Manajemen Risiko Pasar

MAJALAH EKONOMI – Manajemen risiko pasar adalah proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko pasar yang dapat berdampak negatif pada keuangan dan bisnis organisasi.

Risiko pasar timbul karena perubahan kondisi dan situasi pasar di luar kendali perusahaan, seperti perubahan harga pasar, fluktuasi nilai tukar, dan perubahan kebijakan moneter.

Tujuan manajemen risiko pasar adalah untuk mengurangi dampak negatif dari perubahan pasar yang tidak diinginkan. Dalam hal ini, tujuan adalah untuk meminimalisasi kerugian yang dapat diakibatkan oleh perubahan pasar.

Manajemen risiko pasar melibatkan strategi-strategi seperti mengurangi kemungkinan terjadinya risiko, mengurangi dampak risiko, membagi risiko, menghindari risiko, dan menerima risiko.

Esensi dari manajemen risiko yaitu adanya persetujuan bersama (komite atau korporat) atas tingkat risiko yang dapat diterima atau ditolerir dan seberapa jauh program pengendalian risiko yang telah disusun untuk mengurangi dampak negatif dari risiko yang akan diambil.

Menentukan tingkat risiko juga dianggap penting dengan menentukan batas atau limit risiko yang dapat diterima. Karena mencerminkan seberapa efektif program pengendalian risiko, yang bahkan harus disiapkan terlebih dahulu sebelum bank menjalankan kegiatan usaha.

Kedua hal ini merupakan bagian terpenting dari adanya kecukupan prosedur dan metodologi pengelolaan risiko, sehingga kegiatan usaha bank tetap dapat dikelola pada batas atau limit yang dapat diterima serta menguntukan bank.

BACA JUGA:  Mengapa Semakin Dewasa Semakin Sedikit Memiliki Lingkaran Sosial yang Luas?

Pengertian Resiko Pasar

Risiko pasar merupakan risiko yang timbul karena adanya perubahan pada harga dari aset-aset keuangan dan kewajiban atau risiko yang ditimbulkan akibat pergerakan pada tingkatan harga pasar.

Risiko pasar menurut Salinan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/SEOJK.03/2015 Tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Pasar Dengan Menggunakan Metode Standar Bagi Bank Umum Syariah risiko pasar dalam perhitungan KPMM mencakup risiko benchmark suku bunga, risiko nilai tukar, risiko ekuitas, dan/atau risiko komoditas.

Risiko pasar (Market Risk) tercermin dalam posisi on balance sheet dan off balance sheet akibat terjadinya perubahan instrumen perbankan yang meliputi sensitivitas suku bunga sekuritas hutang (interest-sensitive debt securities), ekuitas (equities), nilai tukar valas (currencies), dan harga komoditas (commodities).

Selanjutnya dalam memberikan pembiayaan, bank syariah juga harus memperhatikan penilaian sensitivitas risiko pasar, untuk menilai kemampuan keuangan dalam mengantisipasi perubahan risiko pasar yang disebabkan oleh pergerakan nilai tukar

Strategi Manajemen Risiko Pasar

Strategi manajemen risiko pasar melibatkan berbagai cara untuk mengelola risiko pasar. Beberapa strategi yang dapat diambil adalah:

  • Mengurangi kemungkinan terjadinya risiko: Strategi ini melibatkan analisis pasar dan prediksi perubahan harga untuk mengurangi kemungkinan terjadinya risiko pasar.
  • Mengurangi dampak risiko: Strategi ini melibatkan pengendalian internal perusahaan untuk mengurangi dampak risiko pasar.
  • Membagi risiko: Strategi ini melibatkan transfer risiko kepada pihak lain, seperti melalui asuransi atau outsourcing.
  • Menghindari risiko: Strategi ini melibatkan kebijakan untuk menghentikan kegiatan yang berpotensi menyebabkan risiko pasar.
  • Menerima risiko: Strategi ini melibatkan tidak mengambil tindakan apapun untuk mengatasi risiko pasar, atau dengan kata lain menerima risiko tersebut terjadi
BACA JUGA:  Peran Penting Anak Perempuan Pertama

Pentingnya Manajemen Risiko Pasar

Manajemen risiko pasar sangat penting untuk organisasi yang beroperasi di pasar keuangan. Risiko pasar dapat berdampak negatif pada keuangan dan bisnis organisasi, sehingga manajemen risiko pasar harus dilakukan secara sistematis dan terstruktur. Dengan demikian, organisasi dapat mengurangi risiko pasar dan meminimalisasi kerugian yang dapat diakibatkan oleh perubahan pasar

Risiko pasar mencakup risiko kerugian finansial akibat pergerakan harga pasar. Risiko pasar dinilai berdasarkan, namun tidak terbatas pada, penilaian terhadap faktor-faktor evaluasi berikut:

  • Sensitivitas pendapatan lembaga keuangan atau nilai ekonomi modalnya terhadap perubahan buruk pada suku bunga, nilai tukar mata uang asing, harga komoditas, atau harga ekuitas.
  • Kemampuan manajemen untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan eksposur risiko pasar dengan mempertimbangkan ukuran, kompleksitas, dan profil risiko institusi.
  • Sifat dan kompleksitas eksposur risiko suku bunga yang timbul dari posisi nontrading.
  • Jika diperlukan, sifat dan kompleksitas eksposur risiko pasar yang timbul dari perdagangan dan operasi luar negeri.

Jenis – Jenis risiko Pasar :

Risiko Suku Bunga:
Risiko kerugian yang diakibatkan oleh perubahan suku bunga, yang dapat mempengaruhi nilai investasi dan kinerja keuangan. Risiko suku bunga sangat penting dalam perbankan Indonesia, terutama dalam banking book yang meliputi arus kas, kurva imbal hasil, risiko dasar, dan opsi.

BACA JUGA:  Mengenal Tradisi Menyembelih Boneka di Desa Kandangan Kediri

Risiko Nilai Tukar:
Risiko pasar yang disebabkan oleh perubahan nilai tukar valuta asing, termasuk perubahan harga emas. Pengelolaan risiko nilai tukar mata uang asing melibatkan konversi utang mata uang asing ke dalam rupiah, serta memiliki kewenangan untuk eksposur mata uang asing yang disebabkan oleh biaya operasional perusahaan.

Risiko Ekuitas:
Risiko kerugian yang diakibatkan oleh perubahan harga instrumen keuangan dari posisi Trading Book yang disebabkan oleh perubahan suku bunga. Risiko ekuitas dapat terjadi apabila terjadi masalah dengan pinjaman bank, serta pengaruh eksposur perusahaan.

Risiko Komoditas:
Jenis risiko pasar yang disebabkan oleh perubahan nilai komoditas. Pergerakan harga minyak dunia adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap risiko komoditas.

Martia Nur Noviana

Ingin produk, bisnis atau agenda Anda diliput dan tayang di Majalah Ekonomi? Silahkan kontak melalui WhatsApp di 081281731818