Mahasiswa FEB UGM Berpartisipasi dalam Konferensi HPAIR di Harvard

DEPOKPOS – Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM, I Gusti Ayu Maresta Amirta Puspa Pujawati, berkesempatan mengikuti konferensi bergengsi Harvard Project College for Asian and International Relation (HPAIR) Harvard Conference 2024 yang berlangsung di Cambridge, Boston, pada 9-11 Februari 2024.

Mahasiswi program studi Ilmu Ekonomi angkatan 2021 ini mengikuti konferensi HPAIR 2024 bersama sekitar 100 peserta dari lebih dari 20 negara di benua Asia, Afrika, Eropa, serta Australia. Ia terpilih mengikuti konferensi prestisius ini setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang cukup ketat bersaing dengan lebih dari 10.000 pendaftar. Seleksi yang harus dilalui antara lain seleksi dokumen mulai dari motivation letter, curriculum vitae, transkripsi, hingga wawancara singkat terkait motivation letter.

“Senang dan bangga karena bisa lolos menjadi salah satu peserta yang terpilih mengikuti konferensi prestisius ini. HPAIR Conference telah memberikan pengalaman luar biasa yang memperkaya wawasan dan jejaring terutama saat sesi dengan para pemimpin industri dan diskusi mendalam telah membuka mata saya terhadap tantangan global mendatang,” paparnya baru-baru ini.

Maresta merupakan merupakan satu-satunya mahasiswa UGM yang turut serta dalam HPAIR 2024. Sementara dari Indonesia ia bersama dengan tiga mahasiswa lainnya dari UI dan ITB.

HPAIR merupakan konferensi tahunan yang telah dilaksanakan sejak tahun 1991. Hingga saat ini sudah terlaksana 50 konferensi di 20 negara tuan rumah yang berbeda di seluruh dunia. Tahun ini, Harvard Converence mengusung tema Charting New Horizons: Mapping Present & Future.

“Konferensi ini bertujuan menghubungkan pemimpin global saat ini dengan pemimpin masa depan dalam forum dinamis pertukaran ide,” tutur Maresta.

Selama konferensi Maresta berpartisipasi secara aktif dalam menyelesaikan studi kasus bisnis. Misalnya, merumuskan strategi pemasaran hijau untuk perusahaan Patagonia dan Clav. Tak hanya itu, peserta konferensi juga berkesempatan mendengarkan paparan tentang rantai pasok hijau, dampak hubungan internasional terhadap bisnis, hingga strategi pemasaran produk mewah dari sejumlah pembicara ternama dunia. Beberapa diantaranya adalah Paul Scanlan (Former CTO of Huawei), Sun Choe (Chief Product Officer of Lululemon), Carol Rollie Flynn (President of FPRI and Retired from CIA), Smriti Aryal (Head of UN Women China), Honey Lacuna (Mayor of Manila), Anoulak Kittikhoun (CEO of Mekong River Commission), Jake Setnicka (Strategy and Environmental Manager at Patagonia), serta Stephane Lafay (Former President of Tiffany & Co Asia). Selain mengikuti konferensi, peserta juga berkesempatan mengikuti Harvard Campus Tour, dan International Night untuk mempresentasikan budaya dari negaranya masing-masing.

Penulis: Hilda Bhakti Fahrezi, Editor: Ika
Foto: Dok. I Gusti Ayu Maresta Amirta Puspa Pujawati