Mantap! Renovasi Posyandu RW 06 Kukusan Tanpa APBD

Gunakan Dana Swadaya Masyarakat dan Pokir Anggota DPRD dari Fraksi PKS

Kemajuan teknologi membawa banyak keuntungan, tetapi juga membawa berbagai risiko, termasuk risiko ancaman

DEPOK – Tahun 2024, rencananya warga RW 06 Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji akan melakukan renovasi Posyandu Melati.

Renovasi menggunakan dana swadaya masyarakat dan sebagian lagi menggunakan anggaran Pokok Pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), TM. Yusufsyah Putra.

TM. Yusufsyah Putra
TM. Yusufsyah Putra

Sekretaris Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kukusan, Abdul Latief mengatakan, pihaknya sedang menunggu pencairan anggaran senilai Rp50 juta untuk pekerjaan yang akan dilakukan oleh warga RW 06 Kukusan.

“Kami sedang menunggu anggaran tersebut cair. Koordinasi terus kami bangun dengan pihak Kecamatan Beji untuk memantau proses itu. Anggaran pokir DPRD senilai Rp50 juta, sedangkan anggaran swadaya diperkirakan hingga Rp250 juta. Perencanaan sudah matang, kami butuh total Rp300 juta,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Rabu (13/03/24).

Dijelaskannya, posyandu yang berlokasi di RT 03 RW 06 memiliki luas kurang lebih 100 meter. Saat ini kondisi bangunan memprihatinkan karena merupakan bangunan lama yang butuh renovasi.

“Jika nanti terlaksana (renovasi), rencananya operasional Posyandu Melati akan kami relokasi. Namun situasional, melihat kondisi di lapangan. Yang jelas renovasi tersebut akan dilakukan tahun ini, kami menunggu pencairan anggaran,” terangnya.

“Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan ini, Gedung Posyandu Melati lebih representatif, sehingga petugas kesehatan dan kader setempat, bisa lebih prima dalam memberikan pelayanan,” tutupnya.