Dunia  

Israel Marah, 4 Negara Eropa Ini Mau Akui Palestina Merdeka

Palestina terus menjadi sorotan global usai Israel terus melancarkan agresi sejak 7 Oktober

Hingga kini total korban meninggal di Palestina mencapai lebih dari 32.000 jiwa

PALESTINA – Spanyol menyatakan telah sepakat dengan Irlandia, Malta, dan Slovenia untuk mengambil langkah pertama menuju pengakuan Palestina sebagai negara berdaulat.

Seperti diketahui, empat negara di Eropa ini berencana mengakui negara Palestina saat Israel masih melancarkan agresi di Jalur Gaza.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan kesepakatan tercapai usai bertemu perwakilan Irlandia, Malta, dan Slovenia di sela-sela pertemuan Dewan Eropa pada Jumat (22/3) pagi.

“Kami sepakat satu-satunya cara untuk mencapai perdamaian dan stabilitas abadi di kawasan ini adalah melalui penerapan solusi dua negara, dimana negara Israel dan Palestina hidup berdampingan, dalam perdamaian dan keamanan,” demikian pernyataan bersama yang dirilis Irlandia, dikutip dari Reuters.

Menanggapi rencana itu, pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu murka. Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, mencak-mencak mengatakan resolusi konflik hanya akan mungkin terjadi melalui negosiasi langsung antar pihak.

“Setiap keterlibatan dalam pengakuan negara Palestina hanya akan menjauhkan pencapaian resolusi dan meningkatkan ketidakstabilan regional,” ujar Katz.

Dia lantas mengatakan serangan Hamas dan organisasi lain terhadap warga Israel akan “dibalas dengan isyarat politik terhadap Palestina.”

Katz tak merinci resolusi seperti apa yang dia maksud. Israel telah lama mengesampingkan negara Palestina.

Sikap Israel yang seperti itu menyebabkan mereka berselisih dengan negara-negara Barat.

Sejumlah negara Barat mendukung tujuan Israel mengalahkan Hamas, tetapi negara-negara itu juga mendukung solusi dua negara yang berarti kemerdekaan bagi Palestina.

Pada November lalu, negara-negara Arab dan Uni Eropa sepakat bahwa solusi dua negara merupakan jawaban atas permasalahan Israel dan Palestina.

Palestina terus menjadi sorotan global usai Israel terus melancarkan agresi sejak 7 Oktober.

Selama agresi, mereka menggempur habis-habisan warga dan objek sipil seperti rumah sakit dan kamp pengungsian.

Hingga kini total korban meninggal di Palestina mencapai lebih dari 32.000 jiwa.