JAKARTA – Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf kepada 256.362 penerima manfaat selama Januari–Juni 2026. Penyaluran tersebut menjangkau 23 provinsi di Indonesia dan enam negara.
Berdasarkan laporan yang dipublikasikan melalui situs resmi Dewan Dakwah, Kamis (29/10/2026), program penyaluran mencakup lima bidang utama, yakni kemanusiaan dan sosial, dakwah dan advokasi, pendidikan, ekonomi, serta kesehatan.
Program kemanusiaan dan sosial menjadi bidang dengan jangkauan terbesar, yakni 232.520 jiwa. Selanjutnya, program dakwah dan advokasi menjangkau 17.703 jiwa, pendidikan sebanyak 5.002 jiwa, ekonomi 584 jiwa, serta kesehatan sebanyak 553 jiwa.
Dengan mengusung tagline “Dari Kita ke Penjuru Nusantara”, LAZNAS Dewan Dakwah menjalankan berbagai program untuk mendukung dakwah, pendidikan, kemanusiaan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Di bidang kemanusiaan dan sosial, program kurban menjangkau 153.140 jiwa. Selain itu, program pangan menjangkau 44.846 jiwa, zakat fitrah sebanyak 22.252 jiwa, serta bantuan untuk Palestina sebanyak 2.600 jiwa.
Sementara itu, dalam bidang dakwah dan advokasi, LAZNAS Dewan Dakwah menyalurkan 7.132 Al-Qur’an dan Iqra’, memberikan 4.951 paket bantuan hidup bagi dai pedalaman, mendukung 1.955 penerima manfaat melalui program Menara Dakwah, serta menjangkau 1.675 penerima manfaat melalui kegiatan kajian.
Di bidang kesehatan, program yang dijalankan meliputi 312 layanan kesehatan, 169 bantuan kesehatan, 52 kegiatan Khitan Bersinar, dan 20 layanan ambulans.
Adapun di bidang pendidikan, LAZNAS Dewan Dakwah menyelenggarakan 823 pelatihan peningkatan kapasitas, menyalurkan 778 Beasiswa Bersinar, serta memberikan 375 bantuan sarana dan prasarana pendidikan.
Pada bidang pemberdayaan ekonomi, sebanyak 520 penerima manfaat memperoleh bantuan modal usaha. Sebanyak 50 penerima manfaat lainnya mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas untuk mendukung pengembangan usaha.
Jangkau 23 Provinsi dan Enam Negara
Penyaluran program LAZNAS Dewan Dakwah tersebar di 23 provinsi di Indonesia. Tiga provinsi dengan jumlah penerima manfaat terbesar adalah Jawa Timur sebanyak 48.910 jiwa, Daerah Istimewa Yogyakarta 22.376 jiwa, dan Bali 22.365 jiwa.
Selain menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, program LAZNAS Dewan Dakwah juga dilaksanakan di enam negara atau wilayah internasional. Penyaluran tersebut meliputi Afrika sebanyak 18.360 jiwa, Palestina 11.100 jiwa, Suriah 1.060 jiwa, Myanmar 200 jiwa, Yaman 100 jiwa, dan Turki 16 jiwa.
Penyaluran dana umat juga memperhatikan ketentuan penerima zakat atau asnaf sesuai syariat Islam. Berdasarkan laporan tersebut, penerima manfaat dari kelompok miskin mencapai 222.844 jiwa, kelompok fii sabilillah 25.318 jiwa, fakir 7.508 jiwa, mualaf 623 jiwa, ibnu sabil 61 jiwa, dan gharimin delapan jiwa.
Apresiasi kepada Donatur
Direktur Eksekutif LAZNAS Dewan Dakwah, M. Idris Yusuf, S. Kom.I, menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan muzakki yang telah mempercayakan penyaluran dana umat melalui berbagai program lembaga tersebut.
“Alhamdulillah, kami haturkan Jazakumullahu Khairan kepada para donatur yang telah mendukung program-program dakwah, pendidikan, sosial, dan kemanusiaan bersama LAZNAS Dewan Dakwah. Semoga setiap rupiah yang Bapak/Ibu titipkan menjadi amal jariyah yang tak terputus, menghadirkan keberkahan dalam hidup, serta menjadi penolong di hari kiamat kelak,” ujarnya.
Melalui semangat “Dari Kita ke Penjuru Nusantara”, LAZNAS Dewan Dakwah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan dan penyaluran dana umat agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaatnya.
Lembaga tersebut berharap penyaluran dana umat tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mendukung penguatan dakwah, peningkatan kesejahteraan umat, dan pengembangan kepedulian sosial yang berkelanjutan.





