Opini  

Permasalahan di TPST Bantargebang

DEPOKPOS – Sampah memang menjadi masalah utama di Indonesia yang sampai saat ini masih belum tuntas. Apakah begitu sulitnya bagi pemerintah untuk mengatasi permasalahan tersebut? Sampai tempat pembuangan akhir atau TPST Bantargebang mengalami masalah yang disebabkan oleh sampah yang menggunung bahkan menurut para warga sekitar ketinggian sampah sudah mencapai 50 meter.

Bahkan luas dari TPST Bantargebang sudah mencapai 110,3 Ha yang pastinya jika tidak ditangani dengan cepat oleh pemerintah mungkin di masa depan akan diperluas. Sebagian besar dari sampah yang di tumpuk di TPST Bantargebang adalah kiriman sampah dari Kota Jakarta yang setiap harinya bisa mencapai 7500 ton yang terdiri dari sampah bekas aktivitas warga jakarta.

Siklus pengolahan sampah TPST Bantargebang dimulai dari sampah yang baru tiba dari jakarta dan sekitarnya akan di timbang terlebih dahulu. Sampah yang telah di timbang tersebut akan padatkan oleh para pekerja dan akan ditimbun di tanah. Setelah ditimbun barulah sampah tersebut akan diolah kembali, ada yang menjadi bahan untuk IPAS ( Instalasi Pengolahan Air Sampah ), menjadi bahan untuk pembangkit listrik tenaga sampah, dan ada yang akan diubah menjadi kompos.

Jika di lihat secara garis besar, siklus pengelolaan sampah di TPST Bantargebang sudah cukup baik. Namun, jika dibandingkan dengan jumlah sampah harian yang masuk, tentu hal ini belum efektif sehingga jumlah sampah yang menumpuk di TPST Bantargebang tiap harinya makin meninggkat.

Menumpuknya sampah di “gunung” sampah menyebabkan beberapa masalah, salah satunya masalah kesehatan. Warga sekitar “gunung” sampah rentan terkena penyakit, salah satunya penyakit pernapasan. Bau busuk dari sampah menimbulkan banyak masalah bahkan mengganggu aktivitas warga di sekitar TPST Bantargebang.

Peran pemerintah sangat diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut. Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat indonesia, pada saat membuang sampah harus dipilah pilah terlebih dahulu agar kita memudahkan para pekerja yang berada di TPST Bantargebang untuk mengolah sampahnya dan untuk pemerintah diharapkan agar lebih memperhatikan lagi permasalahan yang ada di TPST Bantargebang agar masalah tentang menumpuknya sampah bisa di selesaikan.

Satria Arie Pangestu, Siswa SMAN 15 Bekasi