengan adanya AI mahasiswa tidak memiliki daya juang dalam belajar karena mereka menganggap bahwa AI dapat memberikan semua jawaban yang mereka butuhkan secara langsung. Pemikiran singkat inilah yang pada akhirnya mempengaruhi kualitas pendidikan yang dihasilkan.</p>
<p>Untuk menghadapi dampak negatif ini peneliti membuat sebuah program pendeteksi AI (AI Detector). Penemuan ini tentunya dapat memberi harapan bagi pencapaian sumber daya manusia dan pendidikan yang berkualitas untuk menimbulkan rasa semangat mahasiswa dalam studi nya. Dengan begitu, pola pikir instan masyarakat terhadap penggunaan AI akan berubah menjadi daya juang yang didukung oleh teknologi. Hal ini juga akan berdampak pada pemanfaatan teknologi yang lebih baik oleh masyarakat.</p>
<p>Dengan demikian AI sejatinya dapat memberi manfaat maupun dampak negatif kepada penggunanya tergantung dengan tujuan penggunaannya. Penggunaan AI yang berlebihan akan menimbulkan rasa ketergantungan pada diri seseorang dalam menyelesaikan tanggung jawabnya.</p>
<p>Sebaliknya, AI dapat memberikan manfaat secara efektif jika penggunaannya sesuai kebutuhan. Adanya AI Detector juga menunjukkan bahwa teknologi saat ini dapat menjadi solusi bagi pemanfaatan teknologi yang kurang sesuai. Maka dari itu kita sebagai pengguna teknologi harus bijak dalam menggunakan kemajuan teknologi yang ada agar kualitas sumber daya manusia maupun pendidikan tetap terjaga.</p>
<p>Dimas Aby Harya Rizal</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahekonomi.com/dampak-penggunaan-ai-terhadap-semangat-belajar-mahasiswa/">Dampak Penggunaan AI Terhadap Semangat Belajar Mahasiswa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahekonomi.com">MAJALAH EKONOMI</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/x/photo/2023/02/14/what-is-mtech-in-artificial-int-20230214023008.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
