Mobil Dilarang Melintas Jembatan Kuning Depok, Kecuali Ambulans

Meskipun bisa dilalui mobil, jembatan tersebut dilarang untuk kendaraan roda empat, kecuali dalam situasi darurat

MAJALAH EKONOMI – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Depok mengeluarkan kebijakan tegas terkait penggunaan Jembatan Kuning di Jalan Ceplik, Kelurahan Ratujaya.

Meskipun bisa dilalui mobil, jembatan tersebut dilarang untuk kendaraan roda empat, kecuali dalam situasi darurat seperti penggunaan ambulans.

Dilansir DepokPos pada Kamis, kebijakan ini diambil untuk memperpanjang umur jembatan yang baru selesai dibangun dengan anggaran sebesar Rp3,7 miliar dari APBD.

Kepala DPUPR Depok, Citra Indah Yulianty menyebut langkah ini diambil untuk menjaga kekuatan dan keawetan jembatan yang telah menghubungkan Kelurahan Ratujaya dengan Kelurahan Kalimulya selama 25 tahun terakhir.

Dengan pemasangan patok dan larangan kendaraan berat, diharapkan infrastruktur tersebut bisa bertahan lebih lama.

Jembatan Kuning memiliki spesifikasi yang cukup mumpuni, mampu menopang beban hidup lalu lintas hingga 350 kilogram. Namun, demi keamanan bersama, larangan mobil tetap diberlakukan.

Hal ini juga sesuai dengan rencana perawatan yang memproyeksikan umur jembatan hingga 50 tahun, asalkan terawat dengan baik dan tidak terjadi bencana.

Jadi, meskipun masyarakat sekitar kini dapat menggunakan jembatan tersebut, perlu diingat untuk tetap mematuhi aturan larangan mobil, demi keamanan dan kelestarian infrastruktur yang telah dibangun.