Berdayakan Peternak Kecil, Grup Astra Salurkan 1614 Hewan Kurban

Grup Astra melalui Yayasan Amaliah Astra (YAA) menyalurkan 1614 hewan kurban ke 29 provinsi di seluruh Indonesia

DEPOKPOS – Grup Astra melalui Yayasan Amaliah Astra (YAA) menyalurkan 1614 hewan kurban ke 29 provinsi di seluruh Indonesia. Jumlah hewan kurban meliputi 401 sapi serta 1213 ekor kambing dan domba dengan total Rp16,8 miliar rupiah.

Dalam memberdayakan dan membantu kesejahteraan peternak kecil, YAA bekerjasama dengan 40 peternak yang tersebar di wilayah Jabodetabek hingga pelosok Indonesia Timur. Hal ini dilakukan sebagai upaya pengembangan potensi kemandirian ekonomi sampai memiliki pasar yang menjanjikan.

“Menyambut Iduladha, Grup Astra melalui Yayasan Amaliah Astra senantiasa menebar kebermanfaatan, tidak hanya melalui penyaluran daging kurban kepada masyarakat namun juga keterlibatan pemberdayaan peternak kecil. Kolaborasi ini diharapkan dapat membawa manfaat positif bagi banyak pihak,” jelas Ketua Pengurus Yayasan Amaliah Astra Riza Deliansyah.

Seremoni penyerahan kurban kepada masyarakat dilakukan secara simbolis di Kantor Walikota Jakarta Utara pada Kamis (13/6). Seremoni dihadiri oleh Head of Social Engagement and CSR PT Astra International Tbk Triyanto dan Walikota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim.

BACA JUGA:  Dirut SEBI Bicara Seputar Ekonomi Syariah Indonesia

Pemotongan hewan kurban secara konsisten dilakukan di rumah pemotongan hewan sesuai prosedur, ketentuan agama dan regulasi kesehatan yang berlaku. Selanjutnya
daging kurban dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Komitmen YAA membudayakan semangat keberlanjutan dalam momentum Iduladha ditandai dengan penggunaan bahan alami bambu sebagai pembungkus daging kurban. Hal ini diharapkan dapat mengurangi sampah plastik sekali pakai.

Semangat berbagi dan menebar manfaat dalam momen Iduladha ini, sejalan dengan butir pertama Catur Dharma Astra, yaitu menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.*

Ingin produk, bisnis atau agenda Anda diliput dan tayang di Majalah Ekonomi? Silahkan kontak melalui WhatsApp di 081281731818